Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi calon mahasiswa pada kinerja atribut-atribut bauran pemasaran jasa Sekolah Tinggi Pariwisata terhadap minat menjadi mahasiswa di Sabrina Hotel School Jakarta. Penelitian ini bersifat deskriftif, dan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan program Lisrel 8.80. Hasil Analilsa dengan SEM menunjukkan bahwa lima atribut bauran pemasaran, berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi mahasiswa. sedangkan dua atribut lainnya, yaitu place dan people, berpengaruh tetapi tidak signifikan karena data yang dikumpulkan penulis tidak mendukung hipotesis awal. Hal
ini menunjukkan ada elemen lain yang mempengaruhi minat untuk menjadi mahasiswa perhotelan. Penulis merekomendasikan kepada lembaga pendidikan tingi untuk mengaplikasikan dengan maksimal seluruh bauran pemasaran dalam strategi mempengaruhi minat calon mahasiswanya. Untuk penelitian selanjutnya, penulis menyarankan untuk memperbaiki teknik pengumpulan data dan menambahkan variabel-variabel lain yang berpengaruh seperti Marketing Communication, Prominance, Prospectus, dan lain sebagainya.
peer review jurnal
Jurnal: Pengaruh Persepsi Calon Mahasiswa Pada Kinerja Atribut Bauran Pemasaran Sekolah Tinggi Perhotelan Terhadap Minat Menjadi Mahasiswa (Studi Kasus Pada Sabrina Hotel School Jakarta)
[1] Adrian, Payne. 2000. Service Marketing Pemasaran Jasa. Yogyakarta: AndiOffset.
[2] Alma, Buchari; dan Hurriyati, Ratih. 2008. Manajemen Coorporasi & StrategiPemasaran Jasa Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
[3] Alma, Buchari. 2004. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung: CV Alfabeta.
[4] ____________. 2009. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung: CV Alfabeta.
[5] ____________. 2011. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung: Penerbit Alfabeta.
[6] Al Mualla, Ayed dan Al Qurneh, Majid. Assesing the Relationship between marketing Mix and Loyalty through Tourist Satisfaction in Jordan Curative Tourism. American Academic & Scholary Research Journal. November 2012.
[7] American Marketing Association. 2008. The American Marketing Association Releases New Definition for Marketing. http://www.marketingpower.com. (Diakses tanggal 27 Mei 2013).
[8] Arikunto, Suharsimi. 2009. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan. Jakarta: PT Rineja Cipta.
[9] Assauri, Sofjan. 2009. Manajemen Pemasaran Konsep Dasar dan Strategi. Edisi pertama. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
[10] Biro Pusat Statistik (BPS). 2011-2013. Berita Resmi Statistik Perkembangan Pariwisata dan Transportasi Nasional.
[11] Creswell, John W. 2012. Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research. Fourth Edition. Boston: Pearson Education Inc.
[12] David, Schüller; and Martina, Rašticová. Marketing Communications Mix of Universities-Communication with Students in an Increasing Competitive University Environment. Journal of Competitiveness. Mei 2011.
[13] Ferdinand, Augusty. 2002. Metode Penelitian Manajemen. Semarang: BadanPenerbit Universitas Diponegoro.
[14] Gantt, Cynthia J. The Theory of Planned Behavior and Postpartum Smoking Relapse. Journal of Nursing Scholarship. December 2001.
[15] Gajić, Jelena. Importance of Marketing Mix in Higher Education Institutions. Singidunum Journal of Applied Sciences. September 2012.
[16] Ghozali, Imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
[17] Goi, Chai Lee. A Review of Marketing Mix: 4Ps or More?. International Journal of Marketing Studies. May 2009.
[18] Gujarati, Damodar N. 2003. Basic Econometric. Fourth edition. New York: McGraw Hill.
[19] Hair, Joseph F. et. al. 2009. Multivariate Data Analysis. Seventh Edition. New Jersey: Pearson education, Inc.
[20] Ho, Hsuan-Fu.; and Hung, Chia-Chi. Marketing Mix Formulation for Higher Education. International Journal of Educational Management. Tahun 2008. Hoffman, K Douglas and Bateson, John EG. 2008. Service Marketing: Concepts, Strategies & Cases. Fourth Edition. Ohio, USA: South-WesternCENGAGE Learning.
