perancangan sistem informasi pengelolaan data pernikahan di kantor urusan agama kecamatan bungursari

research
  • 27 May
  • 2021

perancangan sistem informasi pengelolaan data pernikahan di kantor urusan agama kecamatan bungursari

ABTRAKSI
Nurmatani (12172034) perancangan sistem informasi pengelolaan data pernikahan di
kantor urusan agama kecamatan bungursari
Salah satu pelaksana tugas dalam instansi pemerintah di wilayah kecamatan yang menangani
urusan Agama Islam di bawah Kementerian Agama adalah Kantor Urusan Agama (KUA). KUA
Kecamatan bungursari terletak di Jalan raya, ciwangi, bungursari Kabupaten purwakarta. Salah
satu tugas KUA adalah melakukan pendokumentasian catatan nikah, permohonan talak dan
pemberitahuan cerai. Di Kantor Urusan Agama bungursari ini terdapat proses pendataan
pendaftaran yang baru akan melaksanakan pernikahan, memperbarui pendataan, maupun hal
lainnya. Kantor urusan agama mengalami beberapa kendala dalam mengolah pendataan dan
pelaporan pernikahan karena semakin banyaknya masyarakat yang mendaftar. Seperti
pencatatan data pernikahan masih belum disimpan dalam bentuk database sehingga dirasa
kurang efektif dalam pencarian data yang terdahulu terasa kurang efektif. Penelitian ini
menggunakan metode waterfall untuk pengembangan sistemnya. Metode waterfall yaitu
metode yang dimulai dengan survei sampai pada perancangan aplikasi. Setiap tahapan
dilakukan sistematis dari tahap analisis sampai tahap terakhir yaitu tahap pemeliharaan sistem.
Sistem iniakan digunakan secara online, sehingga menggunakan bahasa pemrograman PHP dan
basis data MySQL untuk perancangan sistemnya. Sistem Informasi Data Pernikahan yang
dirancang bertujuan untuk membangun sistem informasi sehingga memudahkan petugas Kantor
Urusan Agama dalam melakukan pendaftaran pernikahan dan memudahkan kepala Kantor
Urusan Agama untuk memperoleh informasi. Dengan Sistem Informasi pengolahan data
pernikahan ini, mempermudah pegawai KUA dalam memroses data - data pendaftaran
pernikahan sampai masalah pemberitahuan cerai serta membuat laporan data nikah dan cerai
secara mudah dan menghasilkan sistem pernikahan yang efektif dan efisien.


Unduhan

 

