Seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi (IT) yang semakin pesat, kebutuhan akan suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar (pendidikan) berbasis TI menjadi tidak terelakan lagi. Konsep yang kemudian terkenal dengan sebutan e-library ini membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital , baik secara isi (content) dan sistemnya. Saat ini konsep e-library sudah banyak diterima oleh masyarakat dunia, terbukti dengan maraknya implementasi e-library di lembaga pendidikan (sekolah, training dan universitas) maupun industri (Cisco System, IBM, HP, Oracle).
Apalagi pada era globalisasi sekarang ini ada tiga tantangan besar yang dihadapi setiap perguruan tinggi pertama, dampak globalisasi, kompetensi serta strategi, kondisi seperti sekarang ini, dimana persaingan itu melekat dengan kehidupan perguruan tinggi harus mengerti dan memahami bagaimana berkompetensi untuk survival perguruan tinggi sendiri dalam jangka panjang.
Dengan e-library yang merupakan tools dari Knowledge Management proses pengembangan pengetahuan tidak hanya terjadi di dalam ruangan kelas saja dimana secara terpusat Dosen memberikan materi kuliah secara searah, tetapi dengan bantuan peralatan computer dan jaringan, para siswa dapat secara aktif dilibatkan dalam proses belajar – mengajar. Mereka dapat terus berkomunikasi sesamanya kapan dan dimana saja dengan cara akses ke sistem yang tersedia secara online.
Penerapan e-library sebagai sarana pendukung sistem pembelajaran berdasarkan pendekatan TAM pada Universitas Bunda Mulia Jakarta merupakan upaya untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran yang baik sehingga tercipta perguruan tinggi yang dapat memenangkan persaingan bisnis.
Dari hasil penelitian faktor-faktor yang mempengaruhi pengunaan internet sebagai sarana pendukung sistem pembelajaran dengan variabel independen atau konstruk eksogen persepsi kemudahan atau Percieved Ease of Use (PEOU), persepsi kemanfaatan atau Percieved Usefulness (PU), persepsi nilai hiburan atau Perceived Entertainment Value (PEV) dan kerelaan menggunakan atau Voluntariness Using (VU) serta variabel dependen atau konstruk endogen adanya penggunaan internet atau E-learningt Usage (EU).
Cross,2002 Jay Cross and Lan Hamilton, Beyond e-learning, Internet Time Group, 2002.
Dublin,2002 Dublin, L. And Cross, J., Implementing e-learning : getting the most from your e-learning investment, the ASTD International Conference, May 23.
Davis, 1989 Davis, F.D., Perceived Usesfullness, Received Easy Of Use and User Acceptance of Information Technology, Management Information System Quarterly, 1989.
Elias, 2002 Elias M.Awad & Hasan M.Ghaziri., Knowledge Management Prentice Hall, Inc, A.Person Education Company 2003.
Ferdinand, 2002 Ferdinand,August., Structural Equation Modeling Dalam Penelitian manajemen, BP UNDIP, Semarang ,2002.
Glossary, 2001 Glossary Of E-learning Terms ., Learn Frame .Com , 2001.
Ghozali, 2005 Ghozali, Imam A., Model Persamaan Struktural – Konsep dan Aplikasi dengan Program AMOS versi 5.0, B.P UNDIP, Semarang , 2005.
Heijden,2000 Heijden, Hans Van Der., “Using The TAM To Predict Website Usage: Extention And Empirical Test“. Serie Research Memoranda ( http ://ideas.repec.org),2000.
Lee, 2006 Lee, Younghwa., “ The Technology Acceptance Model Past, Present, and Future “., Communication Of The Assosiation Information ., 2006.
Riduwan, 2004 Riduwa., ”Metode & Teknik Menyususn Tesis, Alfabeta, Bandung, 2004.
William, 2002 Money William., ”Application of The Technology Acceptance Model to Knowledge Management System”., 2002.