[21] Hurriyati, Ratih. 2010. Bauran Pemasaran Jasa dan Loyalitas Konsumen. Bandung: Alfabeta.
[22] Ivy, Jonathan. A new higher education marketing mix: the 7Ps for MBAmarketing. International Journal of Educational Management. Tahun 2008.
[23] Kadek ed. 2013. Ambisi Sebagai Jaringan Hotel Terbanyak di Indonesia. https://nasional.kompas.com/read/2013/02/18/1405106/Ambisi.Sebagai.Jaringan.Hotel.Terbanyak.di.Indonesia. (Diakses tanggal 23 April 2013).
[24] Kertajaya, Hermawan. 2007. Boosting Loyalty Marketing Performance. Indonesia: Mizan.
[25] Kotler, Philip; and Keller, K.L. 2012. Marketing Management. 14E. New Jersey: Pearson education, Inc.
[26] Kotler, Philip.J., dan Armstrong, Gery. M. 2008. Principles of Marketing. New Jersey: Prentice Hall.
[27] Lamb, Charles W., McDaniel, Carl., dan Hair, Joseph, F. Hair. 2001. Marketing.Ohio, USA: Southwestern CENGAGE Learning.
[28] Latief, M. 2012. Adhi Karya juga Garap Empat Hotel. https://properti.kompas.com/read/2012/12/12/17344079/Adhi.Karya.juga.Garap.Empat.Hotel. (Diakses
tanggal 23 April 2013).
[29] Lovelock, Cristopher H., dan Wright, Laurent. 2001. Principles of Service Marketing and Management.
Second Editions. New Jersey: Prentice Hall. Lowe, Ben dan Lowe, Julian. Marketing Education and The Missing P: Evidencefrom Australia. Journal of Startegic Manajemen Education. Tahun 2009.
[30] Maringe, Felix.; and Gibbs, Paul. 2009. Marketing Higher Education; Theory andPractice. UK: McGrew Hill Companies.
[31] Malhotra, Naresh K. 2007. Marketing Research, an Applied Orientation. FifthEdition. New Jersey: Prentice Hall.
[32] _______. 2010. Review of marketing Research. Vol. 7. Singapore: Emerald. Moogan, Yvonee J. Can a Higher Education Institution's Marketing Strategy Improve the Student-Istitution Match?. International Journal of Education Management. Tahun 2011.
[33] Peltier, James W; Drago, William; dan Schibrowsky, John A. Virtual Communities and the Assessment of Online Marketing Education. Journal of Marketing Education. December 2003.
[34] Raju, G.P. 2009. Tourist Marketing and Management. First Ed. India: Manglam Publications.
[35] Schiffman, L.G; and Kanuk, LL. 2009. Consumer Behavior. 10th Ed. USA: Pearson Higher Educations.
[36] Sekaran, Uma. 2003. Research methods for business, a skill-building approach. Fourth Editions. United State: John Wiley & Sons, Inc.
[37] Solomon, R. M. 2002. Consumer Behavior, Buying, Having, and Being. EighthEd. New Jersey: Prentice Hall.
[38] Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.
[39] Tampubolon, Daulat P. 2005. Pendidikan bermutu untuk semua. Makalah Seminar: Meningkakan Mutu Pendidikan Indonesia, 12 Mei 2005. Jakarta: IBII
[40] Tjiptono, Fandy. 2008. Pemasaran Jasa. Yogyakarta: Bayu Media Publishing. Yazid. 2005. Pemasaran Jasa; Konsep dan Implementasi. Edisi Kedua. Yogyakarta: Ekonisia, Fakultas Ekonomi UII.
[41] Yulihasri; Islam, Md. Aminul; dan Ku Daud, Ku Amir. Factors that Influence Customers‟ Buying Intention on Shopping Online. International Journal of Marketing Studies. February 2011.
[42] Wijayanto, Setya Hari. 2008. Structural Equation Modeling dengan Lisrel 8.80.Edisi 1. Jogjakarta: Graha Ilmu.
[43] Zeithaml, Valarie; Bitner, Mary Jo.; and Gramler, Dwayne. 2006. Services Marketing: Integrating Costumer Focus Across the Firm. 4/e. UK: McGrew Hill Companies.