  • 16. BAB 4.pdf

    TA_16. BAB 4.pdf

    •   diunduh 487x | Ukuran 1,684,311
  • 7. Kata pengantar.pdf

    TA_7. Kata pengantar.pdf

    •   diunduh 180x | Ukuran 198,398
  • 17. BAB 5.pdf

    TA_17. BAB 5.pdf

    •   diunduh 262x | Ukuran 341,563
  • 18. Daftar Pustaka.pdf

    TA_18. Daftar Pustaka.pdf

    •   diunduh 239x | Ukuran 121,986
  • 9. Daftar Isi.pdf

    TA_9. Daftar Isi.pdf

    •   diunduh 176x | Ukuran 18,794
  • 8. Abstraksi.pdf

    TA_8. Abstraksi.pdf

    •   diunduh 225x | Ukuran 12,313
  • 12. Daftar Tabel & Daftar Lampiran.pdf

    TA_12. Daftar Tabel & Daftar Lampiran.pdf

    •   diunduh 300x | Ukuran 7,255
  • 15. BAB 3.pdf

    TA_15. BAB 3.pdf

    •   diunduh 1111x | Ukuran 778,040
  • 20. Surat Riset.pdf

    TA_20. Surat Riset.pdf

    •   diunduh 157x | Ukuran 163,533
  • 14. BAB 2.pdf

    TA_14. BAB 2.pdf

    •   diunduh 735x | Ukuran 893,391

REFERENSI

DAFTARA PUSTAKA
Anggraeni, Y. E. & R. I. (2017). Pengantar Sistem Informasi. Yogyakarta:
CV. ANDI OFFSET.
Azis, M. S., H, O. G., dan Apriliah, W. (2015): Perencanaan Strategis
Teknologi Informasi Pada Smaia 4 Kemang Pratama,
III(1).
Cahyono, N. (2015). Pengertian Perancangan Sistem Informasi.
07/2015.
Dantes, G. R. dkk. (2019).
Pengantar Basis Data. Depok: PT. RajaGrafindo
Persada. Enterprise, J. (2015).
Mengenal Java dan Database dengan NetBeans.
Jakarta: PT.Gramedia.
Fathansyah. (2018).
Basis Data Revisi Ketiga. Bandung: Informatika Bandung.
Frisdayanti, A. (2019). PERANAN BRAINWARE DALAM SISTEM
INFORMASIMANAJEMEN.
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi.
https://doi.org/10.31933/jemsi.v1i1.47
Haqi, B. & S. (2019).
Aplikasi Absensi Dosen Dengan Java dan Smartphone
sebagai Barcode Reader
. Jakarta: PT. Gramedia.
Hutahean. (2015). Karekteristik sistem.
KARAKTERISTIK SISTEM.
Jogiyanto. (2017). Konsep Dasar Sistem Informasi.
Konsep Dasar Sistem
Informasi
. Krismaji. (2014). Krismaji 2015. Abdullah.
Krismaji. (2015). Pengertian sistem menurut krismaji. In
Sistem Informasi Akuntansi.
Kristanto, A. (2018).
Perancangan Sistem Informasi Dan Aplikasinya (Revisi).
Yogyakarta: Penerbit Gava Media.
Muksin. (2019). IJIS Indonesian Journal on Information System ISSN 2548-6438.
IJISIndonesia Journal on Information System, 4(April), 69–76.
https://doi.org/10.1021/jp5128578
Mulyadi. (2016). Pengertian sistem menurut mulyadi. In
Sistem Akuntansi.
Mulyani, S. (2016).
Metode Analisis dan Perancangan Sistem, ISBN: 978-
979-19906-2-2
. Edisi Ke-2.
Mulyanto, A. (2015). Pengertian Informasi menurut Agus Mulyanto. In
Sistem Informasi Akuntansi.
Munawar. (2018). Analisis Perancangan Sistem Berorientasi Objek dengan

69
UML.
Informatika Ban.
Menggunakan Metode Latent Sematic Analysis (Lsa).
Jurnal Ilmiah Rekayasa Dan
Manajemen Sistem Informasi
.
Retrieved from http://e-journal.rosma.ac.id/index.php/interkom/article/view/27/25
Prasetyo, B. dkk. (2019). Perancangan dan Pembuatan Sistem Informasi Gudang
(Studi Kasus : PT. PLN (Persero) Area Surabaya Barat).
Teknika, 4(1), 12–16.
https://doi.org/10.34148/teknika.v4i1.30
Rismayadi, D. A. (2012).
Sistem informasi akademik, keuangan dan ujian online
berbasis website dan android (studi kasus smk negeri 2 cimahi)
. 1379–1390.
Romney, M. B., & Steinbart, P. J. (2015). Pengertian sistem menurut Marshall B
Romney dan Paul John Steinbart. In
Sistem Informasi Akuntansi.
Rosa A.S & M.Shalahuddin. (2016).
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
TERSTRUKTUR dan BERORIENTASI OBJEK
. Bandung: INFORMATIKA.
Rosa A.S, M. S. (2016). Model Waterfall.
2016.
Sugiyono, P. D. metode penelitian kuantitatif, kualitatif,dan R&D. , Alfabeta, cv.
(2016).
Yusuf. (2018). Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut Para
Ahli,Fungsi,Tujuan.
5