LINGUISTIK PENGANTAR MEMAHAMI BAHASA

research
  • 06 Apr
  • 2023

LINGUISTIK PENGANTAR MEMAHAMI BAHASA

Kajian kebahasaan terus mengalami perkembangan. Hal
ini dikarenakan bahasa pada hakikatnya merupakan
bagian dari kehidupan manusia itu sendiri. Manusia
sebagai makhluk yang berbahasa menjadi hal penting
bagi para peneliti untuk melakukan analisis dan kajian
mendalam mengenai hakikat dan karakteristik bahasa, dan
hal-hal yang dapat memengaruhi perkembangan bahasa.
Linguistik sebagai disiplin ilmu mengalami perubahan
dan perkembangan sesuai dengan tinjauan dan pendekatan
yang dilakukan setiap peneliti. Ragam pendekatan
yang dilakukan peneliti dalam menelisik bahasa akhirnya
melahirkan bermacam-macam linguistik.
Buku Linguistik - Penqantar Memahami Bahasa yang ada
di tangan pembaca ini, mencoba memberikan gambaran
awal bagi para mahasiswa dan para pembaca secara umum
tentang kajian bahasa Indonesia maupun Inggris yang
meliputi fonologi, morfologi, sintaksis, dan leksikologi.
Buku ini dibagi menjadi beberapa bab: bab pertama
mempresentasikan tentang pendahuluan – sejarah dan perkembangan tata bahasa. Bab kedua membicarakan
tentang pengantar bahasa; baqian ketiga berisi pembahasan
tentang morfologi; bagian keempat berisi pembahasan
tentang fonologi; bagian kelima berisi pembahasan
tentang sintaks; baqian keenam berisi pembahasan tentang
leksikologi; bagian ketujuh berisi pembahasan tentang semantik;
bagian terakhir dari buku ini berisi pembahasan
tentang pragmatic serta yang terkait di dalamnya.

Unduhan

 

REFERENSI

Allan, K. (1986). Linguistic Meaning. New York: Routledge

Alwasila, A. Chaedar. (1993). Linguistik Suatu Pengantar. Bandung: Angkasa.

Alwi, Hasa. (2003). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Arifin, Zainal dan Junaiyah. (2008). Sintaksis. Jakarta: PT. Grasindo.

Chaer, Abdul. (1994). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

___________. 2007. Linguistik Umum cetakan ketiga. Jakarta: Rineka Cipta.

___________.(2009). Pengantar Semantik Bahasa Indo- nesia. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Chomsky, N. (1957). Syntactic Structures in Santrock, John W. (2004). Life Span Development. New York. McGraw- Hill.

Cruse, Alan. (2004). Meaning in Language: An Introduction to Semantics and Pragmatics (2nd ed.). Oxford: Oxford University Press.

Crystal, David. (1987). The Cambridge Encyclopedia of Language. Cambridge: Cambridge University Press.P

Emzir dan Saifur Rohman. (2016). Teori dan Pengajaran Sastra. Jakarta: Rajawali Press.

Endraswara, Suwardi. (2011). Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Caps.

Evans, V. & Green, M. (2006). Cognitive linguistics: an in- troduction. Edinburgh: Edinburgh University Press.

Faruk. (2012). Metode Penelitian Sastra: Sebuah Penjelajahan Awal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fraser, Bruce. (1978). Rele Fournal Volume 9. Nomor 2. Gazdar, G. (1979). Pragmatics: Implicature, Presupposition, and Logical Form. New York: Academic Press

Geeraerts, D. (2006). Cognitive Linguistics: Basic Reading. Berlin, Mouton de Gruyter.

Geeraerts, D, and Cuyckens, H. (2007). The Oxford Handbook of Cognitive Linguistics. New York, Oxford University Press, Inc.

George, Yuli. (1996). Analisis Wacana. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Grice, H. P. (1975). “Logical and Conversation”. Syntax and Semantics, Speech Act, 3. New York: Academic Press.

Guiraud, P. (1970). La Syntaxe du Français. France: Presses Universitaires de Frace.

Gumperz, J. (1982). Discourse Strategies. Cambridge Cam- bridge University Press.

Gunarwan, Asim. (1994). Kesantunan Negatif di Kalangan Dwibahasawan Indonesia- Jawa di Jakarta: Kajian So- sioprgmatik (PELLBA 7). Jakarta: Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya

Halliday, M.A.K. (1985). An Introduction to Functional Grammar. London: Edwards Arnold Publishers Ltd.

