Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesi. Kemiskinan bukan masalah baru, namun sudah ada sejak masa penjajahan dan sampai saat ini kemiskinan masih menjadi masalah yang belum teratasi. Sebagai upaya penanggulangan kemiskinan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam mensehjahterakan masyarakat salah satunya dengan memberikan bantuan-bantuan secara langsung. Adapun permasalahan yang harus di selesaikan adalah bagaimana caranya mengklasifikasikan kelayakan masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan bantuan – bantuan dari dana Desa yang lebih akurat. Dalam penelitian ini menggunakan perbandingan antara tiga algoritma untuk menhguji kelayakan masyarakat kurang mampu yang akan mendapatkan bantuan dari dana Desa, dima ketiga algoritma yang digunakan yaitu naïve bayes , random forest dan decision tree(C.45). Sehingga Hasil analisis nilai akurasi yang didapat dari algoritma naïve bayes tingkat akurasi 98.57%, random forest, tingkat akurasi 98.82%, dan algoritma decision tree adalah 99.05%. Sedangkan untuk evaluasi menggunakan ROC curve memiliki selisih sebagai berikut algoritma naïve bayes menghasilkan nilai AUC sebesar 0,992 dan model algoritma random forest menghasilkan nilai AUC sebesar 0,997 begitu juga dengan algoritma decision tree menghasilkan niali AUC sebesar 0,948
File Tesis Walim
Adnyana, I. M. B. (2015). PREDIKSI LAMA STUDI MAHASISWA
DENGAN METODE RANDOM FOREST ( STUDI KASUS : STIKOM BALI ). CSRID Journal,
8, 201–208.
Aggarwal, C. C. (2015). Data Mining The Textbook. New
York: IBM T.J. Watson Research Center.
Andriyani, I., Martono, E., & Muhamad. (2017).
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Desa Wisata Dan Implikasinya
Terhadap Ketahanan Sosial Budaya Wilayah (Studi Di Desa Wisata Penglipuran
Bali). JKN, 9340, 1–16.
Asikin, M. F., Ratnawati, D. E., & Fauzi, M. A. (2018).
Penentuan Penerima Bantuan Ternak Menggunakan Algoritma K-Means & Naïve
Bayes. J-Ptiik, 2(February), 641–649.
Atmojo, E. M., Fridayani, D. H., Kasiwi, N. A., &
Pratama, A. M. (2017). Efektivitas dana desa untuk pengembangan potensi ekonomi
berbasis partisipasi masyarakat di Desa Bangunjiwo. Jurnal Administrasi
Publik, 5(1), 126–140.
Bisri, A., & Wahono, R. S. (2015). Penerapan Adaboost
untuk Penyelesaian Ketidakseimbangan Kelas pada Penentuan Kelulusan Mahasiswa
dengan Metode Decision Tree. Journal of Inteligent Systems, 1(1).
Brown, M. s. (2014). Data Mining for Dummies. Canada: John
Wiley & Sons, Inc., Hoboken, New Jersey.
Daraba, H. D. (2017). Pengaruh Program Dana Desa
Terhadap Tingkat Partisipasi Masyarakat Di Kecamatan Galesong Utara Kabupaten
Takalar. Sosiohumaniora, 19(1), 52–58.
Darmawiguna, M. G., Wirawan, A. M., & Kusumayanti,
D. M. L. (2016). Pengembangan Sistem Pendukung Keputusan Kredit Konsumtif
Dengan Metode Naive Bayes. Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika
(JANAPATI), 5, 108–114.
Dura, J. (2016). PENGARUH AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN
ALOKASI DANA DESA, KEBIJAKAN DESA, DAN KELEMBAGAAN DESA TERHADAP KESEJAHTERAAN
MASYARAKAT (Studi Kasus Pada Desa Gubugklakah Kecamatan Poncokusumo Kabupaten
Malang). Jurnal JIBEKA, 10, 26–32.
Effendy, V., Adiwijaya, & Baizal, Z. K. . (2014).
Handling Imbalanced Data in Customer Churn Prediction Using Combined Sampling
and Weighted Random Forest. ICoICT, 325–330.
Fatmawati, D., Sultoni, & Sadikin, &. (2016). SISTEM
PENGAMBILAN KEPUTUSAN KELAYAKAN BAGI CALON PENERIMA DANA BANTUAN MASYARAKAT
MISKIN MENGGUNAKAN METODE TOPSIS BERBASIS WEB. JIMP- Jurnal Informatika
Merdeka Pasuruan, 1(1), 18–28.
Fadillah, A. P. (2015). Penerapan Metode CRISP-DM untuk
Prediksi Kelulusan Studi Mahasiswa Menempuh Mata Kuliah ( Studi Kasus
Universitas XYZ ). Jurnal Teknik Informatika Dan Sistem Informasi, 1,
260–270.
Han, J., Kamber, M., & Jian, P. (2012). Data Mining
Concepts and techniques (3rd
ed.). Waltham: Imprint of Elsevier.
