PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) DAN MODEL PEMBELAJARAN TURNAMEN GAME TIM (TGT)TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI (Penelitian Pre-Eksperimen dikelas XI SMAN 3 SUMEDANG)

research
  • 06 Oct
  • 2022

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) DAN MODEL PEMBELAJARAN TURNAMEN GAME TIM (TGT)TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI (Penelitian Pre-Eksperimen dikelas XI SMAN 3 SUMEDANG)

Fadhil Santosa, Pengaruh Model Pembelajaran Conecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) Dan Model Pembelajaran Turnamen Game Tim (TGT) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pelajaran PAI Tentang Berperilaku Terpuji” (Penelitian Eksperimen di kelas XI IPA SMAN 3 Sumedang) Latar belakang penelitian ini berdasarkan observasi penelitian, yang menunjukkan timbulnya permasalahan di antaranya proses pembelajaran pada Mata Pelajaran PAI materi berperilaku terpuji menunjukan hasil belajar peserta didik yang rendah. Penyebab rendahnya hasil belajar karena belum menerapkan model pembelajaran yang tepat sehingga peserta didik merasa bosan dengan materi yang disampaikan oleh guru. Dan berdampak pada rendahnya hasil belajar peserta didik. Interaksi antara guru dengan peserta didik belum efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar peserta didik sebelum pembelajaran menggunakan pembelajaran kooperatif tipe CORE dan TGT, dan peningkatan hasil belajar peserta didik setelah menggunakan pembelajaran kooperatif tipe CORE dan TGT. Untuk mengetahui perbedaan antara pengajaran sebelum menggunakan model dengan pengajaran yang sudah menggunakan model melalui test yaitu pree-test dan post-test. Penelitian ini didasari oleh pemikiran, bahwa kegiatan belajar mengajar memerlukan model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan hasil belajar yang lebih baik bagi peserta didik. Pembelajaran kooperatif tipe CORE dan TGT, untuk menciptakan pola pikir bagi peserta didik yang cepat tanggap terhadap suatu permasalahan sehingga muncul ide-ide baru untuk membereskan suatu permasalahan. Pembelajaran kooperatif tipe TGT merupakan game akademik yaitu siswa memainkan game akademik dengan anggota tim lain untuk menyumbangkan poin bagi skor timnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, Eksperimen dalam penelitian ini adalah pre-Eksperimen dengan desain penelitian one group pree-test post-test design. Pengambilan sampel dengan cara insidental sampling dengan jumlah sampel 60 orang peserta didik pada kelas XI IPA. Pengambilan data dilakukan dengan cara melihat kemampuan peserta didik yang relatif sama. Setelah data terkumpul, kemudian diolah dengan menggunakan statistika. Berdasarkan analisis hasil penelitian, menunjukan hasil belajar peserta didik sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CORE, (pre-test) mendapatkan nilai rendah yaitu 58,20 dan TGT 52,12 setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CORE, (post-test) peningkatan hasil belajar peserta didik dengan nilai baik yaitu rata-rata 76,20 dan TGT 71,95. Dengan demikian hasil ttabelttabel, maka Ha diterima. Hal ini menunjukan bahwa ada peningkatan hasil belajar peserta didik yang signifikan dengan model pembelajaran kooperatif tipe CORE dan TGT. 

Unduhan

  • Tesis.pdf

    Tesis

    •   diunduh 579x | Ukuran 4,507 KB

 

