Della Deliana (21130121), Peranan Sekretaris dalam Menangani Rapat Pimpinan Pusat Penerangan Hukum di Kejaksaan Agung Republik Indonesia
Peran sekretaris sangat penting dalam membantu meringankan pekerjaan pimpinan sehari-harinya salah satunya adalah menangani rapat. Karena rapat merupakan salah satu bentuk komunikasi untuk membicarakan permasalahan tertentu demi mencapai tujuan organisasi. Kegiatan rapat yang efektif dan efisien akan berdampak pada keberhasilan suatu organisasi. Metode penelitian kualitatif dengan data observasi, wawancara, dan dokumentasi dilakukan pada bulan April. Dari hasil penelitian dapat diketahui pada Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Republik Indonesia prosedur penanganan rapat terdapat 6 (enam) tahapan, yaitu pertama-tama pimpinan memerintahkan sekretaris membuat surat undangan rapat, kedua sekretaris membuat surat undangan rapat, ketiga pimpinan menandatangani surat rapat, keempat sekretaris membuat agenda rapat, kelima sekretaris mencatat di jadwal kegiatan Kapuspenkum, dan terakhir keenam surat undangan di fotokopi kemudian di bagikan ke staf yang mengikuti rapat. Persiapan pelaksanaan kegiatan rapat ada 3 (tiga) yaitu sekretaris menyiapkan ruang rapat, mempersiapakan perlengkapan dan peralatan rapat, dan membuat daftar hadir. Tata ruang rapat yang digunakan ada 2 (dua) yaitu berbentuk U-shape style dan Theater style. Di Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Republik Indonesia terdapat 5 (lima) kendala serta solusinya.
TA_File_16 Lampiran-lampiran.pdf
TA DELLA DELIANA_File_9-Bab-I-Pendahuluan.pdf
TA_File_3 Lembar Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah.PDF
TA_File_2 Lembar Pernyataan Keaslian Tugas Akhir.PDF
TA_File_8 Daftar Isi.pdf
TA_File_6 Kata Pengantar.pdf
TA DELLA DELIANA_File_10-Bab-II-Landasan-Teori (1).pdf
TA DELLA DELIANA_File_12-Bab-IV-Penutup.pdf
TA DELLA DELIANA_File_11-Bab-III-Pembahasan.pdf
TA_File_1 Lembar Judul.pdf
TA_File_5 Lembar Konsultasi Tugas Akhir.PDF
TA_File_13 Daftar Pustaka.pdf
TA_File_15 Surat Keterangan Riset.pdf
TA_File_7 Abstrak.pdf
TA_File_4 Lembar Persetujuan dan Pengesahan Tugas Akhir.PDF
Bina Sarana Informatika. 2016. Pedoman Penyusunan Tugas Akhir Program Diploma
Tiga (D.III) ASM BSI. Jakarta.
Dewi, Irra Chrisyanti. 2011. Manajemen Kesekretariatan. Jakarta: PT. Prestasi
Pustakaraya.
Hendarto, M.G. Hartiti dan Tulusharyono. 2008. Menjadi Sekretaris Profesional.
Jakarta: Penerbit PPM
Lawalata, Caroline F.Ch. 2012. Panduan Lengkap Pekerjaan Sekretaris. Padang:
Akademia Permata.
Lenciono, Patrick. 2006. Death By Meeting. Jakarta: Salemba Empat.
Nuraeni, Nani. 2008. Panduan Menjadi Sekretaris Profesional. Jakarta: Transmedia
Pustaka.
Priansa, Donni Juni dan Garnida Agus. 2013. Manajemen Perkantoran Efektif,
Efisien, dan Profesional. Bandung: Alfabeta.
Sedarmayanti. 2009. Dasar-Dasar Pengetahuan tentang Manajemen Perkantoran.
Bandung: CV Mandar Maju.
Wursanto, Ignatius. 2006. Kompetensi Sekretaris Profesional. Yogyakarta: CV Andy
Offset.
Yatimah, Durotul. 2009. Kesekretarisan Modern & Administrasi Perkantoran.
Bandung: CV Pustaka Setia.