Prosedur Penyimpanan Bahana Makanan Terhadap Kualitas Makanan di Hotel Fortuna Malioboro Yogyakarta

research
  • 22 Nov
  • 2021

Prosedur Penyimpanan Bahana Makanan Terhadap Kualitas Makanan di Hotel Fortuna Malioboro Yogyakarta

Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi semua ekosistem kehidupan dan ekonomi, mulai dari kesehatan dan keselamatan manusia yang terancam sampai ke sektor usaha dan ekonomi. Khususnya untuk sektor usaha di bidang pelayanan seperti hotel sangat merasakan dampak yang buruk dikarenakan wisatawan yang berkurang baik lokal maupun internasional yang menyebabkan penjualan dan pendapatan hotel defisit. tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui tentang strategi penanganan bahan makanan dan minuman yang berlimpah selama pandemi covid di Phoenix Hotel Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. dengan metode pengumpulan data yaitu observasi (pengamatan), interview (wawancara), documentation( dokumentasi), dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah pendapatan (revenue) bagi hotel berkurang karena berkurangnya tamu-tamu yang berkunjung. Melimpahnya stok bahan makanan dan minuman diakibatkan oleh tidak diprosesnya bahan makanan dan minuman menjadi barang jadi yang disebabkan oleh tidak adanya food order dari berkurangnya tamu-tamu yang berkunjung, strategi penanganan yang dilakukan oleh Food and Beverage Departement di Phoenix Hotel Yogyakarta dalam mengatasi masalah adalah dengan mengidentifikasi sumber masalah beserta cara penyelesaiannya seperti dari pendataan stok bahan makanan dan minuman, cross check dan labelling kembali guna menjaga kualitas dari barang tersebut. Upaya yang dilakukan Food and Beverage Departement dalam menjaga operasional dan menyediakan layanan makanan dan minuman adalah dengan beradaptasi dengan situasi dan kondisi pandemi Covid. Diperlukan suatu adanya pembaharuan dari sistem pengadaan barang dengan melihat situasi dan kondisi aktual hotel supaya tidak membebankan cost (pengeluaran).

 

Unduhan

 

REFERENSI

Bartono, & Rufino. (2005). Food Product Management di Hotel dan Restoran. http://jurnal.stpsahidsurakarta.ac.id/index.php/JPI/article/view/8, 10-15.

Budi. (2013). Manajemen Marketing Perhotelan. Yogyakarta.

Depkes, R. (2011). Permenkes RI Nomor 1096/MENKES/PER/VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasaboga. 1-3  pelayanan.jakarta.go.id/regulasi/permen-kesehatan-nomor-1096-menkes-per-vi-2011-tentang-higiene-sanitasi-jasaboga.pdf

Heizer, J, & Render. (2015). Operation Management. Jurnal Supply Chain Management                  http://journal.undiknas.ac.id/index.php/magister-manajemen/article/view/2228, 45-48. 

Huda, S., & Nurcahyo, j. (2015). Upaya Food & Beverage Product Dalam Meningkatkan Kualitas Makanan di Hotel Grand Aston Yogyakarta. Khasanah Ilmu Vol. 6 No. 1, 45-48.

Lindawati, S., & Hendri, M. (2016). Penggunaan Metode Deskriptif Kualitatif Untuk Analisis Strategi Pengembangan Kepariwisataan. Semnastikom, 834.

Margono. (2007). Metodologi Penelitian Pendidikan Jakarta. Jakarta: Salemba Empat.

Mertayasa, A. (2012). Food and Beverrage Service Operational. Yogyakarta: andi. 

Nazir, M. (2013). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Pradiniatingtyas, D. (2015). Analisis Perbedaan Marketing Mix Dalam Meningkatkan Penjualan (Kajian Terhadap Bisnis Perhotelan Bintang dan Non Bintang di Yogyakarta). Khasanah Ilmu Vol. 6 No. 1, 37-38.

Rahman, A. A. (2005). Pengantar Ilmu Perhotelan dan Restoran . Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sulastiyono, A. (2011). Seri Manajemen Usaha Jasa sarana Pariwisata dan Akomodasi. Bandung: Alfabeta.

Soejono, S. (2012). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

WHO.(2020). Corona Virus Disease  How to Prevent and Detect the Symptomps                                           https://www.who.int/health-topics/coronavirus