Fenomena media sosial menjadi sebuah kebebasan mengakses teknologi informasi dan komunikasi. Youtube saat ini menjadi saluran berbagai makna baru terhadap media, budaya dan teknologi. Penelitian ini bertujuan membongkar makna dan mitos dalam mitologi kebebasan yang terdapat pada iklan Gojek versi hidup tanpa batas. Teori semiotika yang dipakai yaitu Two Order Signification Roland Barthes. Mengkritis iklan gojek sangat diperlukan dan diharapkan dalam menemukan retorika ideologi/mitos. Penelitian ini merupakan analisis teks yang mengunakan paradigma kritis dan metode penelitian kualitatif semiotika Roland Barthes serta bukti jurnal lainnya yang relevan terhadap iklan, new media dan ideology. Unit analisisnya, scene pada iklan, teknik pengambilan dan tulisan pada scenes Iklan di Gojek di Youtube. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa mitos pada iklan gojek dapat dibongkar dengan mengetahui elemen-elemen iklannya. Kemudian elemen tersebut dilakukan pembacaan hingga tahap konotasi berupa mitos dan ideologi. Dari hasil penelitian maka dalam pembahasan ditemukan bahwa iklan gojek dibuat untuk menegaskan citra kebebasan, tetapi menimbulkan makna keterbatasan. Kebebasan yang ditawarkan hakikatnya adalah bentuk ideologi yang ditujukan kepada masyarakat. Adanya mitos pada iklan merupakan bagian dari sistem ideologi yang saling terkait. Elaborasi signifikasi antara iklan dan new media memungkinkan terjadi karena masih terkait dengan sistem ideologi.
(ix) Kata Pengantar
(ii) Abstrak Thesis
(i) Halaman Judul Thesis fix
(xv) DAFTAR GAMBAR
BAB 4 Thesis fix
(iv) Lembar Pengesahan
DAFTAR PUSTAKA Thesis fix
(xii) DAFTAR ISI
BAB 3 Thesis fix
BAB 5 Thesis fix
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
BAB 1 Thesis fix
BAB 2 Thesis fix
(xiv) DAFTAR TABEL