Imaduddin, A. (2014). PENGENALAN KARAKTER HURUF HANGUL KOREA
MENGGUNAKAN RANDOM FOREST. E-Proceeding of Enginering, 1(1),
755–763.
Iskandar, D., & Suprapto, Y. K. (2013). Perbandingan
akurasi klasifikasi tingkat kemiskinan antara algoritma C4 . 5 dan Naïve Bayes
Clasifier. JAVA Journal of Electrical and Electronics Enginering, 11(1),
14–17.
Jiang, Y. (2009). Credit Scoring Model Based on the Decision
Tree and the Simulated Annealing Algorithm. IEEE Computer Society,
(2007), 18–22. https://doi.org/10.1109/CSIE.2009.481
Kacprzyk, J., & Jain, L. C. (2011). Data Mining
Concepts, Models and Techniques. Berlin: Springer - Verlag Berlin
Heidelberg.
Karyadiputra, E. (2016). ANALISIS ALGORITMA NAIVE BAYES UNTUK
KLASIFIKASI STATUS KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA KELUARGA BINAAN SOSIAL. Technologia,
7(4), 199–208.
Khadafy, A. R., & Wahono, R. S. (2015). Penerapan Naive
Bayes untuk Mengurangi Data Noise pada Klasifikasi Multi Kelas dengan Decision
Tree. Journal of Inteligent Systems, 1(2), 136–142.
Lutfiyana, N. (2018). PENERAPAN ALGORITMA C4.5 BERBASIS
PARTICLE SWARM OPTMIZATION UNTUK PREDIKSI HASIL LAYANAN KEMUDAHAN DONASI ZAKAT
DAN PROGRAM. Jurnal Pilar Nusa Mandiriandiri, 14(1), 103–110.
Maimon, O., & Rokach, L. (2010). Data Mining And Knowledge
Discovery Handbook (2nd ed.). New York: Springer Science+Business
Media,LLC,233 Spring Street.
Mambangng, & Byna, A. (2017). ANALISIS PERBANDINGAN
ALGORITMA C.45, RANDOM FOREST DENGAN CHAID DECISION TREE UNTUK KLASIFIKASI
TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL. Seminar Nasional Teknologi Informasi Dan
Multimedia, 103–108.
Primajaya, A., & Sari, B. N. (2018). Random Forest
Algorithm for Prediction of Precipitation. Indonesian Journal of Artificial
Intelligence and Data Mining(IJAIDM), 1(1), 27–31.
Putra, kusuma C.,
Pratiwi, N. R., & Suwondo. (2012). PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DALAM
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA (Studi pada Desa Wonorejo Kecamatan Singosari
Kabupaten Malang). JAP, 1(6), 1203–1212.
Putri Buani, D. C. (2016). Optimasi Algoritma Naïve Bayes
dengan Menggunakan Algoritma Genetika untuk Prediksi Kesuburan (Fertility). Jurnal
Evolusi, 4, 55–64.
Ridwan, M., Suyono, H., & Sarosa, M. (2013). Penerapan
Data Mining Untuk Evaluasi Kinerja Akademik Mahasiswa Menggunakan Algoritma
Naive Bayes Classifier. Jurnal EECCIS, 7(1), 59–64.
Sari, W. S., & Prabowo, D. (2017). PENENTUAN KELAYAKAN
PENERIMA BANTUAN RENOVASI RUMAH WARGA MISKIN MENGGUNAKAN NAÏVE BAYES. Jurnal
Ilmiah DASI, 18, 34–38.
Soepomo, P. (2014). PENERAPAN DATA MINING UNTUK KLASIFIKASI
PREDIKSI PENYAKIT ISPA ( Infeksi Saluran Pernapasan Akut ) DENGAN ALGORITMA
DECISION TREE ( ID3 ), 2.
Syarli, & Muin, A. A. (2016). Metode Naive Bayes Untuk
Prediksi Kelulusan ( Studi Kasus : Data Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi ). Jurnal
Ilmiah Ilmu Komputer, 2(1).
Wati, M., & Hadii, A. (2016). Implementasi Algoritma
Naive Bayesian Dalam Penentuan Penerima Program Bantuan Pemerintah. JTRISTE,
3(1), 22–26.
Wittan, I. H., Frank, E., & Hall, M. A. (2011). Data
Mining Practical Machine Learning Tools and Techniques (3rd ed.). New York:
Elsevier.
Yurnas, D. O., Sarwinda, D., & Muttakin, F. (2015).
Pengelompokanpenerima Bantuan Kesejahteraan Masyarakat Dengan Pendekatan Data
Mining Terintegrasi Sistem Pendukung Keputusan. Studi Kasus: Desa Tarai Bangun,
Kabupaten Kampar KAMPAR. SENATKOM, 1(Senatkom), 14–19.
Zurada, J. (2010). Could Decision Trees Improve the
Classification Accuracy and Interpretability of Loan Granting Decisions ? IEEE
Computer Society, 1–9.