Detektor Kebocoran Listrik Rumah Berbasis Arduino

research
  • 01 Sep
  • 2022

Detektor Kebocoran Listrik Rumah Berbasis Arduino

Dalam  akifitas  sehari-hari,  penggunaan  listrik  sudah  menjadi  salah  satu  kebutuhan  pokok setiap manusia. Berbagai masalah bisa saja muncul, tidak terkecuali dalam kehidupan sehari-hari yang  berkaitan  dengan  listrik.  Salah  satu  masalah  yang  timbul  adalah  kebocoran  lisrik  pada pelanggan  Perusahaan  Listrik  Negara  (PLN).  Hal  itu  disebabkan  Bargainser  (meteran  listrik) yang  tetap  mendeteksi  adanya  listrik  yang  mengalir  meskipun  tidak  ada  penggunaan  alat elektronik yang pada dasarnya tanpa kita kehendaki dan tanpa kita ketahui. Detektor Kebocoran Listrik  Rumah  Berbasis  Arduino  merupakan  sebuah  alat  yang  dapat  mendeteksi  adanya kebocoran  listrik  pada  lingkungan  rumah  dengan  cara  mendeteksi  aliran  listrik  rumah  ketika semua perangkat elektronik sedang dalam keadaan tidak digunakan. Alat ini dilengkapi dengan sensor  pendeteksi  tegangan,  arus  dan  daya  listrik  yang  terdapat  pada  satu  modul  sensor  yaitu PZEM-004T.  Alat  ini  akan  bekerja  ketika  sensor  tegangan  disambungkan  ke  sumber  tegangan PLN  dan  menempatkan  sensor  arus  listrik  ke  kabel  yang  ada  tepat  setelah  bargainser menggunakan  coil,  dimana  nantinya  sensor  ini  akan  mendeteksi  adanya  aliran  listrik  yang mengalir  atau  tidak,  lalu  hasil  dari  pendeteksian  tersebut  akan  ditampilkan  melalui  layar  LCD 16x2  berupa  data  yang  menunjukan  besarnya  nilai  kebocoran  yang  ada,  serta  kerugian  yang diperoleh bila kebocoran tersebut dibiarkan dalam bentuk rupiah. 

Unduhan

 

REFERENSI

[1]   Alipudin, M. A., & et. al. (2019). Rancang bangun alat monitoring biaya listrik terpakai berbasis internet of things (iot). 1–11. 

[2]   Andrianto, H., & Darmawan, A. (2017). ARDUINO Belajar Cepat dan pemrograman (Cetakan Ke). Informatika Bandung. 

[3]  Burhan, P., Hasta W, S., Graha, S., & Watoni, M. A. (2018a). EFEKTIVITAS PENGGUNAAN RESIDUAL CURRENT CIRCUIT BREAKER SEBAGAI PENGAMAN MANUSIA. 18(1), 13–17. 

[4]  Burhan, P., Hasta W, S., Graha, S., & Watoni, M. A. (2018b). EFEKTIVITAS PENGGUNAAN RESIDUAL PENGGUNAAN RESIDUAL SEBAGAI PENGAMAN MANUSIA SEBAGAI PENGAMAN MANUSIA KEGAGALAN ISOLASI. 18(1), 30–32. 

[5]   Hartono, Sugito, & Farzand, A. R. (2017). Sistem Pengaman Kebocoran Arus Listrik Pada Pemanas Air Elektrik. 1761–1768. 

[6]   Ihsanto, E., & Hidayat, S. (2014). Rancang Bangun Sistem Pengukuran Ph Meter Dengan Menggunakan Mikrokontroller Arduino UNO. Teknologi Elektro, 5(3), 139–146. 

[7]   Maarif, V., & Fadlilah, N. I. (2015). Pembuatan Alat Pengukur Tingkat Polusi Udara Berbasis Mikrokontroller At89s51 Menggunakan Sensor Tgs 2600. Prosiding Seminar Nasional ReTII, 0(0), 110–116. 

[8]   Retnoningsih, E., & Shadiq, J. (2017). Pembelajaran Pemrograman Berorientasi Objek (Object Oriented Programming) Berbasis Project Based Learning. Informatics for Educators and Professionals, 2(1), 95 – 104. 

[9]   Sofwandan, A., & Kusuma, S. A. (2018). PENDETEKSIAN DINI TERHADAP ARUS BOCOR KABEL TANAH TEGANGAN MENENGAH PADA TRANSFORMATOR 150 /20kV. XX(2). 

[10]  Sutinah,  E.  (2014).  Sistem  Informasi Penjadwalan  Waktu  Sholat  Berbasis Mikrokontroler  ATMega16. Informatics  For  Educators  And Professionals, 1(1), 2014.