Kridalaksana, Harimurti. (2001). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hornby, A.S. (1989). Oxford Advanced Leaners Dictionary. Oxford: Oxford University Press.

Ibrahim, Abd. Syukur. (1993). Kajian Tindak Tutur. Surabaya: Usaha Nasional.

Kaswanti, PurwoBambang. (1984). Deixis Dalam Bahasa Indonesia. PN Balai Pustaka.

Katamba, Francis. (1993). Morphology. England: The Mac- millan Press LTD.

Kearns, Keith. (2000). Semantics. New York: Macmillan.

Keenan, Edward L. (1976). Towards a Universal Definition of Subject. Dalam Charles N.Li (Ed.). Subject and Topic: 303 – 334. New York: Academic Press.

Kempson, R. (1977). Semantic theory. New York: Cambridge University Press.

Keraf, Gorys. (1984). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia . (1991). Tata Bahasa Rujukan Bahasa Indonesia untuk Tingkat Pendidikan Menengah. Jakarta: Gramedia Widiasrana Indonesia.

Kridalaksana, H. (1983). Fungsi dan Sikap Bahasa. Jakarta: Penerbit Nusa Indah.

Leech, Geoffrey. (1983). Principles of Pragmatics. Harmond- sworth: Penguin.

Levinson, Stephen C. (1983). Pragmatics. London: Cam- bridge University Press.

Lubis, A. Hamid. (1993). Analisis Wacana Pragmatik. Medan: FPBS IKIP Medan

Mey J. (1993). Pragmatics, An Introduction. Blackwell.

Nababan. P.W.J. (1987). Ilmu Pragmatik. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Parera, Jos Daniel. (1991). Kajian Linguistik Umum Historis Komparatif dan Tipologi Struktural. Jakarta: Erlangga Edisi Kedua

Putrayasa, Ida Bagus. (2006). Tata Kalimat Bahasa Indone- sia. Bandung: Refika Aditama.

Ramlan. (1980). Morfologi Suatu Tinjauan Deskriptif. Yog- yakarta: Karyono . (2001). Sintaksis. Yogyakarta: CV. Karyono.

Richard, Jack C. (1990). The Language Teaching Matrix, New York: Cambridge University Press.

Robins, R.H. (1980). General Linguistics. London: Longman.

Rohmadi, dkk. (2013). Morfologi: Telaah Morfem Dan Kata. Surakarta: Yuma Pustaka.

Rustono. (1998).“Implikatur Percakapan sebagai Penunjang Pengungkapan Humor di dalam Wacana Humor Verbal Lisan Berbahasa Indonesia”. Disertasi. Yogyakarta: Uni versitas Negeri Yogyakarta.

Schiffrin, Deborah. (1994). Approaches to Discourse. Cam- bridge: Blackwell.

Searle, John. R. (1969). Speech Act: An Essay on the Philosophy of Language. New York. Cambridge University Press.

Siswanto Wahyudi, Ariani Dewi. (2016). Model Pembela- jaran Menulis Cerita. Bandung: Reflika Aditama

Soeparno. (2013). Dasar-Dasar Linguistik Umum. Yogya- karta: Tiara Wacana.

Stubbs, Michael. (1983). Discourse Analysis: The Socioli- nguistic Analysis of Natural Language. Chicago: Basil Blackwell Publisher Limited.

Suhardi. (2013). Dasar-dasar Ilmu Sintaksiis Bahasa In- donesia. Yogyakarta: Ar- Ruzz Media.

Suriasumantri, Jujun S. (2000). Filsafat Ilmu Sebuah Pengan- tar Populer. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Tallei. (1988). Keterpaduan, Keteruntutan, dan Keterbacaan wacana Buku Pelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Da- sar: Suatu Kajian dengan Pendekatan Analisis Wacana. Bandung: PPS IKIP Bandung.

Tarigan, Henry Guntur. (1986). Menulis Sebagai Suatu Ke- terapilan Berbahasa. Bandung: Angkasa

 . (2009). Pengkajian Pragmatik. Ban- dung: Angkasa.

Verhaar, J. W. M. (1981). Pengantar Linguistik. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

_______________. (1996). Asas-asas Linguistik Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

_______________. (2001). Asas-asas Linguistik Umum. Yogyakarta: UGM.

 . (2006). Asas-asas Linguistik. Yogyakarta: Gadjah mada university Press.

 . (2008). Asas-Asas Linguistik Umum.

Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Wijana, I Dewa Putu. (1996). Dasar-dasar Pragmatik. Yogyakarta: Andi Offset

Zgusta, Ladislav. (1971). Manual of lexicography. Paris: Mouton.