Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sintang sebagai instansi perencanaan memiliki tugas penyusunan perencanaan pembangunan, salah satunya adalah pembangunan desa melalui peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM). Penentuan desa yang menjadi prioritas untuk ditingkatkan indeksnya masih dilakukan secara manual melalui diskusi-diskusi dan rapat di Bappeda Kabupaten Sintang, sehingga tidak ada metode ilmiah yang digunakan dalam pemilihan desa dan memungkinkan tingginya subyektivitas dalam pemilihan desa. Sistem pendukung keputusan pemilihan desa prioritas dirancang sebagai alternatif solusi dalam proses pemilihan desa prioritas secara terkomputerisasi. Metode TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity To Ideal Solution) digunakan sebagai metode pendukung keputusan untuk menentukan peringkat desa perioritas. Model perancangan sistem pendukung keputusan menggunakan model UML (Unified Modelling Language) dengan menggambarkan hubungan basis data menggunakan ERD (Entity Relationship Diagram). Perancangan antarmuka sistem pendukung keputusan menggunakan software Justinmind versi 9.4.1. Pengujian sistem pendukung keputusan menunjukkan bahwa rancangan sistem pendukung keputusan pemilihan desa prioritas berjalan dengan baik dan telah sesuai dengan harapan calon pengguna
TA Rio Irwansyah_File_9 Bab I Pendahuluan.pdf
TA Rio Irwansyah_File_4 Lembar Persetujuan dan Pengesahan Tugas Akhir.pdf
TA Rio Irwansyah_File_12 BAB IV Perancangan Sistem Usulan.pdf
TA Rio Irwansyah_File_2 Lembar Pernyataan Keaslian Tugas Akhir.pdf
TA Rio Irwansyah_File_13 Bab V Penutup.pdf
TA Rio Irwansyah_File_1 Lembar Judul.pdf
TA Rio Irwansyah_File_10 Bab II Landasan Teori.pdf
TA Rio Irwansyah_File_11 Bab III ANALISIS SISTEM BERJALAN.pdf
TA Rio Irwansyah_File_5 Lembar Konsultasi.pdf
TA Rio Irwansyah_File_7 Abstrak.pdf
TA Rio Irwansyah_File_6 Kata Pengantar.pdf
TA Rio Irwansyah_File_3 Lembar Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah.pdf
TA Rio Irwansyah_File_8 Daftar Isi.pdf
Ardipandanto, A., Ardiyanti, H., Budiman, A., & Sanur, D.
(2015). Pengembangan Teknologi Informasi
Komunikasi Bagi Pelayanan Publik Dan Keamanan Nasional Di Daerah. P3DI
Sekjen DPR RI dan Azza Grafika.
Ariadi, A.
(2019). Perencanaan Pembangunan Desa. Meraja
Journal, 2(2), 135–147. BAPPEDA.
(2007). RPJMD Kabupaten Sintang Tahun
2016-2021. BAPPEDA
Kabupaten Sintang.
Hamid, A., & Midyanti, D. M.
(2019). Penerapan Metode Topsis Dalam Penentuan Skala Prioritas Rehabilitasi
Jaringan Irigasi Daerah Ketiat B Bengkayang.
Simetris: Jurnal Teknik Mesin,
Elektro Dan Ilmu Komputer, 10(1), 295–302. https://doi.org/10.24176/simet.v10i1.2979
Hamidi, H. dkk. (2015). Indeks
Desa Membangun 2015 (1st ed.). Kementerian Desa, Pembangunan Daerah
Tertinggal dan Transmigrasi.
Heny, P.
(2012). Buku Ajar Sistem Pendukung
Keputusan. Deepublish. Ikhsan, M. (2021). Desa Mengentaskan Kemiskinan (1st ed.). Desa Pustaka
Indonesia.
Kemendes-PDTT. (2016). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014. In Kementerian Desa, Pembangunan Daerah
Tertinggal Dan Transmigrasi. Kemendes-PDTT.
https://doi.org/10.1145/2904081.2904088
Kemkominfo. (2015). Buku
Putih TIK Tahun 2015. Balitbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Kessa, W. (2015). Perencanaan Pembangunan Desa. In Kementerian Desa, Pembangunan Daerah
Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia (Edisi Pert, p. 67).
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI.
Maniah; Hamidin, D. (2017). Analisis dan Perancangan Sistem Informasi (1st
ed.).
Deepublish.
Mujilan, A. (2017). Analisis
dan Perancangan Sistem Perpektif Bidang Akuntansi.
https://mujilan.files.wordpress.com/2017/05/mujilan_2017-aps-ed1-rev01-full-