Jilbab atau saat ini yang lebih dikenal dengan sebutan hijab mengalami perkembangan yang signifikan dari masa ke masa. Jilbab yang dulu digunakan oleh kalangan tertentu, kini sudah banyak wanita dari segala usia menggunakan jilbab dan pengguna jilbab dengan mudah ditemui di setiap tempat. Jilbab yang semula
merupakan hal yang boleh dikatakan harus, sekarang berubah menjadi semacam aksesoris pelengkap yang mendukung penampilan para wanita Islam. Berbagai macam model jilbab mulai dikenal dan disukai oleh wanita muslim dari segala usia, kelas sosial dan budaya yang berbeda dan menjadikan Muslimah lebih percaya diri. Jilbab di Indonesia sudah menjadi ciri khas muslimah bukan saja sebagai kewajiban menutup aurat, akan tetapi sudah melebar ke Mode atau Fashion. Seorang muslimah bisa tampil trendy dan gaya dengan memakai Jilbab yang disesuaikan dengan trend model atau fashion yang lagi populer. Salah satu pencetus jilbab modis dan lebih fresh adalah Hijabers Community. Hijab a la oleh Hijabers Community sebagai salah satu trend fashion yang sedang berkembang dan membawa perubahan seseorang dalam memaknai jilbab. Selain itu penggunaan fashion hijab dapat dikatakan sebagai sebuah gaya hidup dari pemakainya. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis, dengan studi fenomenologi dan metodologi kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Tradisi Fenomenologi Alfred Schutz,Interaksi Simbolik, Fashion, Fashion sebagai Gaya
Hidup dan Makna.
Hasil dari penelitian ini yaitu (1) keberadaan Hijabers Community adalah untuk menjadi wadah berkumpulnya wanita muslim khususnya wanita berjilbab agar dapat saling menginspirasi, berbagi ilmu, pengalaman dan berbagai kegiatan positif lainnya. (2) makna jilbab bagi Hijabers Community adalah sebagai pelindung, penutup aurat dan pakaian wajib bagi muslimah yang didasarkan pada Al-Qur’an dan Hadist. (3) model jilbab a la Hijabers Community memiliki makna agar wanita yang berjilbab merasa nyaman dan senang menggunakan jilbab, selain itu model jilbab tersebut juga dimaksudkan agar muslimah yang belum berjilbab tertarik untuk
berjilbab. Model jilbab yang digunakan mengandung unsur fashion agar tidak terkesan monoton bagi pemakai dan orang yang melihatnya. dan (4) Penggunaan Jilbab Hijabers Community dapat dilihat bahwa gaya hidup Hijabers Community adalah muslimah yang fashionable,konsumtif dalam mode. Selain itu gaya hidup
anggota Hijabers Community juga merupakan masyarakat modern yang selalu mengikuti perkembangan teknologi komunikasi dan informasi serta anggota Hijabers Community merupakan muslimah yang aktif.
Aminuddin. 1988. Semantik. Bandung. Sinar Baru.
Barnard, Malcom. 2006. Fashion Sebagai Komunikasi (Cara Mengkomunikasikan Identitas Sosial, Seksual, Kelas, Dan Gender). Penerjemah Idi Subandy Ibrahim. Yogyakarta. Jalasutra.
Blumer, Herbert, 1986, "Symbolic Inter- actionism; Perspective, and Method," London: University Of California Press. Barkeley Los Angeles.
Bungin, Burhan. 2003. Analisis Data Penelitian Kualitatif, Cetakan Kedua. Jakarta. Rajawali Pers.
Bodgan, Robert, and Stephen J.Taylor. 1975. Introduction to Qualitative Research Methods: A Phenomenological Approach to The Social Sciences. Jhon Wiley & Sons, New York.
Chaer, Abdul. 1994. Linguistik Umum. Jakarta. Rineka Cipta.
Dadan Nugraha, Winny Kresnowiati. 2008. Komunikasi Antarbudaya (Konsep dan Aplikasinya). Jakarta. Jala Permata.
Daryanto, 1997. Kamus Bahasa Indonesia Lengkap. Surabaya. Apollo.
David K.Berlo. 1993. The Process of Communication: An Introduction to Theory and Practice,
dalam Sasa Djuarsa, Sendjaja, Ph.D., Pengantar Komunikasi. Modul 1& 2. Jakarta. Universitas Terbuka.
Effendy, Onong Uchjana. 1989. Kamus Komunikasi. Bandung. Mandar Maju.
