Hegemoni Ideologi dalam Novel Amba Karya Laksmi Pamuntjak: Kajian Teori Perkembangan Hegemoni

research
  • 03 Aug
  • 2021

Hegemoni Ideologi dalam Novel Amba Karya Laksmi Pamuntjak: Kajian Teori Perkembangan Hegemoni

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kekuasaan dan dominasi yang terdapat dalam novel Amba karya Laksmi Pamuntjak. Adapun masalah yang melatarbelakangi penelitian ini ialah bagaimana bentuk hegemoni ideologi masyarakat dan pemerintahan yang terefleksikan dalam novel Amba. Penelitian ini bertolak pada teori ideologi Gramsci dengan menggunakan pendekatan hegemoni ideologi. Pendekatan ini merupakan konsep berpikir Antonio Gramsi mengenai konsep kebebasan, wewenang atau kekuasaan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif analisis. Pengumpulan sumber data yang berupa kutipan dihasilkan dari membaca sumber. Kemudian, data yang terkumpul dicatat, dianalisis, dan diinterpretasikan dengan perspektif hegemoni ideologi. Hasil analisis disajikan dalam bentuk narasi deskriptif-kualitatif. Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwa novel Amba karya Laksmi Pamuntjak sarat dengan muatan hegemoni ideologi yang meliputi ideologi keagamaan, ideologi politik, dominasi kekuasaan dan kekerasan fisik maupun nonfisik yang dilakukan perorangan maupun sosial.

Kata Kunci: Hegemoni, Ideologi, Kekuasaan dan Amba

Unduhan

 

REFERENSI

Asri, Y. (2013). Refleksi Ideologi Wanita Minangkabau Dalam Novel Negeri Perempuan Karya Wisran Hadi. Humaniora, 25(1), 69–81.

Falah, F. (2018). Hegemoni Ideologi dalam Novel Ayat-Ayat Cinta Karya Habiburrahman el Shirazy (Kajian Hegemoni Gramsci). Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 13(3), 351. https://doi.org/10.14710/nusa.13.3.351-360

Falah, F. (2018). Hegemoni Ideologi dalam Novel Ketika Cinta Bertasbih Karya Habiburrahman el Shirazy (Kajian Hegemoni Gramsci). Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 13(4), 533. https://doi.org/10.14710/nusa.13.4.533-542

Gramsci, A. (2003). Selections from the prison notebooks. The Civil Society Reader, 190–202. https://doi.org/10.4324/9780429355363-27

Hutagalung, D. (2004). Hegemoni, Kekuasan dan Ideologi. Jurnal Pemikiran Sosial, Politik Dan Hak Asasi Manusia, 12((Oktober-Desember)), 1–17.

Lexy J. Moleong, D. M. A. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT. Remaja Rosda Karya. https://doi.org/10.1016/j.carbpol.2013.02.055

Mair, C., & Fairclough, N. (1997). Critical Discourse Analysis: The Critical Analysis of Language. In Language (Vol. 73, Issue 1). https://doi.org/10.2307/416612

Marzuki. (2006). Tradisi Dan Budaya Masyarakat Jawa Dalam Perspektif Islam. Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta, 1–13.

Pamuntjak, L. (2013). Amba. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Siswati, E. (2018). Anatomi Teori Hegemoni Antonio Gramsci. Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi Dan Studi Media, 5(1), 11–33. https://doi.org/10.35457/translitera.v5i1.355

Wahyu, R., & Setiawan, B. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kekerasan, Rino Wahyu Budi Setiawan , Fakultas Ilmu Kesehatan , UMP ,2017. 4(2).

Yuantisya, M. (2018). Representasi Fakta-Fakta Sosial-Politik Dalam Novel Amba Karya Laksmi Pamuntjak. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 5(2), 14. http://ejournal.unp.ac.id/index.php/ibs/article/view/9606