Tesis ini bertujuan untuk menguji perbedaan hasil belajar matematika siswa antara yang diajar dengan metode inquiry bebas, inquiry terbimbing, dan konvensional, serta efektivitas antara metode inquiry bebas, inquiry terbimbing, dan konvensional, dengan mengontrol Intelligence Quotient (IQ) siswa. Hipotesis yang diuji adalah: (1) terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa antara yang diajar dengan metode inquiry bebas, inquiry terbimbing, dan konvensional; (2) hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan metode inquiry bebas lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan metode inquiry terbimbing; (3) hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan metode inquiry bebas lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan metode konvensional; dan (4) hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan metode inquiry terbimbing lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan metode konvensional; dengan mengontrol IQ siswa. Penelitian ini dilakukan di SMPN 267 Jakarta, dengan populasi penelitian seluruh siswa kelas IX pada semester I tahun pelajaran 2013/2014 dan sampel penelitian kelas IX-A, IX-B, dan IX-D yang diperoleh dengan menggunakan Cluster Random Sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain eksperimen Static-Group Comparison Design, dimana hasil belajar matematika sebagai variabel terikat, metode pembelajaran sebagai perlakuan yang diberikan (variabel bebas), dan Intelligence Quotient siswa sebagai variabel pengiring (kovariabel). Data IQ diperoleh dengan menjaring data sekunder, sedangkan data hasil belajar matematika diperoleh melalui instrumen tes hasil belajar matematika. Data yang terjaring dianalisis dengan analisis deskriptif dan inferensial dengan analisis kovarians (ANKOVA) satu arah. Dari penelitian ini, setelah mengontrol IQ siswa diperoleh temuan bahwa: (1) Terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa antara yang diajar dengan metode inquiry bebas, inquiry terbimbing, dan konvensional; (2) Metode inquiry bebas lebih efektif dibandingkan metode inquiry terbimbing; (3) Metode inquiry bebas lebih efektif dibandingkan metode konvensional; dan (4) Metode inquiry terbimbing lebih efektif dibandingkan metode konvensional. Berdasarkan temuan penelitian ini, maka: (1) IQ siswa perlu dipertimbangkan sebagai variabel pengiring atau kovariabel dalam penelitian eksperimen yang bertujuan untuk menguji pengaruh perlakuan terhadap hasil belajar matematika siswa; (2) Metode pembelajaran perlu dipertimbangkan sebagai faktor yang turut mempengaruhi hasil belajar matematika siswa; dan (3) Penggunaan metode inquiry bebas dalam pembelajaran matematika perlu dikembangkan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
Tesis_Achmad_Syahlani
Adinawan, M. Cholik & Sugijono. 2007. Matematika SMP Jilid 3A Kelas IX: Berdasarkan Standar Isi 2006. Jakarta: Erlangga.
Alisah, Evawati & Eko Prasetyo Dharmawan. 2007. Filsafat Dunia Matematika: Pengantar Untuk Memahami Konsep-Konsep Matematika. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Anderson, Lorin W. & David R. Krathwohl. 2001. A Taxonomy for Learning, Teaching and Assessing: A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives. New York: Addison Wesley Longman, Inc.
Bloom, Benjamin S. 1979. Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals: Handbook 1 Cognitive Domain. London: Longman Group Ltd.
Boeree, C. George. 2003. Intelligence and IQ. http://webspace.ship.edu/cgboer/intelligence.html
Carter, Philip. 2011. Panduan Lengkap Tes Kecerdasan: 500 Latihan Untuk Memajukan, Meningkatkan, dan Memperbaiki Daya Pikir Anda. Jakarta: Indeks.
Departemen Pendidikan Nasional. 2003. Standar Kompetensi Mata Pelajaran Matematika SMP & MTs. Jakarta: Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas.
_____________________________. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah.
Dimyati & Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Driana, Elin. 2012. Gawat Darurat Pendidikan. http://nasional.kompas.com/read/2012/12/14/02344589/gawat.darurat.pendidikan.
Ferguson, A. George. 1989. Statistical Analysis in Psychology and Education. San Francisco: McGraw-Hill Book Company.
Gagne, Robert M. 1985. The Conditions of Learning and Theory of Instruction. New York: Holt, Rinehart and Winston.