REFERENSI

A. Mangunhardjana. Pembinaan Arti dan Metodenya. Yogyakarta:Bumi Aksara. 1996. Ahalik, Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kinerja Dosen STIE Perbanas Jakarta. Sekolah Pascasarjana Universitas Indonesia. Tesis dipublikasikan. 2002. Arikunto, S. Evaluasi Program Pendidikan, Bumi Aksara, Jakarta. 2004. Azwar, A. Pengantar Administrasi Kesehatan. Binarupa Aksara. Jakarta. 2001. Barbara McCool dan Montaque Brawon. The Management, Respons: Konseptual Technikal And Human Skill Of Healp Administratif Philadel : w. B sudersuders Company. 1997. Clayton E. Tucker-Ladd. Psychological, Http://mentalhelp.net./psyhelp4 htm 1999. Danim , Sudarwan, Motivasi Kepemimpinan dan Efektifitas Kelompok. Jakarta : Rieneka. 2004. Dep.Kes.RI. Pedoman Pembinaan/Supervisi Upaya Kesehatan Puskesmas. Dir. Jen. Bin. Kesmas.Jakarta. 2001 Diambil dari James a. F. Stoner . Managemen , new delhi: prentic hall of India. 1982. Diarmuid Leonard, Quality in Education and Teacher Development, http://insert.ul.ie./buro/leonard.Htm. 1990. Earl Babbie, Survey Research Method, (California : Wadsworth Publishing Company, 2001. Faried Ali Metode Penelitian Sosial dalam Bidang Administrasi dan Pemerintahan Jakarta : Raja Grafindo Persada, 1997. Gani, Darwis S Kepemimpinan dan Organisasi Pendidikan. Bogor:Universitas Pakuan. 2008. Gujarati, Statistika untuk Penelitian, Jakarta : Raja Grafindo, 2006. Gybson. Organisasi Perilaku, Struktur, Proses, jilid 2, Erlangga, Bandung. 1996. Guilford, Performance Theory Strain Underload, http://www.Guilford.com/Underso2. Hal. 1 Haaf Tilaar . Pendidikan dalam Pembangunan Nasional Menyongsong Abad XXI, Jakarta : Balai Pustaka. 1990 Hadi Sutrisno Metodologi Research. Yogyakarta : Andi Offset. 2005. Hani Handoko. Manajemen Personila dan Sumber Daya Manusia, Yogyakarta:BPFE. 1992. Handoko. Manajemen Edisi II. Badan Penerbit Fakultas Ekonomi. Yogyakarta. 1993. Hariandja, Marihot Tua Efendi. Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: Gresindo. 2009. Harun Ar-Rasyid, Statistika Sosial. Bandung : UNPAD. 1994. Herzberg dalam Syadam, Motivasi, Bandung: Rosda Karya. 2000. I Made Purawan. Pengujian Hipotesis Dalam Penelitian-Penelitian Sosial, Jakarta:Rineka Cipta, 1990. Irfan. Analisis Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Dosen Keperawatan Dalam Melaksanakan Pendidikan Dan Pengajaran Pada Poltekkes Nusa Tenggara Timur ( Thesis ), 2003. Jacob. Introduction to Research in Education, New York : Renehart, 1972. Jalaludin Rahmat, Metode Penelitian Komunikasi Bandung : Remaja Rosda Karya 2002. Jerry W. Gilley dan Steven A. Eggland. Principle of Human Resource Development, California: Addison Wesley Publishing Company Inc, 1989. John Marshall Reeve. Understanding Motivasion and Emotion, Forth Worth: harcourt Brace College, 1992. John w. Attkinson Motives In Fantacy , Action Amd Society, New Jersey: D-Van Nostrand Company Inc. 1964. Jurman Volume 8, nomor 1, September 2009. Keith Davis. Human Behavior. New York : mcGraw Hill. 1997. Lexy Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung : Rosda Karya, 2004. Latunreng, Wahyuddin, Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: ed. 2 IPPSDM-WIN. 2010. Made Wena, Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer, Jakarta : Bumi Aksara. 2009. Mahmudi. Manajemen Kinerja Sektor Publik, Akademi Manajemen Perusahaan, YKPN,Yogyakarta. 2005. Marion E. Haynes. Manging Performance: A Comprehensive Guide to Effective Supervision, California: Life Time Lerning Publication, 1984. Mangkunegara,AP. 2005. Perilaku Organisasi, Refika Aditama, Bandung. 2005. Malayu S.P Hasibuan, 2003. Motivasi Berprestasi Dosen, Bandung : Rosda Karya. 2003. Mathis. RL. & Jackson, JH. Manajamen Sumber Daya Manusia, PT. Salemba Emban Patria, Jakarta. 1997. Miarso, Y. 2005. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Prenada Media, Jakarta. 2005. Mohammad Ali, Penelitian Kependidikan Prosedur dan Strategi. Bandung : Tarsito. 1997. Moeheriono, Kinerja Dosen. Jakarta : PT Index. 