Permasalahan nilai berita menjadi fokus penting dalam diseminasi konten berita di platform media sosial. Khususnya, platform Snack Video, yang mendorong pembuat konten untuk menghasilkan konten berita berkualitas, telah menerapkan aturan ketat untuk memastikan konten memiliki nilai berita yang signifikan. Penelitian kualitatif ini mengeksplorasi bagaimana aturan tersebut diinterpretasikan oleh pembuat konten menggunakan model transmisi pesan Shannon dan Weaver. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi dan literatur sebagai teknik pengumpulan data, penelitian ini mendalami bagaimana konten audio-visual di Snack Video digunakan untuk menyebarkan informasi yang bermakna melalui media sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi ini, yang disampaikan melalui transmisi pesan, secara efektif meningkatkan kualitas konten berita di Snack Video. Ini tercapai melalui pemahaman mendalam para pembuat konten tentang aturan yang diimplementasikan oleh manajemen Snack Video. Selanjutnya, penelitian ini mengungkap bahwa manajemen Snack Video telah menetapkan serangkaian persyaratan spesifik untuk setiap konten berita yang diproduksi, yang kemudian diperiksa secara manual oleh tim dari agensi menggunakan parameter kualitas yang telah ditentukan secara detail. Tujuan utamanya adalah untuk menjamin bahwa setiap konten berita yang disebarkan melalui platform ini sesuai dengan standar nilai berita yang telah ditetapkan
Jurnal Sinta 5