Gagne, Robert M. & Leslie J. Briggs. 1979. Principles of Instructional Design. New York: Holt, Rinehart and Winston.
Gronlund, Norman E. 1976. Measurement and Evaluation in Teaching. New York: Macmillan Publishing Co.
Gullford, J. P. & F. Benjamin. 1978. Fundamental Statistic in Psychology and Education. Sydney: McGraw-Hill Book Company.
Hayat, Bahrul, Sumarna S. Pranata & Suprananto. 1999. Manual Item and Test Analysis (ITEMAN): Pedoman Penggunaan ITEMAN. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem Pengujian, Balitbang Dikbud.
Indonesian Creative Centre. 2011. Laporan Hasil Evaluasi Psikologis SMPN 267 – Jakarta Selatan. Jakarta: Indonesian Creative Centre.
Joyce, Bruce & Marsha Weil. 1996. Models of Teaching. Boston: Allyn and Bacon.
Kadir. 2010. Statistika: Untuk Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Rosemata Sampurna.
_____. 2012. Materi Pendukung Desain Eksperimen. Jakarta: Program Pascasarjana, Universitas Negeri Jakarta, Magister Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP).
Kurniawan. 2007. Mandiri Matematika SMP Kelas IX: Berdasarkan Standar Isi 2006. Jakarta: Erlangga.
Lindawati, S. 2011. “Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman dan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama”. Jurnal Pendidikan: Journal of Education 2(2) 2011.
Marsamto. 2010. “Pengaruh Metode Pembelajaran dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 75 Jakarta”. Jakarta: Tesis. Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA.
MGMP Matematika SMP DKI Jakarta. Rencana Pembelajaran. http://
matematikasmpdki.blogspot.com/2010/10/rencana-pembelajaran.html
Michael, Robert S. Threats to Internal & External Validity: Strategies for Educational Inquiry. http://www.indiana.edu/~educy520/sec5982/week_9/520in_ex_validity. pdf
Mulyasa, E. 2008. Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Murwani, Santosa. 2011. Statistika Terapan: Teknik Analisis Data. Jakarta: Program Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA.
Nazir, Moh. 2005. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Novrida, L. 2010. “Pengaruh Strategi Pembelajaran dan Bentuk Tes Formatif terhadap Hasil Belajar Matematika dengan Mengontrol Intelegensi Siswa”. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 16(3) 2010: 300-310.
Pendekatan Pembelajaran Konvensional. http://edukasi.kompasiana.com/2009/12/20/
pendekatan-pembelajaran-konvensional-40376.html
Pendidikan Fisika UHAMKA. Pengertian Metode Inkuiri. http://fisika-uhamka.weebly.com/uploads/7/0/8/9/7089344/pengertian_metode_inkuiri.docx
PPPPTK Matematika Kementerian Pendidikan Nasional. eBook dan Modul Digital Matematika. http://ebook.p4tkmatematika.org
Prestasi Sains dan Matematika Indonesia Menurun. http://edukasi.kompas.com
/read/2012/12/14/09005434/Prestasi.Sains.dan.Matematika.Indonesia.Menurun
Rasyad, Aminuddin. 2003. Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Uhamka Press.
Roestiyah N.K. 1991. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Ruseffendi, E. T. 1991. Pengantar Kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya Dalam Pengajaran Matematika Untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.
Rusman. 2012. Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Sagala, Syaiful. 2003. Konsep dan Makna Pembelajaran: Untuk Membantu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. Bandung: Alfabeta.
Sanjaya, Wina. 2011. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Santrock, John W. 2004. Educational Psychology. Boston: McGraw-Hill Higher Education.
Siregar, Eveline & Hartini Nara. 2010. Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya. Model Pembelajaran Konvensional. http://blog.tp.ac.id/model-pembelajaran-konvensional
Wena, Made. 2011. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer: Suatu Tinjauan Konseptual Operasional. Jakarta: Bumi Aksara.
Wilhelm, Oliver & Randall W. Engle. 2005. Handbook of Understanding and Measuring Intelligence. Thousand Oaks: Sage Publications, Inc.
Winkel, W. S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.
Woolfolk, Anita. 2007. Educational Psychology. Boston: Pearson Education, Inc.