Tujuan dalam penelitian ini untuk mendapatkan bukti empiris fraud risk factor pada fraud pentagon untuk mendeteksi kecurangan laporan keuangan menggunakan skor beneish. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 240 laporan keuangan perusahaan pada tahun 2014-2018 dengan 73 laporan keuangan perusahaan terindikasi melakukan fraud. Teknik analisis menggunakan Partial Least Square. Hasil dan temuan penelitian menunjukkan bahwa tekanan (dengan proksi stabilitas keuangan dan ROA), rasionalisasi, arogansi, intellectual capital, dan non discretionary accrual memiliki pengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan sementara kesempatan (dengan proksi ineffective monitoring), dan kapabilitas tidak memiliki pengaruh signifikan. Sementara itu, ROA ketika dimediasi oleh intellectual capital, ineffective monitoring dan kapabilitas ketika dimoderasi oleh non discretionary accrual memiliki pengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan infrastruktur, utilitas dan transportasi di Indonesia yang
listing di BEI.
Tesis - Achmad Ridwan