Penelitian ini bertujuan untuk menguji (1) keefektifan strategi writing a story based on a picture/photograph (WSBP) dibandingkan strategi summary writing (SW); (2) keefektifan strategi writing a story based on a picture/photograph dibandingkan model konvensional; dan (3) keefektifan strategi summary writing dibandingkan model konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experiment tipe pretest and post-test random assignment control group design. Populasi yang diambil adalah 131 siswa kelas XI MIPA di SMAN 10 Yogyakarta. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Berdasarkan penentuan tersebut siswa kelas XI MIPA 3 sebagai kelompok eksperimen 1, XI MIPA 1 sebagai kelompok eksperimen 2, dan XI MIPA 2 sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan teknik nontes berupa penugasan menulis teks eksplanasi kompleks dan pengamatan. Validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas isi yang dikonsultasikan kepada ahli dengan hasil sudah siap dipergunakan untuk penelitian. Reliabilitas instrumen dianalisis menggunakan rumus Alpha Cronbach dan hasil penghitungan menunjukkan nilai 0.706. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis varians satu jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi WSBP dan strategi SW mampu mengembangkan ide atau gagasan siswa dalam menulis teks eksplanasi kompleks. Hasil tes akhir atau posttest menunjukkan bahwa nilai pretest dan posttest pada kelompok eksperimen 1 mengalami kenaikan sebesar 16,66%, pada kelompok eksperimen 2 mengalami kenaikan sebesar 6,52% dan pada kelompok kontrol mengalami kenaikan sebesar 7,86%. (2) Strategi writing a story based on a picture/photograph sama-sama efektif dengan strategi summary writing. Strategi writing a story based on a picture/photograph sama-sama efektif dengan model konvensional pada saat digunakan dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi kompleks. (3) Strategi summary writing sama-sama efektif dengan model konvensional pada saat digunakan dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi kompleks. Dengan demikian, ketiga strategi yang digunakan sama-sama efektif dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi kompleks.
Andrzejczak, N., Trainin, G., & Poldberg, M. (2005). From image to text: Using image in the writing process. International Journal of Education & the Arts, 6 (12), 1-16. Retrieved from http://www.ijea.org/v6n12/
Baumann, U., & Duensing, A. (2006). Developing writing skills in German. London: Routledge.
Bean, T. W., & Steenwyk, F. L. (1984). The effect of three forms of summarization instruction on sixth graders’ summary writing and comprehension. Journal of Reading Behavior, XVI (4). Retrieved from https://journals.sagepub.com /doi/pdf/10.1080/10862968409547523
Brown, D. H. (2007). Language assesment: Principles and classroom practices. New York: Longman.
Bruce, B. C., & Judith, D. (1996). An inquiry model for literacy across the curriculum. Journal of Curriculum Studies, 28 (3), 281-300. Retrieved from https://www.ideals.illinois.edu/bitstream/handle/2142/13346/inquiry_model _for_literacy.pdf
Bryne, D. (1988). Teaching writing skills. London and New York: Longman.
Carpenter, S. K., & Olson, K. M. (2012). Are picture good for learning new vocabulary in a foreign language? Only if you think they are not. Journal of Experimental Psychology: Learning, Memory, and Cognitif, 38 (1, 92-101) 2012. http://dx.doi.org/10.1037/a0024828
Chen, Y. S., & Su, S. W. (2011). A genre-based approach to teaching EFL summary writing. ELT Journal, 66 (2), Pages 184-192 Published September 7, 2011. https://doi.org/10.1093/elt/ccr061
Clark, I. L. (2003). Concepts in composition: Theory and practice in the teaching of writing. Mahwah, NJ: Lawrence Earlbaum Assosciates Publishers.
