PERANAN SEKRETARIS PIMPINAN PUSAT PENERANGAN HUKUM DI KEJAKSAAN AGUNG REPUBLIK Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan Diploma Tiga (D.III) Akademi Sekretari dan Manajemen Bina Sarana Informatika DALAM MENANGANI RAPAT INDONESIA TUGAS AKHIR

research
  • 11 Jul
  • 2018

PERANAN SEKRETARIS PIMPINAN PUSAT PENERANGAN HUKUM DI KEJAKSAAN AGUNG REPUBLIK Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan Diploma Tiga (D.III) Akademi Sekretari dan Manajemen Bina Sarana Informatika DALAM MENANGANI RAPAT INDONESIA TUGAS AKHIR

Della Deliana (21130121), Peranan Sekretaris dalam Menangani Rapat Pimpinan Pusat Penerangan Hukum di Kejaksaan Agung Republik Indonesia

Peran sekretaris sangat penting dalam membantu meringankan pekerjaan pimpinan sehari-harinya salah satunya adalah menangani rapat. Karena rapat merupakan salah satu bentuk komunikasi untuk membicarakan permasalahan tertentu demi mencapai tujuan organisasi. Kegiatan rapat yang efektif dan efisien akan berdampak pada keberhasilan suatu organisasi. Metode penelitian kualitatif dengan data observasi, wawancara, dan dokumentasi dilakukan pada bulan April. Dari hasil penelitian dapat diketahui pada Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Republik Indonesia prosedur penanganan rapat terdapat 6 (enam) tahapan, yaitu pertama-tama pimpinan memerintahkan sekretaris membuat surat undangan rapat, kedua sekretaris membuat surat undangan rapat, ketiga pimpinan menandatangani surat rapat, keempat sekretaris membuat agenda rapat, kelima sekretaris mencatat di jadwal kegiatan Kapuspenkum, dan terakhir keenam surat undangan di fotokopi kemudian di bagikan ke staf yang mengikuti rapat. Persiapan pelaksanaan kegiatan rapat ada 3 (tiga) yaitu sekretaris menyiapkan ruang rapat, mempersiapakan perlengkapan dan peralatan rapat, dan membuat daftar hadir. Tata ruang rapat yang digunakan ada 2 (dua) yaitu berbentuk U-shape style dan Theater style. Di Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Republik Indonesia terdapat 5 (lima) kendala serta solusinya.


Unduhan

 

REFERENSI

Bina Sarana Informatika. 2016. Pedoman Penyusunan Tugas Akhir Program Diploma

Tiga (D.III) ASM BSI. Jakarta.

Dewi, Irra Chrisyanti. 2011. Manajemen Kesekretariatan. Jakarta: PT. Prestasi

Pustakaraya.

Hendarto, M.G. Hartiti dan Tulusharyono. 2008. Menjadi Sekretaris Profesional.

Jakarta: Penerbit PPM

Lawalata, Caroline F.Ch. 2012. Panduan Lengkap Pekerjaan Sekretaris. Padang:

Akademia Permata.

Lenciono, Patrick. 2006. Death By Meeting. Jakarta: Salemba Empat.

Nuraeni, Nani. 2008. Panduan Menjadi Sekretaris Profesional. Jakarta: Transmedia

Pustaka.

Priansa, Donni Juni dan Garnida Agus. 2013. Manajemen Perkantoran Efektif,

Efisien, dan Profesional. Bandung: Alfabeta.

Sedarmayanti. 2009. Dasar-Dasar Pengetahuan tentang Manajemen Perkantoran.

Bandung: CV Mandar Maju.

Wursanto, Ignatius. 2006. Kompetensi Sekretaris Profesional. Yogyakarta: CV Andy

Offset.

Yatimah, Durotul. 2009. Kesekretarisan Modern & Administrasi Perkantoran.

Bandung: CV Pustaka Setia.