PERSEPSI PEMANGKU KEPENTINGAN TERHADAP DAYA TARIK WISATA SELANCAR DI PANTAI PARANGTRITIS, KABUPATEN BANTUL, DIY

research
  • 11 Mar
  • 2026

PERSEPSI PEMANGKU KEPENTINGAN TERHADAP DAYA TARIK WISATA SELANCAR DI PANTAI PARANGTRITIS, KABUPATEN BANTUL, DIY

Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi wisata selancar yang dibuktikan dengan adanya event selancar yang diadakan oleh Pemerintah Daerah. Potensi tersebut tidak lepas dari persepsi bahwa Pantai Parangtritis adalah kawasan Kerajaan Ratu Kidul yang mistis dan digunakan oleh beberapa organisasi masyarakat untuk melakukan tradisi labuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi dan peran pemangku kepentingan terhadap daya tarik wisata selancar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan dari observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi sedangkan data sekunder dikumpulkan dari studi pustaka, portal berita, dan data dari pemangku kebijakan.

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pemangku kepentingan mendukung adanya wisata selancar di Pantai Parangtritis. Hal tersebut dapat menjadi inovasi dan atraksi wisata baru sehingga dapat berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat lokal dan pelestarian kebudayaan. Namun, terdapat beberapa kendala antara lain belum terjalinnya sinergitas antar instansi pemerintah, minimnya pendanaan, penataan kawasan, dan inovasi produk makanan tradisional serta cendera mata. Hasil penelitian ini telah mengidentifikasi pemangku kepentingan kunci, primer, dan sekunder. Pemangku kepentingan kunci adalah Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul dan SAR Satlinmas Parangtritis. Pemangku kepentingan primer adalah akademisi dari Stipram dan UTY, pelaku usaha, Pokdarwis, dan juru kunci. Pemangku kepentingan sekunder adalah GenPI Yogyakarta dan Radar Jogja. Sedangkan kategori pemangku kepentingan terdiri dari key players, contact setters, subjects and crowd. Kategori key players adalah Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul dan SAR Satlinmas Parangtritis. Kategori subject adalah Pokdarwis Parangtritis

Unduhan

 

REFERENSI

Abu, Ahmadi. 1982. Psikologi Sosial. Surabaya: PT. Bina Ilmu Soerjono.

Abubakar, Rifa’i. 2021. Pengantar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.

Andayani, N. L. Henny dan Yulanthini, N. Nym. 2014. Pengembangan Selancar (Surfing) di Kawasan Wisata Pantai Kuta, Kabupaten Badung Melalui Pemberdayaan Masyarakat (Community Based Development).

Anindita, M. 2015. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kunjungan ke Kolam Renang Boja, Semarang.

Aribowo, H., Wirapraja, A., & Putra, Y. D. 2019. Implementasi Kolaborasi Model Pentahelix Pariwisata di Jawa Timur serta Meningkatkan Perekonomian Domestik.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bantul. 2022. Buku Profil Daerah Kabupaten Bantul Tahun 2022. Yogyakarta: Bappeda Bantul.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bantul. 2023. Kabupaten Bantul dalam Angka Tahun 2023.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Gunung Kidul. 2023. Kabupaten Gunung Kidul dalam Angka Tahun 2023.

Bisset. 1998. Definition of Stakeholder, Personal Communication.

Cohen, Bruce J. 1979. Schaum's Outline of Theory and Problems of Introduction to Sociology. USA: McGraw-Hill.

Colaizzi, P.F. 1978. Phychologycal Research as the Phenomenologist Views it. New York: Oxford University Press.

Dalman. 2016. Menulis Karya Ilmiah. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Damanik, Fuad. 2019. Analisis Potensi Sport Tourism di Wilayah Kabupaten Simalungun.

Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul. 2022. Kajian Penetapan Kawasan Destinasi Pariwisata.

Freeman, R. Edward. 1984. Strategic Management: a Stakeholders Approach. Boston: Fitman.

Gammon, S dan Robinson T. 1997. Sport and Tourism: a Conceptual Framework.

Gunawan, Imam. 2013. Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Halibas dkk. 2017. The Pentahelix Model of Innovation In Oman: An Hei Perspective.

Herdiansyah, Haris. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Salemba Humanika

Husein Umar. 2013. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis. Jakarta: Rajawali

Indriantoro, Nur dan Supomo, Bambang. 2013. Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi & Manajemen. Yogyakarta: BPFE.

