Artikel Jurnal Genap 21-22

research
  • 31 Jul
  • 2023

Artikel Jurnal Genap 21-22

Di Indonesia sektor pariwisata dikenal dunia karena memiliki banyak destinasi wisata yang tersebar di tanah air. Estetika
alam dan adat istiadat menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia. Sejak diumumkannya pandemi
Covid-19 sebagai bencana nasional, pemerintah di berbagai dunia mengambil kebijakan dan tindakan untuk
menghentikan sementara kegiatan dengan menerapkan Lockdown. Penerapan lockdown sangat berdampak pada
berbagai sektor, tak terkecuali sektor pariwisata. Memasuki era new normal, pemerintah Indonesia memberikan
keluasaan bagi sektor pariwisata untuk melakukan pemulihan dengan beroperasi kembali disesuaikan dengan penerapan
protokol kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan oleh
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia untuk memulihkan sektor pariwisata pasca pandemi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode studi kasus ini adalah metode penelitian yang menggunakan
sumber data berbeda yang dapat digunakan untuk menjelaskan secara komprehensif berbagai aspek individu, kelompok,
suatu program, organisasi atau peristiwa secara sistematis. Kesimpulan menunjukkan bahwa strategi komunikasi pasca
pandemi dilakukan dengan strategi komunikasi internal dan eksternal yaitu menyampaikan informasi dan komunikasi
secara terpusat, meningkatkan kualitas SDM, membuat kanal khusus informasi pandemi di situs internet, memberikan
informasi terkini secara rutin, menyampaikan kebijakan/SOP terkait penangganan pandemi, melakukan aktivitas virtual
dan melakukan strategi komunikasi pemasaran dan penjualan yang baik.

Unduhan

 

REFERENSI

Abidin, Y. Z. (2015). Manajemen Komunikasi (Filosofi,
Konsep, dan Aplikasi). Bandung: Pustaka Setia.
Badan Pusat Statistik. (2020). Perkembangan Pariwisata
dan Transportasi Nasional Desember 2019.
Bungin, B. (2017). Komunikasi Pariwisata. Jakarta:
Kencana Prenadamedia Group.
Cangara, H. (2013). Perencanaan dan Strategi
Komunikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Fotiadis, A. etc. (2021). The good, the bad and the ugly
on COVID-19 tourism recovery. Annals of Tourism
Research.
https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.annals.2020.
103117
Kriyantono, R. (2012). Teknik Riset Komunikasi. Jakarta:
PT Rajagrafindo Persada.
Nizar, M. A. (2015). Tourism Effect on Economic
Growth in Indonesia. Munich Personal RePEc
Archive (MPRA), 7(65628), 1–25.
Nurhanisah, yuli. (2020). Penerapan PSBB di Sejumlah
Wilayah Indonesia.
Pawito. (2018). Penelitian Komunikasi Kualitatif.
Yogyakarta: LKIS Pelangi Aksar.
Safitri, I. A. K. (2020). Komunikasi Pariwisata De
Tjolomadoe. Surakarta: Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
Srisattarat, S. (2015). Communication strategy for
Tourism in ASEAN. Association of Private Higher
Educations of Thailand.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif
Kualitatif Dan R&D. alfabeta.
Utami, B. A., & Kafabih, A. (2021). Sektor Pariwisata
Indonesia Di Tengah Pandemi Covid 19. Jurnal
Dinamika Ekonomi Pembangunan, 4(1), 383–389.
https://doi.org/10.33005/jdep.v4i1.198
Yasir. (2021). Komunikasi pariwisata dalam
pengembangan destinasi wisata di Kecamatan Kuok
Kabupaten Kampar. Jurnal Kajian Komunikasi,
9(1), 108–120. Retrieved from
https://jurnal.unpad.ac.id/jkk/article/view/26170/15
569