PENINGKATAN USAHA EKONOMI RAKYAT DI KAWASAN STRATEGIS KARIMUNJAWA MELALUI PENGEMBANGAN PARIWISATA BAHARI

research
  • 07 Jan
  • 2023

PENINGKATAN USAHA EKONOMI RAKYAT DI KAWASAN STRATEGIS KARIMUNJAWA MELALUI PENGEMBANGAN PARIWISATA BAHARI

Penelitian ini bertujuan menjelaskan kondisi
usaha ekonomi rakyat di kawasan strategis

pariwisata
Karimunjawa melalui wisata
bahari,
terkait elemen 4A pariwisata dapat
terjadi
peningkatan ekonomi rakyat.
Penelitian m
enggunakan metode kualitatatif
studi kasus (
Case Study). Penelitian Studi
k
asus dilakukan secara mendalam terhadap
satu kelompok ekonomi
rakyat di
Karimunjawa. Stud
i kasus menghasilkan
data yang
diperoleh dari hasil wawancara
dan
observasi, menggunakan teknik cuplikan
snowball
ke beberapa informan terkait
masala
hnya. Berdasarkan hasil penelitian
dapat disimpulkan bahwa (1)
Kondisi usaha
ekonomi rakyat di kawasan pariwisata

bahari Karimunjawa
hanya ada pada elemen
2A saja yaitu
aksesibilitas dan amenitas. (2)
Peningkatan usaha ekonomi rakyat di

kawasan pariwisata bahari Karimunjawa

dapat
meningkatkan pendapatan ekonomi
rakyat di bi
dang aksesibilitas dan amenitas.
Kata kunci :
Ekonomi Rakyat,
Kawasan Strategis, Wisata Bahari.

 

This study aims to explain the condition of
people's economic business in the strategic
area of Karimunjawa tourism through
marine tourism, related elements of tourism
4A can be an increase in people's economy.

The research used the qualitative method of
case study (Case Study). Research The case
the study is conducted in depth against a group
of people's economy in Karimunjawa. Case
studies generate data obtained from
interviews and observations, using snowball
technique to some informants associated
with the problem. Based on the results of the
study can be concluded that(1) The
the economic condition of people in
Karimunjawa maritime tourism area only
exist in element 2A only that is accessibility
and amenities. (2) Increasing people's
economic effort in Karimunjawa maritime
tourism area can increase people's
economic income in the area of accessibility
and amenity.


Unduhan

 

REFERENSI

145
DAFTAR RUJUKAN

Agus Suryono. 2016. Membangun Jejaring Pelaku Wisata dan Lintas Sektoral.
Semarang : Materi Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia
bersama Kemenpar Jakarta.

Ali Hasan. 2015. Tourism Marketing. Jakarta : PT. Buku Seru

Andriaty. E. 2005. Pemanfaatan jurnal elektronis dan kemutakhiran informasi
yang disitir dalam publikasi primer. Jurnal Perpustakaan Pertanian,
Volume 14, (2): 25-3.

Ardika, I Gede. 2014. Kode Etik Kepariwisataan UN-WTO. Jakarta : Pariwisata
Kementerian Pariwisata
.
ASEAN Secretariat. 2014. Tourist Arrivals. Diunduh tanggal 10 Oktober 2017,
dari www.asean.org

Battacharya, D. Chowdhury, B, and Sarkar, R. 2011. Irresponsible Green Tourism
Practices Flanking The Best National Park in India : A Multivariate
Analysis. Internasional Business and Economic Research. Vol 19 No 1,
pp 19-28

Blair, John P. 1995. Local Economic Development Analysis and Practice.
California : Sage Publication Inc.

Budhisantoso,S. 1981. Kesenian Anonim. Kementrian Pariwisata. Kode Etik
Kepariwisataan. Jakarta : KemenPar, 2001

Charter, R. & Fabricius, M. 2007. Introduction to Destination Management.
World Tourism Organization Seminar. Addis Ababa, tgl 27 29 Maret
2006

Cooper, Cris, John Fletcher David Gilbert & Steven Wanhill. 1995. Tourism :
Principles & Practise. Pitman Publishing

Cooper et.al. (2005). Tourism Principles & Practise, edisi ketiga. Harlow :
Pearson Education Limited, hal. 5,7-8,12-17,38.39

Cuellar, P. 1987. A Quatation, dikutip dari Veal, A.J. (2002). Leisure and Tourism
Policy and Planning,2nd edition. New York : CABI Publishing, p 27.

 
 

146
Darmono, S.D. 2010. Think Big Start Small Move Fast : Kiat Pengembangan
Mental. Jakarta : Penerbit Kompas.

Deliarnov. 2010. Perkembangan Pemikiran Ekonomi. Jakarta : PT. Raja Grafindo
Persada

Desmita & Heryati Suryantini. 2005. Karakteristik individual dan persepsi
peneliti terhadap sumber daya perpustakaan dan hubungannya dengan
pemanfaatan koleksi. Jurnal Perpustakaan Pertanian, Volume 14, (1):1-9.

