Pendidikan di Indonesia terbagi menjadi tiga jenis yaitu pendidikan formal, pendidikan non
formal dan pendidikan Informal. Jarak tempuh sekolah dengan tempat tinggal mempengaruhi tingkat pendidikan
sekolah dasar dan menengah. Banyak masyarakat yang tidak melanjutkan sekolah dikarenakan jarak tempuh
sekolah dengan tempat tinggal memiliki jarak tempuh yang sangat jauh. Peristiwa ini tentunya menurunkan
tingkat indeks pendidikan di provinsi Jawa Barat dan meningkatkan angka kemiskinan. Pada penelitian ini akan
dilakukan pengklusteran wilayah berdasarkan jumlah sekolah dasar dan menengah untuk menentukan indeks
pendidikan di provinsi Jawa Barat menggunakan algoritma K-Means. Pengklasteran dilakukan untuk membagi
kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat Menjadi tiga cluster yaitu tinggi, sedang, dan menengah berdasarkan
jumlah sekolah dasar dan menengah pada provinsi Jawa Barat. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat 44%
wilayah yang memiliki indeks pendidikan rendah, 37 % memiliki indeks pendidikan sedang, dan 19 % memiliki
indeks pendidikan yang tinggi berdasarkan jumlah sekolah dasar menengah yng tersebar di seluruh
kabupaten/kota pada provinsi Jawa Barat.
Jurnal
Peer Review
[1] N. M. Hasanah, “Penyelenggaraan Jalur
Pendidikan Formal dan Nonformal (Studi
Kasus di PAUD Terpadu Salsabila AlMuthi’in Yogyakarta),” Desember, vol. 1,
no. 2, pp. 84–97, 2019.
| [2] | R. Nur | Hayati, | Supriadi, | “ANALISIS |
| FAKTOR PENYEBAB ANAK TIDAK | ||||
| MELANJUTKAN | PENDIDIKAN | KE |
| SEKOLAH | MENENGAH | ATAS | Nur |
| Hayati, Supriadi, Rustiyarso Program Studi | |||
| Pendidikan | Sosiologi | FKIP | UNTAN |
| Pontianak,” no. 1, pp. 1–11, 2011. | |||
| [3] | H. Widodo, “Potret Pendidikan Di Indonesia | ||
| Dan | Kesiapannya | Dalam | Menghadapi |
| Masyarakat | Ekonomi | Asia | (Mea),” |
| Cendekia J. Educ. Soc., vol. 13, no. 2, p. | |||
| 293, | 2016, | doi: | |
| 10.21154/cendekia.v13i2.250. | |||
| [4] | “Statistik Pendidikan 2021 Badan Pusat | ||
| Statistik,” Badan Pus. Stat., 2021. | |||
| [5] | S. Handoko, F. Fauziah, and E. T. E. Handayani, “Implementasi Data Mining Untuk Menentukan Tingkat Penjualan Paket Data Telkomsel Menggunakan Metode K |
Means Clustering,” J. Ilm. Teknol. dan
Rekayasa, vol. 25, no. 1, pp. 76–88, 2020,
doi: 10.35760/tr.2020.v25i1.2677.
[6] H. Sy, Rismayani, and A. Syam, “Data
Mining Menggunakan Algoritma K-Means
Pengelompokan Penyebaran Diare Di Kota
Makassar,” SISITI Semin. Ilm. Sist. Inf. dan
Teknol. Inf., vol. 8, no. 1, pp. 73–82, 2019.
| [7] | Z. I. Alfianti, “Pengelompokan Wilayah | |||
| Penyebaran | Covid-19 | Di | Kabupaten | |
| Karawang Menggunakan Algoritma K Means,” J. Ilm. Inform. Komput., vol. 26, no. | ||||
| 2, | pp. | 111–122, | 2021, | doi: |
| 10.35760/ik.2021.v26i2.4155. | ||||
| [8] | T. Suprawoto, “Klasifikasi data mahasiswa menggunakan metode k- means untuk |
menunjang pemilihan strategi pemasaran,”
vol. 1, no. 1, pp. 12–18, 2016.
| [9] | M. H. Adiya and Y. Desnelita, “Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi | ||
| Penerapan | Algoritma | K-Means | Untuk |
| Clustering Data Obat-Obatan Pada RSUD | |||
| Pekanbaru,” vol. 01, pp. 17–24, 2019. | |||
| [10] | dkk Sugiono, “Pengelompokan Perilaku |
Mahasiswa Pada Perkuliahan E-Learning
dengan K-Means Clustering,” J. Kaji. Ilm.,
vol. 19, no. 2, pp. 126–133, 2019.
[11] Z. I. Alfianti, M. A. Azis, A. Fauzi, F. T.
Informasi, and U. B. Saranainformatika,
“JurnalMantik,” vol. 4, no. 4, pp. 2336–
2341, 2021