Penerimaan siswa Sekolah Dasar, Tingkat Pertama , Tingkat Menenegah Atas maupun Perguruan Tinggi dilakukan setiap tahun. Dalam melakukan pendafataran penerimaan terdapat persyaratan yang harus di penuhi oleh calon pendaftar. kriteria ditentukan oleh pihak sekolah dimana data pendaftar beasiswa akan di data oleh pihak sekolah. Beasiswa merupakan pembiayaan yang diberikan oleh pemerintah, pihak instansi ataupun sekolah, yang tidak berasal dari pendanaan sendiri ataupun orang tua. Beasiswa tersebut diberikan kepada yang berhak menerima karena memiliki kualitas, dan prestasi sebagai penerima beasiswa. Dalam pendataan pihak panitia mendata secara satu persatu serta dilakukan survei dan keputusan dari pihak panitia. Perlunya waktu dalam penginputan dan keputusan yang hanya dilakukan oleh pihak panitia tidak menjamin keputusan diambil secara tepat dan akurat. Oleh karena itu, perlunya sistem pendukung keputusan yang bisa membantu menentukan hasil yang lebih objektif sesuai dengan kriteria yang telah di tentukan. Salah satu metode yang dibahas penulis disini MABAC Method. Adanya kestabilan dalam solusi dan rasional dibandingkan beberapa metode sistem pendukung keputusan lainnya. Penggunaan metode dilakukan terhadap 128 pendaftar siswa dengan data kriteria yang telah ditentukan. Dari data tersebut di tentukan bobot penilaian serta bobot alternative terhadap kriteria yang menghasilkan layak tidak layaknya siswa menerima beasiswa atau bantuan SPP
Peer Review
Jurnal
[1] W. Arninputranto, “Beasiswa Dengan Fuzzy Metode,” pp. 37–48.
[2] R. Manurung, Fitriani, R. Sitanggang, F. T. Waruwu, and Fadlina, “Penerapan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment Dalam Penentuan Penerima Beasiswa Bidik Misi,” Ris. Komput., vol. 5, no. 1, pp. 79–84, 2018.
[3] S. P. Keputusan et al., “SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENERIMA BEASISWA BIDIK MISI BAGI MAHASISWA BARU UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING,” vol. 5, no. 1, pp. 33–46, 2019. [4] D. Febrina, D. M. Nst, and N. K. Dewi, “Penerapan Metode MOORA Dan WASPAS Dalam Mendukung Keputusan Pemilihan Susu Formula Terbaik,” Semin. Nas. Sains Teknol. Inf., pp. 515–525, 2018.
[5] R. Kristianto, “MABAC: Pemilihan Penerima Bantuan Rastra Menggunakan Metode MultiAttributive Border Approximation Area Comparison,” J. Mahajana Inf., vol. 3, no. 1, pp. 41–52, 2018.
[6] S. R. Yoga Aditya Agassi V, Indra Dharma, “Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Beasiswa Dengan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Politeknik Negeri Malang,” Jurnal Informatika Polinema, vol. 1. pp. 53–58, 2014.
[7] C. K. Budi Andrianto and H. Al Fatta, “Analisis Sistem Pendukung Keputusan Penerima Beasiswa Di Smp Muhammadiyah 2 Kalasan,” XII Nomor 34 Maret 2017 J. Teknol. Inf., vol. 34, pp. 1907–2430, 2017.
[8] A. W. Pamungkas, D. Nugroho, and S. Siswanti, “Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Beasiswa Kurang Mampu Smk HarapanDengan Metode Simple Additive Weighting (Saw),” TIKomSiN, vol. 4, pp. 35–41, 2016.
[9] W. Supriyanti, “Rancang Bangun Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Penerima Beasiswa dengan Metode SAW,” Creat. Inf. Technol. J., vol. 1, no. 1, p. 67, 2015.
[10] S. B. Bridge, “MULTI-CRITERIA FUCOM – FUZZY MABAC MODEL FOR THE SELECTION OF LOCATION FOR CONSTRUCTION OF,” vol. 2, no. 1, pp. 132–146, 2019. [11] A. Putra and D. Hardiyanti, “Penentuan Penerima Beasiswa Dengan Menggunakan Fuzzy Multiple Atribute Decission Making,” J. Sist. Inf., vol. 3, no. 1, pp. 286–293, 2011. [12] J. Oliver, “SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENERIMA BEASISWA PADA SMA 1 BOJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP),” J. Chem. Inf. Model., vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2013.
[13] M. & Rozi, “Seleksi Penerima Beasiswa Dengan Metode Fuzzy Multi-Attribute Decision Making Dengan Pengembangan Receiver Selection with Fuzzy Multi-Attribute Decision Making With Development Method,” J. Multimed. Artif. Intell., vol. 1, no. 1, pp. 21–26, 2017.
[14] D. I. Božanić, D. S. Pamučar, and S. M. Karović, “Application the MABAC method in support of decision-making on the use of force in a defensive operation,” Tehnika, vol. 71, no. 1, pp. 129–136, 2016.
[15] D. Bozanic, D. Pamucar, and S. Karovic, “Use of the fuzzy AHP-MABAC hybrid model in ranking potential locations for preparing laying-up positions,” Vojnoteh. Glas., vol. 64, no. 3, pp. 705–729, 2016.