Creswell, J. W. (2016). Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Cordova, D. I., & Lepper, M. R. (1996). Intrinsic motivation and the process of learning: Benefical effect of contextualization, personalization, and choice. Journal of Educational Psychology, 1996, 88 (4) 715-730. Retrieved from http://www.coulthard.com/library/Files/cordovalepper1996intrinsic motivation.pdf
Damayanti, D. M. (2015). Peningkatan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas VII E SMP Negeri 1 Situbondo dengan teknik konsep kalimat. Jurnal NOSI 3 (3), Agustus 2015. Retrieved from http://www.pbindoppsunisma. com/wp-content/uploads/2015/09/7.-Desy-Maria Damayanti-376-387.pdf
Djuanda, D. (2010). Strategi pembelajaran menulis dengan model proses menulis dan penilaian portofolio di kelas V SDN Sindangraja Kabupaten Sumedang.
Jurnal Pendidikan Dasar. Retrieved from http://file.upi.edu/Direktori/ JURNAL/PENDIDIKAN_DASAR/Nomor_14Oktober_2010/
Fata, I. K., Bahri, S., & Muridhal. (2018). From picture to text: The use of picture in ELT writing class. Journal of Culture, English Language, Teaching & Literature, ISSN 1414-3320 (print), ISSN 2502-4914 (online), 18 (2); Desember 2018. https://doi.org/10.24167/celt.v18i2.1654
Grunig, J. E., Ramsey, S., & Schneider, l. A. (1985). An axiomatic theory of cognition and writing. Journal SAGE Technical Writing and Communication, 15 (2), 1985. https://doi.org/10.2190/U69H-V85U-96C5-1RPP
Gulo, W. (2008). Strategi belajar mengajar (Cover baru). Jakarta: Grasindo.
Hardiana, M. T. A. N. (2018). Keefektifan model frayer dan VAK (Visual, Auditory, Kinesthetic) dalam pembelajaran menulis ringkasan teks eksplanasi siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Yogyakarta. Tesis, tidak diterbitkan, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.
Hamdu, G., & Agustina, L. (2011). Pengaruh motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar ipa di sekolah dasar (studi kasus terhadap siswa kelas IV SDN Tarumanagara Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya). Jurnal Penelitian Pendidikan, Vol. 12 No.1, April 2011. Retrieved from https://s3.amazonaws. com/academia.edu.documents/35968572/8-Ghullam_Hamdu1.pdf?response- content-disposition=inline%3B%20filename%3DPENGARUH_MOTIVASI_ BELAJAR_SISWA_TERHADAP.pdf&X-Amz-Algorithm=AWS4-HMAC- SHA256&X-Amz-Credential=AKIAIWOWYYGZ2Y53UL3A%2F20190625% 2Fus-east-1%2Fs3%2Faws4_request&X-Amz-Date=20190625T100038Z&X- Amz-Expires=3600&X-Amz-SignedHeaders=host&X-Amz-Signature= b7190dec7a4146553a4a022658c3c82d08773a4782ed9dad547b7dbfc16ddb25
Hood, S. (2008). Summary writing in academic context: Implicating meaning in processes of change. Journal Linguistics and Education Elsevier (19). Pp. 351-365. https://doi.org/10.1016/j.linged.2008.06.003
Http://www.republika.co.id/berita/koran/didaktika/14/12/15/ngm3g840-literasi indonesia-sangat-rendah diakses pada 22 April 2018 pukul 17:51.
Http://kelembagaan.ristekdikti.go.id/wpcontent/uploads/2016/08/UU_no_20_th_2 003.pdf diakses pada 22 Mei 2018 pukul 16.33.
Http://www.statistikian.com/2012/08/menghitung-besar-sampel-penelitian.html di akses pada 27 November 2018 pukul 22.54.
Kadir, A. (2013). Konsep pembelajaran kontekstual di sekolah. Jurnal Dinamika Ilmu 13 (3), Desember 2013. https://doi.org/10.21093/di.v13i1.20
Kamadi. (2016). Upaya peningkatan keterampilan menulis teks recount dengan menggunakan teknik kalimat mengalir pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Matesih semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Jurnal Sainstech Politeknik Indonesia Surakarta ISSN: 2355-5009 2 (5) Juni 2016.