Effendy, Onong Uchjana. 2001. Ilmu Komunikasi, Teori dan Praktek. Bandung. Remaja Rosda Karya.
Endraswara, Suwardi. 2006. Metodelogi Penelitian Kebudayaan. Yogyakarta. Gaja Mada University Press.
Faisal, Sanapiah. 1990. Penelitian Kualitatif Dasar-dasar dan Aplikasi. Malang. Yayasan AsihAsuh-Asuh.
Fiske, Jhon. 1990. Introduction to Communication Studies. London. Routledge.
Giddens, Anthony. 2006. Sociology. Oxford UK. Blackwell Publishing, Ltd.
Hidayat. Dedy. N. 2003. Paradigma dan Metodologi Penelitian Social Empirik Klasik. Jakarta.
Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI.
Haj, Ibn. Mulhandy, dkk. 2006. Enam Puluh Satu Tanya Jawab Tentang Jilbab. Yogyakarta.
Semesta.
Kriyantono, Rakhmat. 2006. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta. Kencana Prenada Media
Group.
Kuswarno, Engkus. 2008. Etnografi Komunikasi. Bandung. Widya Padjajaran.
Kuswarno, Engkus. 2009. Fenomenologi, Fenomena Pengemis Kota Bandung. Bandung. Widya
Padjajaran.
Little John, Stephen W. 2005. Theories of Human Communication: Eighth edition, Canada.
Thomson Wardsworth.
Miles, Matthew B & Hubermas, A Michael. 1992. Analisa Data Kualitatif, terjemahan, Rohidi,
Tjetjep Rohendi. Jakarta. UI Press.
Muhadjir, Noeng. 2000. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta. Rake Sarakin.
Moleng. Lexy. J. 1991. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung. Rosdakarya.
Mulyana, Deddy. 2003. Ilmu Komunikasi, Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosda Karya
Mulyana, Deddy. 2008. Metodologi Penelitian Kualitatif, Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan
Ilmu Sosial Lainnya. Bandung. Remaja Rosda Karya.
Nawawi, Hadari dan Mimi Martini. 1994. Penelitain Terapan. Yogyakarta. UGM Press
Patton, Micheal Quinn, 2002. Qualitative Research and Evaluiation Methods, 3rd Edition. Sage
Publications, Inc. Thousand Oaks. California.
Pawito. 2007. Penelitian Komunikasi Kualitatif. Yogyakarta. PT. LKIS Pelangi Aksara.
Purwanto. Djoko. 2006. Komunikasi Bisnis. Jakarta. Erlangga.
Rakhmat, Jalaluddin. 2005. Psikologi Komunikasi. Bandung. Remaja Rosdakarya.
Ritzer, George. 1975. Sociology: A Multiple Paradigm Science. Boston. Ally and Bacon.
Roland Barthes. 1990. The Fashion System, CA: University of California Press.
Sachari, Agus. 2007. Budaya Visual Indonesia. Jakarta. Erlangga.
Sendjaja, Sasa Djuarsa, dkkl. 1994. Teori Komunikasi. Jakarta. Universitas Terbuka.
Shihab, Quraish. 2004. Jilbab, Pakaian Wanita Muslimah. Jakarta. Lentera Hati.
Vredenberght, J. 1980. Metode dan Teknik Penelitian Masyarakat. Jakarta. Gramedia.
1 Terjemahan. Maria West, Richard dan Lynn H.Turner. 2008. Pengantar teori Komunikasi:
Analisis dan Aplikasi. Buku edisi ke-3. Natalia Damayanti Maer. Jakarta. Salemba Humanika.
Wimmer D. Roger. 1987. Mass Media Research. Belmont California. Wadsworth Publisher
Company.
Jurnal Penelitian:
Ahmadi, Dadi & Yohana, Nova. 2005. Konstruksi Jilbab sebagai Simbol Keislaman, Bandung.
Ghufronudin. 2011. Makna Jilbab di Kalangan Mahasiswi UNS Surakarta. Solo.
Syahroni, Ahmad. 2008. Fenomena Jilbab. Jakarta.
Website:
http://syariahpublications.com/2007/03/04/jilbab-antara-gaya-dan-rekonstruksi-diri/
http://cahayamuslimah.com/blog/sekelumit-sejarah-jilbab-di-sekolah-negeri-di-indonesia
http://moeflich.wordpress.com/2007/11/20/kerudung-gaul-indonesia/