Idealnya setiap perusahaan
yang menyadari pentingnya kehadiran Public
Relations sebagai bagian dari system manajemennya akan membentuk departemen, unit, divisi ataupun state of being lainnya yang memiliki peran dan fungsi public
relation, salah satunya adalah untuk menjalankan program-program
perusahaan (sesuai visi
dan misi) dengan langkah-langkah spesifik untuk mencapai tujuannya.
Judul
penelitian ini adalah Implementasi Peran Public
Relations Dalam Membangun Reputasi Gunung Steel Group, studi kasus pada
perusahaan industri baja Gunung Steel Group 2016-2017. Penelitian ini bertujuan
untuk memberikan gambaran
yang mendalam tentang, pertama, implementasi peran public relations GSG dalam membangun reputasi perusahaan. Kedua, implementasi fungsi public relation GSG dalam membangun
reputasi perusahaan dan yang ketiga, hambatan implementasi public relation GSG dalam membangun reputasi Gunung Steel Group, Sperusahaan
dengan studi kasus di perusahaan industri baja Gunung Steel Group 2016-2017.
Penelitian ini menggunakan paradigma interpretative. Metode yang digunakan adalah Metode studi
kasus dengan pendekatan kualitatif yang menggunakan data primer yaitu observasi
partisipan aktif, serta wawancara tidak terstruktur dengan key informan dan informan.
Sedangkan data sekunder yang diperoleh dari dokumentasi
perusahaan dan studi
kepustakaan.
Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa
GSG tidak memiliki public relations
sebagai state of being, namun GSG tetap melakukan public
relations sebagai tehnik komunikasi, dan sejauh ini praktisi public relations GSG dijalankan oleh
Departement Human Capital Development (HCD), Dept. Penjualan, Dept.
Advertising, Dept. IT, Dept. Property Development Officer (PDO), Dept. Export
Import dan Sekretaris. Adanya
sinergi dari masing-masing departement dalam melaksanakan setiap kegiatan public relations di GSG, bekerja dengan konsep Management by
Objective (MBO) setiap orang memainkan peran dalam membangun reputasi
perusahaan. Didorong oleh rasa tanggung jawab, loyalitas dan sense of belonging yang tinggi,
karyawan-karyawan ini melaksanakan pekerjaan public relations sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing. Yang
paling membanggakan adalah bahwa dalam delapan tahun terakhir, hubungan
internal GSG sangat kondusif dan
dikatakan “zero conflic”. Demikian
juga komunikasi
antar departement yang dibentuk dalam kepanitiaan terjalin dengan cara terbuka.
Agboola,
Mayowa G, et al.2016.Public Relations Strategy: A Tool for
Building Organizational Corporate Image.
Innovation Management
and Education Excellence Vision 2020 : Regional Development to Global Economic Growth
Anggreni, Putri.
2018. The Role of Public Relations as A
Management Function in Higher Education (Universitas Mahendradatta). SHS Web of Conferences 42, No. 00031.
Argenti, Paul A. 2010. Komunikasi Korporat. Penerbit Salemba
Humanika. Jakarta
Bugin, Burhan. 2008. Sosiologi Komunikasi. Penerbit Kencana
Prenada Media group, Jakarta,
Cutlip, Scott M, Center, Allen.H, Broom, Glen.M. 2002. Efective Public Relations, Edisi
Kesembilan. Penerbit Kencana Prenada Media Group. Jakarta
Effendy, Onong Uchjana. 1999. Hubungan Masyarakat : Suatu studi Komunikologis. Penerbit PT.
Remaja Rosdakarya. Bandung
Effendy, Onong Uchjana. 2000. Ilmu, Teori Dan Filsafat Komunikasi. Penerbit PT. Citra Aditya
Bakti. Jakarta
Huang-Horowitz .Nell C. 2014. Public Relations in the small
business environment : Creating Identity and building reputation. Jurnal : Science Direct. PUBREL-1336; No. of Pages 9
Ishak, Aswad. 2012. Peran Public Relation Dalam
Komunikasi Organisasi. Jurnal Kumunikasi,
Vol.1, No.4, pp:373-380
Jefkins, Frank. 2015. Public Relations. Penerbit Erlangga.
Jakarta
Kasali,
Rhenald. 1999. Manajemen Public Relations : Konsep
dan Apllikasinya di Indonesia. Penerbit Grafiti.
Jakarta
Laksana, Wijaya. 2012. Implementasi Corporate Social
Responsibility Dalam Membentuk Reputasi Perusahaan, Studi Kasus Program Peduli
Pendidikan di PT Pupuk Kalimantan Timur. Tesis.
Universitas Indonesia. Jakarta
Londa. J.W. 2014. Peran Pertugas Humas Sebagai Komunikator Pembangunan. (Studi di Bagian Humas Kantor Pemerintah Kabupaten
Minahasa Selatan). Journal : Acta
Diurna. Vol III. No.2
Moleong, Lexy. 2007. Metodologi
Penelitian Kualitatif. Penerbit PT Remaja Rosdakarya. Bandung
Neuman, W. Lawrance. 2013. Metodologi Penelitian Sosial : Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif.
Penerbit PT Indeks. Jakarta
Okafor, Godson Okwuchukwu, 2015. The Role of
Public Relations in Effective Organizational Management. Jurnal
: Scholars Journal of Arts,
Humanities and Social Sciences, 2(6B) pp:982-987
Onyiengo, Stellah. I. 2014. The Public Relations as a Management
Function and the Challenges to Effective Internal Public Relations at the Kerio
Valley Development Authority in Kenya. Jurnal : European Journal of Business and Management. Vol.6, No.24
Pace, Wayne.R dan Faules, Don.F. 2010. Komunikasi Organisasi : Strategi
Meningkatkan Kinerja Perusahaan. Penerbit PT. Remaja Rosdakarya. Bandung
Risca Ristantia, Ambari dan Ani Yuningsih.2016. Hubungan antara Public Relations
Management By Objective (PR-MBO) dengan Kinerja Karyawan di PT. Ciptamedia
Kreasi Mandiri. Jurnal : HubunganMasyarakat. ISSN: 2460-6510
Ruliana, Poppy. 2016. Komunikasi
Organisasi : Teori dan Studi Kasus. Penerbit PT. RajaGrafindo Persada.
Jakarta
Syaifuddin dan Achmad Rizal (2018) yang
berjudul The Influence of Corporate Communication Strategy and Customer Value
Creation Toward Creation of Reputation (Case Study at Len-Indonesian State
Owned Company. World Scientific News 105,
pp: 62-73
Susanto, A.B. 2010. Reputation Driven Corporate Social
Responsibiliy. Penerbit Esensi.
Jakarta
Thanos. St, Anastasios and Konstantina Boulouta.2012.The Management by Objective in Modern
Organization and Enterprise. Int.
J. Strategic Change Management, Vol. 4, No. 1