Doxey, G.V. 1975. A causation theory of visitors residents: methodology and
research inferences, Proceeding of The Travel Research Association, 6th
Annual Conference Sandiego, CA 195-8, dalam Mathieson, A & Wall G.
(1982). Tourism Economic, Physical, and Social Impacts. New York :
John Wiley & Sons, hal. 138

Dumazier. 1967. Craetif Based Tourism : Dari Wisata Frekreatif menuju Wisata
Kreatif. Dikutip dalam Hermantoro (2011). Depok : Aditri, hal. 60.

Flick, Uwe. 2006. Qualitative and Quantitative Research dalam An Introduction
to Qualitative Research. London: SAGE, pp. 32-43

Glasson, John. 1977. Pengentar Perencanaan Regional, Edisi Terjemahan Paul
Sihotang. Jakarta : LPFE UI

Hermantoro, Hengky. 2015. Kepariwisataan, Destinasi Pariwisata, Produk
Pariwisata. Perpustakaan Nasional RI : KDT. Depok : CV. Aditri

Husein Umar. 2002. Metode Riset Bisnis. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

Ibrahim, A.E. 2004. Use and user perception of electronic resources in the United
Arab Emirates University (UAEU). Libri, Volume 54: 18-29.

Kadariah. 1985. Ekonomi Perencanaan. Jakarta : LPFE UI

Kusmayadi, E. 2008. Akses dan pemanfaatan pangkalan data jurnal ilmiah.
Jurnal Perpustakaan Pertanian, Volume 17, (1): 1-9.

Lawson dan Baud Bovy. 2011. Tourism And Recreation Handbook Of Planning
And Design” dalam penelitian Muslimah Nurul, Potensi Gunung Puntang
Sebagai Objek Wisata Sejarah Di Kabupaten Bandung, Bandung

 
 

147
M
acIntosh, R.W & Goeldner, CR (1990), Tourism : Principles, Practices,
Philosophies. New York : Wiley
dalam Cooper et.al. (2005). Tourism
Principles & Practise
, edisi ketiga. Harlow : Pearson Education Limited,
hal. 7
-8
Medlik and Middleton
. 1973. Product Formulation in Tourism. In Tourism and
Marketing (vol. 13)

Me
ethan, K. 2011. Tourism in Global Society : Place, Culture, Consumption.
New York : Palgrave, hal. 16
-17
Mihardjo, Maryam. 2000. Pariwisata Dahulu, Kini dan Harapan Masa yang Akan
Datang. Bogor.

Miles. MB & A. Hubberman. 1992. Analisis Data Kualitatif. Terjemahan : Tjetjep
Rohendi Rohidi. Jakarta : Universitas Indonesia Press.

Mill, R.C. & Morrison, A.M. 2009. The Tourism System, Edisi keenam. Dubuque
: Kendall Hunt Publishing Company.

Muljadi, A.J. 2009. Kepariwisataan dan Perjalanan. Jakarta: PT Raja Grafindo
Perkasa, hal : 25, 48-50.

Mulyana, Dedy. 1993. Komunikasi Antar Budaya. Bandung : Rosdakarya.

Nuryanti, W. 1999. Pariwisata Sebagai Ilmu dan Profesi. Surakarta : Seminar
Pendidikan Tinggi Pariwisata.

Oka A. Yoeti. 2004. Pariwisata Budaya. Jakarta : PT. Pradnya Paramita

Pilgram, John. 1990. Sustainable Tourism, Policy Consideration. The Journal of
Tourism Studies vol 1 no 2 The Department of Tourism.. Quennsland :
James Cook University

Peraturan Daerah Kabupaten Jepara No. 2 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata
Ruang Wilayah Kabupaten Jepara Tahun 2011-2031

Peraturan
Presiden Republik Indonesia No. 73 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan
koordinasi pengelolaan wilayah pesisir dan pulau
pulau kecil tingkat
nasional
.
Peraturan Menteri Kelautan dan periklanan Republik Indonesia No. 34 /PERMEN

KP/2014 tentang perencanaan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau
pulau kecil.

 
 

148
Peter Mason (2000,) „Tourism Impact, Planning and Management”, vol 46

Rakhmat J. 2007. Psikologi Komunikasi. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Robert Christie Mill, (1990), Tourism The International Business”, vol 24

Robert K. 1978. Contemporary Society and the Growth of Leisure London :
Longman, dikutip dari Veal, A.J. (2002). Leisure and Tourism Policy and
Planning,2nd edition. New York : CABI Publishing, p 3.

Rencana Induk Pembangunan
Kepariwisataan Nasional dalam Peraturan
Pemeritah No. 50 Tahun 2011

Samsuridjal D, Kaelani HD. 1996. Peluang Di Bidang Pariwisata. Jakarta :
Mutiara Sumber Widya.

Setiarso, B. 2006. Roadmap perpustakaan digital iptek. IlmuKomputer.Com.
diunduh 12 Desember 2011

Subadra, <span style="left: 271.593px; top: 628.911px; font-size: