Persaingan industri radio mengalami perkembangan yang cukup signifikan, terutama pada era pasca reformasi yang membawa perubahan dalam hal regulasi, sehingga memudahkan izin operasi lembaga penyiaran. Sebagai salah satu radio dangdut yang mampu bertahan mengudara dari tahun 1970 sampai saat ini (2014), bukanlah perkara yang mudah bagi Radio Mersi FM. Setelah pada tahun 2012 berdasarkan riset AC Nielsen, sempat berada di peringkat ke-28 seluruh radio di Jabodetabek, akhirnya secara perlahan Radio Mersi FM mampu kembali berada di jajaran 10 besar radio se-Jabodetabek di tahun 2014. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa strategi program yang dilakukan Radio Mersi FM dalam meningkatkan rating.
Pendekatan teoritis dalam penelitian ini adalah konsep strategi program siaran dari Sidney W Head, yang mencakup lima elemen pemrograman yaitu: kesesuaian (compability), membangun kebiasaan (habit formation), mengontrol aliran audien (control of audience flow), pemeliharaan sumber daya program (reservation of resources), daya tarik yang luas (bredth of appeal).
Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif, dengan paradigma konstruktivis, dan menggunakan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala studio, program director, dan kepala siaran Radio Mersi FM.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Radio Mersi FM menyesuaikan program dengan aktifitas pendengarnya, membentuk kebiasaan mendengarkan dengan cara menampilkan acara yang sama setiap hari, mengatur alur pendengarnya dengan cara memberikan “bridging” setiap pergantian acara, dan juga mengoptimalkan penggunaan musik dan sound effect agar lebih menarik. Namun radio mersi kurang optimal dalam menjaga ketersediaan sumber program, hal ini terlihat dari program yang ditayangkan berulang-ulang.
Kata kunci: Strategi Program Siaran, Radio Dangdut di Jakarta
STRATEGI PROGRAM SIARAN RADIO DANGDUT DI JAKARTA (STUDI KASUS PADA KENAIKAN RATING RADIO MERSI FM TAHUN 2014)
DAFTAR PUSTAKA
Assegaf, Djafar H. (1991). Jurnalistik Masa Kini. Ghalia Indonesia. Jakarta.
Ang Ien. (1997). Desperatly Seeking the Audience. Routledge. London.
Cangara, H. Hafied. (2006). Pengantar Ilmu Komunikasi. PT. Raja Grafindo. Jakarta.
Creswell, Jhon W. (1998). Qualitative Inquiry And research Design: Choosing Among Five Tradition. Sage Production. London
David, Fred R. (2006). Manajemen Strategis Edisi Sepuluh. Salemba Empat. Jakarta
Dominick, Joseph R. (1996). The dynamic of Mass communication 4th Edition. The McGraw Hill Companies,Inc.
Eastman, Susan Taylor, and Douglas A Ferguson. (2013). Media Programming: Strategies and Practices, 9th Edition. Wadsworth. Boston.
Effendi, Onong U. (1990). Radio Siaran Teori dan Praktek. CV Mandar Maju.Bandung.
Hamidi. (2007). Metode Penelitian dan Teori Komunikasi. UMM Press. Malang.
Hidayat, Dedy N. (2003). Paradigma dan Metodologi Penelitian Sosial Empirik Klasik. Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia. Jakarta.
Howard, Herbert H., Michael S. kievman and Barbara a. Moore. (1994) Radio, TV, and Cable Programming 2nd ed. Iowa State university Press. Ames.
Jogiyanto. (2005). Sistem Informasi Strategik untuk Keunggulan Kompetitif. Andi offset. Yogyakarta.
Keith, Michael C. (2000). The Radio Station Technology Bulterworth. Heinemann.
Kriyantono, Rachmat. (2006). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Kencana Prenada Media Group. Jakarta.
Lawson, Karen. (1999). Involving Your Audience, Making it Active. Allyn and Bacon. Boston.
Masduki. (2004) Menjadi Broadcaster Profesional. LKiS. Yogyakarta.
Mcquail, Dennis. (2000). Teori Komunikasi Massa, Suatu Pengantar edisi 2 terjemahan. Erlangga. Jakarta.
Miles, M and Huberman, M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook 2nd Edition. Sage Publications. London and New York
Morrison. (2008). Manajemen Media Penyiaran, Strategi Mengelola Radio dan Televisi (Edisi Revisi). Prenada Media Group. Jakarta.
Muharji, Nueng. (1990). Metodologi Penelitian Kualitatif. Rake Sarasin. Yogyakarta.
Patton, Michel Quinn. (2002). Qualitative Research and Evaluation Methods 3rd edition. Sage Publications. California
Pringle, Peter K, Michael F. Starr, William E McCavit. (1991). Electronic Media Management (second Edition). Focal Press. Boston-London,
Picard, Robert G. (2002) The economics and financing of Media Companies. Fordham University Press. New York
Poerwandari, E Kristi. (2007) Pendekatan Kualitatif Untuk Penelitian Perilaku Manusia, LPSP3. Depok.
Prayudha, Harley. (2003). Radio Suatu Pengantar untuk Wacana dan Praktek Penyiaran. CV. Bayumedia Publishing.
Rakhmat, Jalaluddin. (2009). Psikologi Komunikasi. PT Remaja Rosdakarya Offset. Bandung.
Rangkuti, Freddy. (2006). Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Sarosa, Samiaji. (2012) Penelitian Kualitatif Dasar-Dasar Jurnalistik. PT. Indeks. Jakarta.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.
Sumadiria, AS HAris. (2008). Panduan Praktis Penulis dan Jurnalis. Simbiosa Rekatama Media.Jakarta
Sutisna. (2001). Perilaku Konsumen dan Komunikasi Pemasaran, PT Remaja Rosda Karya. Bandung.
Yulia, wanda. (2010). Andai Aku Jadi Penyiar. ANDI.Yogyakarta
Jurnal
Porter, Michael. 1996. What is Strategy? Harvard Bussiness review. November-Desember 1996
Sumber Internet
http://www.thejakartapost.com/news/2009/06/20/radio-a-friend-yours.html
http://www.bbg.gov/blog/2012/10/16/in-indonesia-tv-still-rules-but-mobile-internet-are-on-the-rise/