Sistem Penunjang Keputusan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan saat ini mulai banyak diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan, tak terkecuali dalam membuat suatu keputusan untuk proses penerimaan karyawan. Salah satu diantaranya yaitu proses perekrutan teller pada Bank yang selama ini masih terjadi salah dalam melakukan proses perekrutan. Hal ini memicu permasalahan anatar lain karyawan yang direkrut tidak sesuai dengan kreteria, karyawan tidak bertahan lama dalam bekerja (resign) dan karyawan tidak mampu memenuhi tuntutan kerja. Sistem Pendukung Keputusan menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) diterapkan untuk mendapatkan nilai bobot dari kriteria dan alternatif, sehingga diperoleh hasil akhir dengan perangkingan nilai bobot tertinggi. Dengan demikian hal ini diharapkan dapat membantu merekomendasikan dalam proses perekrutan teller pada Bank sesuai dengan kreteria dan tuntutan perusahaan.
04b_November_2019_(Gasal_19-20)_JURNAL_POLBENG
04b_November_2019_(Gasal_19-20)_PEER_REVIEW_JURNAL_POLBENG
Diana Putri, Deni Mahdiana. Sistem Penunjang Keputusan Rekrutmen Karyawan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Studi Kasus PT. Inputronik Utama. Budi Luhur Information Technology. 2016; 3(2): 1-9.
Astria Hijriani, dkk. Analisa Dan Perancangan Perekrutan Karyawan Dengan Metode Ahp Pada Sistem Berorientasi Service Studi Kasus Usaha Jasa Service Kendaraan. Seminar Nasional Sains & Teknologi V. Lampung. 2013; V : 84-95.
Tri Handoyo. Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Pegawai Dengan Metode AHP. Seminar Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi Terapan 2013. Semarang. 2013; 377-386.
Ladyana Suciani Syafitri, Herlawati. Penilaian Kualitas Pelayanan Digital Lounge Menggunakan Metode Servqual Dan Analitycal Hierarchy Process. Bina Insani ICT Journal. 2016; 3(1): 73-84.
Nicodias Palasara. Sistem Pengambilan Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process. Bina Insani ICT Journal. 2017; 4(1): 31-46.