Peranan Guru Bimbingan Konseling Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Siswa

research
  • 18 Jun
  • 2021

Peranan Guru Bimbingan Konseling Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Siswa

Upaya peningkatan prestasi belajar Siswa di Sekolah khususnya pada sekolah Menengah Pertama (SMP) Tadika Pertiwi di Depok yang dilakukan melalui peranan guru BK (Bimbingan dan Konseling) sepatutnya menghasilkan realisasi bukti yang positif. Ketertarikan penulis terhadap konteks tersebut menjadikan Tujuan Penelitian saat ini untuk mencermati sejauh mana peranan guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada Sekolah Menengah Pertama Tadika Pertiwi di Depok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Pengumpulan data informasi terhadap objek penelitian berupa data temuan yang kemudian diolah ketika penelitian dilakukan. Sumber data dalam penelitian ini dilakukan melalui bantuan dan peran guru bimbingan dan Konseling teradap 50 siswa yang dijadikan sebagai sampel. Dalam menetapkan sampel sumber data, penulis menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini antara lain berupa angket, wawancara dan observasi terhadap kegiatan Guru BK dan siswa. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan, mengelompokkan, menganalisis dan kemudian menginterpretasikan data yang kemudian disimpulkan sebagai hasil penelitian. Hasil simpulan dari penelitian ini adalah bahwa Peranan Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tadika Pertiwi di Depok termasuk dalam kategori baik.

Unduhan

 

REFERENSI

Arikunto S. 2006. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Asmani JM. 2010. Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter Disekolah. Jogjakarta: Divapress.

Asmisa D. 2018. Peranan Guru Bimbingan dan Konseling dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tadika Pertiwi.

Depdikbud. 1993. Surat Keputusan Mendikbud dan Kepala BAKN Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru Pembimbing dan Angka Kreditnya. Indonesia: Depdikbud, Jakarta.

Dewa Ketut Sukardi DNK. 2008. Proses Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Gusfar Efendi N dan Y. 2013. Kompetensi Sosial Guru BK/Konselor Sekolah (Studi Deskriptif di SMA Negeri Kota Padang). J. Ilm. Konseling 2: 162–166.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2011. Jakarta: Balai Pustaka.

Prayitno EA. 2013. Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Sagala S. 2013. Konsep dan makna pembelajaran. Bandung: CV. Alfabeta.

Salahudin A. 2010. Bimbingan dan Konseling. Bandung: Pustaka Setia.

Soetjipto RK. 2009. Profesi Keguruan, Cet.4, Feb. Jakarta: Rineka Cipta. 262 p.

Sriyono H. 2015. Bimbingan dan Konseling Belajar Bagi Siswa di Sekolah. Jakarta: Rajawali Pers.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.

Suharsimi Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Supriatna M. 2011. Bimbingan dan Konseling Berbasis Kompetensi. Jakarta: Rajawali Pers.

Suryabrata S. 2016. Metodologi Penelitian. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Syah M. 2008. Psikologi PendidikanbDengan Pendekatan Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Winkel W. 2005. Bimbingan dan Konseling Sekolah Menengah. Jakarta: PT. Grasindo.