IMPLEMENTASI METODE CERTAINTY FACTORY PADA PERANCANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSA KANDUNG KEMIH

research
  • 05 Nov
  • 2022

IMPLEMENTASI METODE CERTAINTY FACTORY PADA PERANCANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSA KANDUNG KEMIH


Kandung kemih merupakan sebuah organ yang berongga di abdomen
bagian dasar, bagian tersebut berfungsi menyimpancairan urin dan cairan
limbah yang dihasilkan oleh organ ginjal. Kandung kemih juga merupakan
salah satu bagian dari saluran kecing. cairan urin yang melalui dari tiap
ginjal mengarah ke kandung kemih lewat selang panjang yang biasa
dinamakan dengan ureter. Penyakit kandung kemih ini dapat diderita oleh
anak-anak sampai dengan lansia, mulai dari kandung kemih ringan sampai
kandung kemih kronik, untuk kasus penyakit kandung kemih
ringan,kandung kemih akan membaik dengan sendirinya, namun sebagian
permasalahan kerap berulang sehingga memerlukan penyembuhan jangka
panjang. Kandung kemih pula bisa menimbulkan komplikasi yang serius
seperti terjadinya peradangan ginjal. Penyakit kandung kemih pula ialah
permasalahan kesehatan yang serius, sebab bisa menyerang berjuta- juta
orang setiap tahunnya dan hal tersebut ialah penyakit yang menempati
sepuluh besar penyakit di salah satu rumah sakit.. Metode yang bisa
digunakan untuk membuktikan apakah sesuatu fakta ataupun tidak pasti
mendiagnosa penyakit kandung kemih yaitu certainty factory(CF). Tujuan
dari riset ini adalah memudahkan bagi masyarakat untuk memperoleh
suatu informasi tentang penyakit kandung kemih melalui suatu aplikasi
android. Hasil dari riset ini bisa berguna untuk masyarakat serta bisa
digunakan sebagai referensi dasar untuk mengambil solusi dan sistem
pakar yang dapat memudahkan proses diagnosa.




Unduhan

 

REFERENSI

Saputra, K. (2017). Akupunktur Dasar: Edisi 2.
Burhan, N. (2018). Sistem Informasi Penjualan dan
Persediaan Barang Dagang Pada
Perusahaan Hakasima Kota ternate,
1(1),
39–49.
Hutahaean, J. (2015).
Konsep Sistem Informasi.
Sianipar, R. H. (2013).
Teori Dan Implementasi
Pemrograman Berorientasi Objek
Menggunakan C++
.
Febriadi, B. (2015). Bimbingan Penasehat
Akademik Menggunakan, 59–65.
Fridayanthie, E. W., & Mahdiati, T. (2016). Rancang
Bangun Sistem Informasi Permintaan Atk
Berbasis Intranet (Studi Kasus: Kejaksaan
Negeri Rangkasbitung).
Jurnal Informatika,
4(2), 126– 137.
Halim, S., & Hansun, S. (2015). Penerapan Metode
Certainty Factor dalam Sistem Pakar
Pendeteksi Resiko Osteoporosis dan
Osteoarthritis.
ULTIMA Computing, VII(2),
59–69.
Musa, M., & Nurfitri, T. (1998). Metode Penelitian,
123.
Susanti. (2015). Sistem Informasi Manajemen (
SIM ) Pembelian dan Penjualan pada Apotek
Mahkota.