ABSTRAK
Sepriandi Parningotan/96117012
Pengembangan Teknologi Smart Warehouse Pada Sistem Manajemen Gudang Berbasis Internet of Thing (IOT) Menggunakan Mikrokontroler
Tesis, Magister Teknik Mesin, Manajemen dan Rekayasa Sistem Manufaktur, Universitas Gunadarma, 2020.
Kata Kunci: Internet of Thing (IoT), Mikrokontroler, Arduino Uno.
(x + 72 + Lampiran)
Perkembangan teknologi telah merubah industri khususnya manufaktur menjadi sebuah industri yang harus dapat berkembang dan bersaing secara global serta berdampak pada revolusi industri. Revolusi ini akan ditandai dengan semakin eratnya keterkaitan antara manusia, mesin, dan sumber daya alam lewat konvergensi teknologi informasi. Sektor industri memerlukan inovasi terutama dalam aspek penguasaan teknologi yang menjadi kunci penentu daya saing di era Industri 4.0. Internet Of Thing (IoT) merupakan alat yang saling terhubung dan terintegrasi yang dapat digunakan dalam Era Industri 4.0.
Berdasarkan permasalahan yang terjadi, maka perlu untuk melakukan penelitian dan membuat suatu alat sebagai pengembangan teknologi smart warehouse pada sistem manajemen gudang berbasis internet of thing menggunakan mikrokontroller”. Dengan adanya sistem alat ini Kegiatan menerima dan mengirim barang dapat terdeteksi jumlahnya dan data produk secara otomatis masuk kedalam database secara cepat dan tepat serta memungkinkan satu perangkat berbicara dengan perangkat lainnya sehingga pencatatan, pelacakan, serta pergerakan barang bisa dilakukan secara terintegrasi.
Kesimpulan dari penulisan ini adalah sistem yang dibuat membutuhkan suatu perangkat baik perangkat keras maupun perangkat lunak yaitu Mikrokontroler arduino, Sensor ultrasonic, Bluetooth, Kabel dan Arduino Konektor USB, PCB / Project Board, driver motor L298N, Android Development, C# Language, Arduino Software IDE. Alat ini secara otomatis akan menghitung produk dan memasukkan maupun mengeluarkan produk dengan cara melakukan pemindaian kode QR. Data dari kode QR akan ditampilkan dilayar komputer dan dapat dipantau melalui smartphone, sehingga dapat dipantau secara realtime. Berdasarkan hasil pengujian maka didapatkan QRCode Scanner berhasil terpindai dengan jarak maksimal sejauh 25 cm. Sensor dapat mendeteksi objek sejauh 60 cm. Pada pencahayaan sangat terang, terang dan redup kode QR berhasil dilakukan proses pemindaian oleh scanner. Pada jangkauan jarak koneksi bluetooth dapat dikendalikan sepenuhnya dengan jarak maksimal 160 cm.
Daftar Pustaka (1982-2017)
Tesis
Abdul Kadir. (2013). Pengertian MySQL. Tersedia dalam : Buku Pintar Programer Pemula PHP. Yogyakarta. Mediakom.
Al Bahra Bin Ladjamuddin. (2005). Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta : Graha Ilmu.
Anung Budi Nugroho. (2011). Perancangan Tongkat Tuna Netra Menggunakan Teknologi Sensor Ultrasonik Untuk Membantu Kewaspadaan Dan Mobilitas Tuna Netra, Skripsi, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
Artanto. (2012). Aplikasi Mikrokontroler ATMega8535 dan ATMega16. Yogyakarta: ANDI.
Atzori, L., Iera, A. & Morabito, G. (2010). The Internet of Things: A survey, s.l.: Elsevier.
Budiharto, W, & Nawalan, P, (2009). Membuat Sendiri Robot Humanoid. Jakarta:Elex Media Komputindo.
Budiharto, W, & Nawalan, P, (2009). Kendali cerdas berbasis SMS/WEB/TCP-IP. Jakarta:Elex Media Komputindo.
DENSO ADC. (2011). QR Code Essensials.Japan, DENSO Wave Incorporated.
Djuandi, Feri. (2011). Pengenalan Arduino. Jakarta: Penerbit Elexmedia.
Gupta, S., & Kapoor, B. (2016). Firebase in App Development. International Research Journal of Engineering and Technology, 180-181.
Hermann, M., Pentek, T., & Otto, B. (2016). Design Principles for Industrie 4.0 Scenarios. Presented at the 49th Hawaiian International Conference on Systems Science.
Irianto, D. (2017). Industry 4.0; The Challenges of Tomorrow. Disampaikan pada Seminar Nasional Teknik Industri, Batu-Malang.
Kagermann, H., Wahlster, W., & Helbig, J. (2013). Recommendations for Implementing the Strategic Initiative Industrie 4.0. Industrie 4.0 Working Group, Germany.
Lee, J., Lapira, E., Bagheri, B., Kao, H., (2013). Recent Advances and Trends in Predictive Manufacturing Systems in Big Data Environment. Manuf. Lett. 1 (1), 38–41.
Liffler, M., & Tschiesner, A. (2013). The Internet of Things and the Future of Manufacturing. McKinsey & Company.
Merkel, A. (2014). Speech by Federal Chancellor Angela Merkel to the OECD Conference, diakses pada 03 Januari 2020 pada laman https://www.bundesregierung.de/Content/EN/Reden/2014/2014-02-19-oecd-merkel-paris_en.html.
Pressman, Roger S. (2002). Rekayasa Perangkat Lunak Pendekatan Praktisi (Buku Satu), ANDI Yogyakarta.
Pressman, Roger S. (2005). Software Engineering: A Practitioner’s Approach.New York: McGraw-Hill Higher Education.
Raymond Mcleod, (2004), Sistem Informasi Manajemen, jilid 1, PT. Prenhallindo: Jakarta.
Schlechtendahl, J., Keinert, M., Kretschmer, F., Lechler, A., & Verl, A. (2015). Making existing production systems Industry 4.0-ready. Production Engineering, Vol. 9, Issue.1, pp.143-148.
Schwab, K. (2017). The Fourth Industrial Revolution, diakses pada 3 Januari 2020 pada laman: http://doi.org/10.17226/24699
Soon, Tan Jin. (2008). QR Code. Singapore. Synteshis journal 2008.
Whitten L, Jeffery, Bentley D, Lonnie, Dittman C, Kevin. (2004). Metode Desain dan Analisis Sistem. Terjemahan oleh Tim Penerjemah ANDI. 2004. ANDI:Yogyakarta.