Geographic Information System Penyebaran Penyakit Puskesmas Kaligangsa Wetan

research
  • 04 Nov
  • 2021

Geographic Information System Penyebaran Penyakit Puskesmas Kaligangsa Wetan

Puskesmas Kaligangsa Wetan Kabupaten Brebes bertugas menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara menyeluruh kepada masyarakat baik dari segi pelayanan, sosialisasi maupun penyebaran informasi tentang penyakit. Dalam hal penyebaran informasi kesehatan dan penyakit selama ini masih menggunakan cara sosialisasi langsung kepada para ibu rumah tangga, namun terkendala karena informasi tersebut belum sepenuhnya menjangkau seluruh masyarakat sekitar puskesmas sehingga dibutuhkan sebuah wadah informatif yang dapat diakses secara penuh oleh seluruh lapisan masyarakat, yaitu sistem informasi geografis (GIS) pemetaan penyakit. Menggunakan 2 metode penelitian, yaitu teknik pengumpulan data dan metode pengembangan software RAD. Kegiatan observasi, wawancara dan studi pustaka dilakukan pada teknik pengumpulan data. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah dengan Rapid Application Development (RAD). Hasil dari penelitian adalah sistem informasi geografis penyebaran penyakit pada Puskesmas Kaligangsa Wetan Kabupaten Brebes.

Unduhan

 

REFERENSI

Hakim LN. 2013. Ulasan Metodologi Kualitatif: Wawancara Terhadap Elit. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial 4(2): 165–172.

Kementrian Kesehatan RI. 2012. Keputusan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Tentang Roadmap Rencana Aksi Penguatan Sistem Informasi Kesehatan Indonesia. Indonesia.

Putra ATL, Purnama RA. 2015. Aplikasi Web Server Berbasis Bahasa C SHARP. Jurnal Teknik Komputer. 4(1): 21–29.

Rahimah, Priyadi AT, Syambasril. 2013. Pelaksanaan Pembelajaran Teks Drama Berdasarkan Kurikulum 2013 di SMPN 10 Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran 7(7): 1–10.

Ratnawati R, Faqih H. 2018. Pendekatan Rapid Application Development Dalam Merancang Program Administrasi Klinik (Studi Kasus:Klinik Anugerah Sehat). Jurnal Speed 10(3): 44–49.

Sundari J. 2016. Sistem Informasi Pelayanan Puskesmas Berbasis Web. IJSE 2(1): 44–49.