2009. Moh.As’ad. Psikologi Industri. Liberty.Jogyakarta. 2004. Mohammad Ali. Penelitian Kependidikan Prosedur dan Strategi. Bandung : Tarsito, 1997. Muchlas M. Organisasi 1 , Organizational Behavior. UGM, Yogyakarta. 1999. Nana Syaodih, Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Remaja Rosda Karya. 2007. Otong Sutisna . Administrasi Pendidikan : Dasar Teoritis Untuk Profesional, Bandung Angkasa. 1989. Pangabean,MS. Sumber Daya Manusia, Ghalia Indonesia, Jakarta. 2004. Pauline, Scientific Sosial Survey and Research. Tokyo : Prenticew Hall, 1990. Ranjit Kumar, Research Methodology : A Step Bay Step for Beginner, New Delhi : Sage Publication, 1999. Ratnawati, Y. Motivasi Faktor Kunci Untuk Meningkatkan Kinerja Organisasi. Jurnal Poltek Yogyakarta. 2002. Riduwan Sijabat, Statistika untuk Penelitian Pendidikan, Sosial, Ekonomi, Komunikasi dan Bisnis. Bandung : Alfabeta, 2009. Robbins, S.P. Perilaku Organisasi, Edisi Indonesia. Indeks Kelompok Gramedia. 2003. Robert a. Baron dan Paul B . Paulus . Understanding, Human Relation : A. Practical Guide To People at Work , USA : allyn and Bacon. 1991. Robbin dalam Hasibuan Interaksi Belajar Mengajar, Bandung: Sinar Baru. 1996. Robert N. Lussier. Human Retion In Organisation: A Skill Building Aproach, Chicago: The Mograw Hill Co. Inc. 1996. Sastrohadiwiryo. Manajemen Tenaga Kerja Indonesia, Pendekatam Administratif dan Operasional. Bumi Aksara. Jakarta. 2005. Santoso Sastrohamidjojo, Metode Research Sosial. Bandung : Rosda Karya. 1984. Siagian Sondang P. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : bumi aksara. 1996. Siagian Sondang P. Teori Motivasi dan Aplikasinya, Jakarta: Rieneka Cipta. 2004. Silalahi. Metode dan Metodologi Penelitian. Bandung : Bina Budaya. 1999. Simamora. Manajemen SDM, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN. Yogyakarta. 2004. Simon.A.,& Shcuster. Manajemen Sumber Daya Manusia Jilid 2, Alih Bahasa Benyamin Molan, Pt Dadi Karyana Abadi, Jakarta. 1998. Stephen P. Robbins. Essentials of Organitation behaviour, New Jersey: Prentice Hall. 1994. Sutarto. Dasar-Dasar Kepemimpinan Organisasi. Yogyakarta : Gajah Mada University Press. 2001. Sutrisno Edy. Budaya Organisasi. Jakarta : Kencana. 2010. Sujarwo. Motivasi Berprestasi Sebagai Salah Satu Perhatian Dalam Memilih Strategi Pembelajaran. Malang. Erlangga. 2013. Sudjana. Metode Statistika, Bandung: Tarsito, 1992. Suhat, 2006. Analisis Faktor – Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Dosen Dalam Melaksanakan Proses Belajar Mengajar di STIKES Mahardika Cirebon Tahun Akademik 2005 / 2006 (Thesis). Hal 34-35 Suharsimi Arikunto. Prosedur Penelitian. Jakarta : Rhineka Cipta, 1996. Sugiono. Metodologi Penelitian Ilmu Administrasi. Jakarta : Grafika, 2003. Tempe, A.D. 1992. Seri Manajamen Sumber Daya Manusa : Kinerja, Elex Media Komputindo, Jakarta. 1992. Thomas S. Bareman, Gerald R. Ferris dan Stephen Strasser. Seri Ilmu dan Seri Manajemen Bisnis “Kinerja”, terjemahan Sofyan. 1992. Usman Husaini, Manajemen, Teori, Praktik dan Riset Pendidikan. Jakarta:Bumi Aksara. 2008. Uno, H.B. 2009. Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: PT. Bumi Aksara. 2009. Undang Undang Republik Indonesia no.2 tahun 1989. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta:Departemen Penerangan Republik Indonesia. 1989. Virgil K. Rowland. Managerial Performance Standard New York, The Haddon Crafusmen Inc. 1960. Wayne E. Cascio. Manging Human Resourcses, USA: Mograw Hill Inc. 1995. Widiastuti B. Pengaruh Beban Kerja, Motivasi Dan Kemampuan terhadap Pegawai Administrasi Di Bagian TU Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah ( Thesis ). 2005. Wijaya Tunggal Amin. Manajemen Suatu Pengantar. Jakarta :Rieneka Cipta. 2002. William b. Warther Jr. Dan Ketih Davis. Human Resouces and Personel Management, New York : McGraw Hill Inc. 1996. Winardi. Manajemen Prilaku Organisasi. Bandung: PT Citra Aditya Bakti. 1992. Winarno Surachmad. Metode Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta 1989.