Jafari, J. 2000. Encyclopaedia of Tourism. London: Routledge.

Jalil, Abdul. 2015. Memaknai Tradisi Upacara Labuhan dan Pengaruhnya terhadap Masyarakat Parangtritis.

Kagungan, D., Duadji, N., dan Meutia, Intan Fitri. 2021. Kolaborasi Model Pentahelix dalam Kebijakan Pengembangan Industri Pariwisata di Kabupaten Pesawaran.

Kerlinger. 2006. Asas-Asas Penelitian Behavioral. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Kidder, Louis. 1981. Research Methods in Social Relation, Holt, Rinehartand Wiston

Koentjaraningrat. 1993. Metode-metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Kristiana, Yustisia dan Nathalia, Theodosia C. 2019. Peran Pemangku Kepentingan Sebagai Upaya Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Biak Numfor.

Kurniawaty, Diana. 2010. Pemaknaan Pemangku Kepentingan terhadap Program Sertifikasi Guru di Kabupaten Bantul.

Masberg, B.A. 1998. Defining the Tourist: is it Possible

Masrurun, Zam Zam. 2020. Kajian Strategi Pengembangan Pariwisata Olahraga Paralayang di Kabupaten Wonosobo.

Michener, James A. 1976. Sport in America. New York: Random House

Miles, M.B dan Huberman, A.M. 2014. Qualitative Data Analysis, a Methods Sourcebook, Edition 3. USA: Sage Publications. Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohidi. Jakarta: UI-Press.

Mohr, J. dan Spekman, R. 1994. Characteristic of Partnership Success: Partnership Attributes, Communication Behavior, and Conflict Resolution Techniques.

Muchlas, M. 1998. Perilaku Organisasi Edisi 2. Yogyakarta: Aditya Media.

Mulyana, D. 2005. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Noor, A. 2017. Management Event. Bandung: Alfabeta.

Nurrochmat D R, Darusman D, dan Ekayani M. 2016. Kebijakan Pembangunan Kehutanan dan Lingkungan. Bogor: IPB Press.

Orams, M.B. dan Towner, N. 2013. Riding the Wave: History, Definitions, and a Proposed Typology of Surf Riding Tourism.

Pendit, Nyoman. 2006. Ilmu Pariwisata. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.

Peraturan Bupati Kabupaten Bantul Nomor 170 Tahun 2021. Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Kabupaten Nomor 12 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pariwisata.

Peraturan Daerah Kabupaten Bantul No 18 Tahun 2015 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Tahun 2015-2025.

Rahu, Philianto Dani. 2021. Kolaborasi Model Pentahelix dalam Pengembangan Desa Wisata Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya.

Rakhmat, Jalaluddin. 2011. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Raymond, A., dan Seongseop, K. 2018. Whose Festival is it Anyway? Analysis of Festival Stakeholder Power, Legitimacy, Urgency, and the Sustainability of Local Festivals.

Reed, M. S dkk. 2009.. Who’s in and Why? a Typology of Stakeholder Analysis Methods for Natural Resource Management.

Robbins, Stephen P dan Judge, Timothy A. 2013. Organizational Behavior. Terjemahan Ratna Saraswati dan Fabriella Sirait - Edisi 16. Jakarta: Salemba Empat.

Robert, C, Bogdan dan Knop sari Biklen. 1982. Qualitative Research fo Education: an Introduction to Theory and Methods.

Roman Cristina dkk. 2022. Surfing the Waves: Environmental and Socio-Economic Aspects of Surf Tourism and Recreation.

Ross, S. 2001. Developing Sports Tourism: an eGuide for Destination Marketers and Sports Events Planners.

Sabir, L. O., Avenzora, R., dan Winarnom D, G. 2018. Persepsi Pemangku Kepentingan untuk Pembangunan Ekowisata Taman Nasional Tesso Nilo.

Samudra K., Mulyono S B., Sugeng H W., dan Budhi H I. 2017.  Persepsi Pemangku Kepentingan dalam Pengelolaan Wisata Bahari di Kepulauan Kapoposan Kabupaten Pangkep.

Schein, E H. 1992. Organizational Culture and Leadership. San Fransisco: Jossey Bass

Soekanto, Soerjono. 2002. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada

Soemaryani Imas. 2016. Pentahelix Model to Increase Tourist Visit to Bandung and Its Surrounding Areas Through Huan Resource Development.

