Sistem Informasi Manajemen Kegiatan Tazkirah Terpadu: Konsep dan Rancangan

research
  • 05 Jan
  • 2023

Sistem Informasi Manajemen Kegiatan Tazkirah Terpadu: Konsep dan Rancangan

Pada penelitian ini membahas mengenai perancangan sistem informasi manajemen kegiatan tazkirah terpadu untuk digunakan kepada para kontributor seperti pengurus masjid, mubaligh maupun organisasi dakwah. Sedangkan masyarakat adalah pengguna yang menerima informasi seputar masjid dan kegiatan tazkirah. Sistem dirancang lebih kearah berbasis website, sedangkan aplikasi berbasis mobile sebagai layanan tambahan yang ditujukan kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan interaksi antara masyarakat dengan penyelenggara tazkirah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif untuk menghasilkan kebutuhan fungsional sistem yang akan dirancang. Proses perancangannnya menggunakan metode model pengembangan revolusioner dengan melakukan strategi perancangan aplikasi yang melibatkan unsur antara beberapa pengurus masjid, para mubaligh maupun organisasi penyelenggara tazkirah di lingkungan kota Pontianak sebagai calon pengguna, dengan tujuan agar rancangan aplikasi dapat diterima dan berhasil meningkatkan cakupan sasaran tazkirah atau yang lebih dikenal dengan istilah kegiatan dakwah. Atas dasar masukan dari beberapa sumber terkait, tulisan ini memberikan hasil penelitian berupa sistem informasi manajemn yang memiliki lima modul, diantaranya: manajemen data masjid, manajemen data organisasi dakwah, manajemen data mubaligh, manajemen kegiatan tazkirah dan manajemen pengumuman dan nasihat. Semua itu direalisasikan dalam bentuk sistem manajemen kegiatan tazkirah terpadu.

Unduhan

  • Proseding Genap 1819.pdf

    Prosiding Seminar Nasional Inovasi & Tren (SNIT) 2018 (Sistem Informasi Manajemen Kegiatan Tazkirah Terpadu: Konsep dan Rancangan)

    •   diunduh 143x | Ukuran 714 KB

 

REFERENSI

1. Al-Fatta, H. (2007). Analisis dan Perancangan Sistem Informasi untuk Keunggulan Bersaing Perusahaan & Organisasi Modern. Yogyakarta: Andi.
2. Alhidayatillah, N. (2017). Dakwah Dinamis Di Era Modern (Pendekatan Manajemen Dakwah). Jurnal An- Nida Jurnal Pemikiran Islam, 41(2), 252–276.
3. Lamine, S. B. A. B., Baazaoui Zghal, H., Mrissa, M., & Ghedira Guegan, C. (2017). An ontology-based approach for personalized RESTful Web service discovery. In Procedia Computer Science (Vol. 112, pp. 2127–2136). Marseille: Elsevier B.V. https://doi.org/10.1016/j.procs.2017.08.235
4. Eroshkin, S. Y., Kameneva, N. A., Kovkov, D. V., & Sukhorukov, A. I. (2017). Conceptual System in the Modern Information Management. In Procedia Computer Science (Vol. 103, pp. 609–612). Moscow: Elsevier Masson SAS. https://doi.org/10.1016/j.procs.2017.01.079
5. Hamriani, H. . (2013). Organisasi Dalam Manajemen Dakwah. Jurnal Dakwah Tabligh, 14(2), 239–249.
6. Maulana, M. S. (2013). Pengukuran Usability Website www.staff.bsi.ac.id Menggunakan USE Questionnaire Studi Kasus Pada AMIK BSI Pontianak. In SIMNASIPTEK (pp. 85–90). Jakarta Timur: LPPM BSI. Retrieved from http://seminar.bsi.ac.id/simnasiptek/index.php/simnasiptek-2013/issue/view/3
7. Nata, A. (2010). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana Prenada Media.
8. Wahyudi, M., & Sasongko, A. (2014). Knowledge Management System pada Event Organizer Kampus Bina Sarana Informatika (BSI) Menggunakan Pendekatan Metode Specific Action Berbasis Web Mobile. In SENARAI 2014 (pp. 9–13). Medan: Universitas Sumatera Utara.