Abstrak
Pemberian beasiswa
harus sesuai kriteria dan memiliki rasa keadilan bagi seluruh anak-anak
Indonesia yang ekonominya tidak mendukung untuk melanjutkan pendidikan yang
lebih tinggi. Karena penyaluran dana tunai yang sering tidak tepat sasaran maka
dibuatlah suatu Yayasan dimana anak-anak yang mempunyai karakter dan prestasi
yang bagus maupun yang berasal dari keluarga tidak mampu akan sangat mudah
untuk menjangkaunya, sehingga sangat terbantu dengan adanya pemberian dana
sosial berupa beasiswa secara gratis. Dalam penyaluran dana sosial untuk
pemberian beasiswa bagi anak asuh pedalaman dinilai oleh guru adalah anak yang
mempunyai karakter yang baik, berprestasi dan berasal dari keluarga yang tidak
mampu. Namun hal tersebut sering diabaikan oleh pemerintah yang seharusnya
pemilihan penerimaan beasiswa bisa dilakukan secara transparan sehingga
beasiswa diterima oleh anak yang tepat dan sesuai kriteria. Konsep Sistem
Pendukung Keputusan dapat diterapkan sebagai alat bantu dalam menentukan
penerima beasiswa. Salah satu metode yang relevan adalah metode Analitycal
Hierarchy Process.
Kata Kunci : Pemberian
Beasiswa, Sistem Pendukung Keputusan, AHP
Abstract
Scholarships must
be in accordance with the criteria and have a sense of justice for all
Indonesian children whose economies do not support them to pursue higher
education. Because the distribution of cash funds was often not on target, a
foundation was created where children who had good character and achievements
and those from poor families would find it very easy to reach them, so it was
greatly helped by the provision of social funds in the form of free
scholarships. In the distribution of social funds to provide scholarships for
inland foster children, the teacher assessed that they are children who have
good character, have good achievements and come from underprivileged families.
However, this is often ignored by the government, where the selection of
scholarship receipts should be done transparently so that scholarships are
received by the right children and according to the criteria. The concept of a
Decision Support System can be applied as a tool in determining scholarship
recipients. One of the relevant methods is the Analitycal Hierarchy Process
method.
Keywords : Scholarship,
Decision Support System, AHP
Jurnal Penggunaan Metode AHP
Peer Review Jurnal Penggunaan Metode AHP
[1] Damayanti, R. (2015). Sistem Pendukung Keputusan, Hal 111.
[2] Direktor Jenderal Pembelajaran dan Kemaha-siswaan. (2015).
Pengertian Beasiswa, 1.
[3] Hartono, B. (2013). Sistem Informasi Manajemen Berbasis
Komputer. Jakarta: Rineka Cipta.
[4] Ladjamudin, A.-b. b. (2013). Perancangan Sistem. Jakarta:
Rineka Cipta.
[5] Munthafa dkk. (2017). Kelebihan dan Kelemahan AHP, Hal 21.
[6] Nugeraha. (2017). Analytical Hierarchy Process (AHP), 2.
[7] Pengharapan, Y. T. (n.d.). Yayasan Tangan Pengharapan.
Retrieved from Yayasan Tangan Pengharapan: tanganpengharapan.org
[8] Ridha. (2017). Sistem Informasi.
[9] Siadari. (2016). Pengertian Pengambilan Keputusan, Hal 10.
[10] Yenni, R. &. (2019).
Analyticaal Hierarchy Process,
Hal 38.