Solso, Robert L., Maclin, Otto H., Maclin, M. Kimberly. 2007. Psikologi Kognitif Edisi Kedelapan. Jakarta: Erlangga.

Spillane, James. 1987. Ekonomi Pariwisata, Sejarah dan Prospeknya. Kanisius: Yogyakarta

Sukarno,  M.,  & Mutiarin,  D. 2023. Branding  Tourism  and  Collaborative Governance:    A    Case    Study    From    Nglanggeran    Village.

Sugiyanto. 1996. Persepsi Masyarakat tentang Penyuluhan Pembangunan dalam Pembangunan Masyarakat Pedesaan Bogor.

Sumanto. 2014.  Psikologi Umum. Yogyakarta: CAPS.

Suratmin. 2018. Pengantar Olahraga Rekreasi dan Olahraga Pariwisata. Depok: Raja Grafindo Persada.

Suwardi. 2007. Dunia Hantu, Mistik, dan Wisata Spiritual di Pesisir Selatan.

Swarbrooke, J. 1999. Sustainable Tourism Management. New York: CABI

The Clarkson Center of Business Ethics. 1999. Principles of Stakeholder Management. Canada: University of Toronto.

Tomik, Rajmund, dkk. 2014. Motives for Participation in Active Sport Tourism - Participants of Holiday Windsurfing Camps.

Wahab, S. 2003. Manajemen Kepariwisataan. Jakarta: Pradnya Paramitha.

Walgito, Bimo. 2010. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset.

Widayatun, TR. 1999. Ilmu Perilaku. Jakarta: Sagung Seto.

Wilson, Suzanne dkk. 2001. Factors for Success in Rural Tourism Development.

Yoeti, Oka A. 2002. Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita.

 

Tugas Akhir

Daiva, Yonathan Fernando. 2015. Pusat Pelatihan Fasilitas Atlet Olahraga Selancar Angin, Jakarta Utara.

 

Skripsi

Andika, Rifan. 2020. Preferensi Wisatawan Selancar dalam Memilih Jenis Akomodasi di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Danardon, Daneto. 2017. Analisis Potensi dan Kelayakan Pantai Krakal untuk Menunjang Olahraga Selancar sebagai Wisata Minat Khusus.

Dewi, Fikrian Rafika. 2016. Surfing Community Center di Gunung Kidul dengan Pendekatan Integrasi Ruang Dalam dan Ruang Luar.

 

Website

Badan Informasi Geospasial. 2019. Kompetisi Surfing di Pantai Parangtritis, Berbahayakah? Diakses pada 27 Agustus 2023 pukul 14.00 WIB di website  https://pgsp.big.go.id/kompetisi-surfing-di-pantai-parangtritis/ 

Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul. 2019. Tips Surfing di Pantai Parangtritis. Diakses pada 27 Agustus 2023 pukul 15.00 WIB di website https://pariwisata-arsip.bantulkab.go.id/berita/862-tips-surfing-di-pantai-parangtritis 

iNews Yogya. 2022. National Surfing Competition di Pantai Parangtritis, Peserta: Ombaknya Sangat Menantang Diakses pada 27 Agustus 2023 pukul 14.30 WIB di website https://yogya.inews.id/berita/national-surfing-competition-di-pantai-parangtritis-peserta-ombaknya-sangat-menantang 

Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul. 2018. Ngalangi. Diakses pada 27 Agustus 2023 pukul 15.30 WIB di website https://desajepitu.gunungkidulkab.go.id/first/artikel/135-ngalangi 

KBBI. 2023. Definisi Persepsi. Diakses pada 27 Agustus 2023 pukul 16.00 WIB di website https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/persepsi 

Kementerian Pariwisata. 2021. Event Sport Tourism Indonesia Incaran Para Pemacu Adrenalin Dunia. Diakses pada 18 September 2023 pukul 20.00 WIB di website https://kemenparekraf.go.id/ragam-pariwisata/Event-Sport-Tourism-Indonesia-Incaran-Para-Pemacu-Adrenalin-Dunia 

Surf Atlas. 2022. The Ultimate Guide to Parangtritis Surf. Diakses pada 27 Agustus 2023 pukul 16.30 WIB di website https://thesurfatlas.com/surfing-indonesia/parangtritis-surf/ 

UNWTO. 2023. Sport Tourism. Diakses pada 18 September 2023 pukul 20.30 WIB di website https://www.unwto.org/sport-tourism