Studi empiris yang mengkaji aspek keprilakuan pada minat, melaporkan
adanya perbedaan temuan tentang preferensi dosen yang belum memiliki
jabatan fungsional akademik dan dosen yang telah memiliki sertifikat
pendidik terhadap pilihan waktu (time prefereuce) dan sikap terhadap
resiko (risk attitude) dalam mengurus kenaikan jabatan fungsional dosen.
Beberapa studi melaporkan bahwa dosen yang telah memiliki sertifikat
pendidik, memilih opsi perspektif waktu yang bersifat “segera”,
meskipun dengan nilai utilitas yang lebih rendah. Sementara itu,
dalam studi-studi yang lain dilaporkan bahwa dosen yang belum memiliki
sertifikat pendidik cenderung santai dalam mengurus kenaikan pangkat
dengan menunggu batas waktu maksimal kenaikan pangkat habis. Kesimpulan
yang diperoleh dalam studi ini bahwa tidak ada perbedaan preferensi
terhadap waktu antara dosen bersertifikasi pendidik dan dosen belum
bersertifikasi pendidik, namun dosen yang telah memiliki sertifikasi
pendidik bersikap lebih menghindari resiko dibanding yang belum
memiliki sertifikasi pendidik.
Keterkaitan Antara Minat Mengurus Jabatan Fungsional Dan Sertifikasi Pendidik Dikalangan Dosen Swasta
LEMBAR HASIL PENILAIAN SEJAWAT SEBIDANG ATAU PEER REVIEW KARYA ILMIAH : JURNAL ILMIAH
Gujarati, Damodar.(2016) Dasar–Dasar Ekonometrika terjemahan. Jakarta: Erlangga.
Permana, Maman. (2002). Faktor- Faktor Penghambat Pustakawan Departemen Pertanian Dalam Memperoleh Angka Kredit. Jakarta.
Ratiyah.Transformasi Tenaga Pengajar Kearah Dosen Bersertifikasi Pendidik: Analisis Deskriptif Dengan Regresi Logistik. Jurnal Account, Vol.5 No.2.2018, 841-848.
Septiana, Lia. “Faktor-Faktor Penghambat Keanikan Pangkat Pejabat Fungsional Analis Pegawai Pada Badan Kepegawaian Negara Pusat”. Jakarta. 2012.
Sumodiningrat, G. “Ekonometrika Pengantar”. Yogyakarta: BPFE. 2002.
Widodo.Mengatasi KeterlambatanKenaikan Pangkat Guru. Tesis. Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Tidak diterbitkan. 2004.