Rumah sakit dibentuk salah satu lembaga publik yang berorientasi pada pelayanan pasien untuk melayani konsumen BPJS di bidang kesehatan, mencapai sebuah keberhasilan penelitian ini, Peneliti memerlukan landasan yang kuat yaitu organisasi yang mampu memperkuat dan memaksimumkan kompetensi pelayanan rumah sakit BPJS. Beberapa masyarakat dalam kesulitan pelayanan terhadap pasien BPJS yang kurang maksimal yang ada di rumah sakit Kota depok, kurangnya kesejahtaraan, atau mengembangkan pelayanan BPJS dengan mengunakan metode WSM ( Weighted sum Model) penelitian menentukan rujukan rumah sakit terbaik bagi pasien BPJS Kota Depok. Populasi sebanyak 334 responden dan sampel 77 responden yang ada pada rumah sakit Kota Depok,
DAFTAR PUSTAKA
[1] S. S. Mahmoud Et Al., “Hubungan Mutu Pelayanan Bpjs Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Di Instalasi Rawat Inap Kelas Ii Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu,” Cnr-Isti Tech. Rep., Vol. 3, No. 2, Pp. 356–369, 2015.
[2] Maulida Purba, “Bagi Pasien Bpjs Menggunakan Metode Weighted Sum Model ( Wsm ) Pada Puskesmas,” J. Ris. Sist. Inf. Dan Tek. Inform., vol. Volume (3), no. 3, pp. 103–112, 2018.
[3] I. Indrianingrum and O. W. K. Handayani, “Input Sistem Rujukan Badan Penyelanggara Jaminan Sosial ( BPJS ) Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama ( FKTP ) Kabupaten Jepara STIKES Muhammadiyah Kudus , Indonesia Abstrak,” Sci. J. Unnes, vol. 2, no. 2, pp. 140–147, 2017.
[4] I. Wulansari, A. Suprayogi, and A. Nugraha, “Pembuatan Aplikasi Sebaran
Lokasi Fasilitas Kesehatan Penerima Bpjs Kesehatan Di Kota Semarang
Berbasis Android,” J. Geod. Undip, vol. 4, no. 4, pp. 240–247, 2015.
[5] Ramadhani Noor Pratama, “Implementasi Metode Weighted Product Terhadap Sistem Pendukung Keputusan Puskesmas Di Dinas Kesehatan,” J. Sains dan Terap. Politek. Hasnur, vol. 02, no. 2, pp. 31–40, 2014.
[6] permana, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Rumah Sakit Dengan
Pelayanan Rawat Inap Terbaik,” J. Inform. Polinema, vol. 6, no. 4, pp. 55–
62, 2015.
[7] D. P. Fardani, E. Wuryanto, and I. Werdiningsih, “Menggunakan Metode Extreme Learning Machine ( Studi Kasus : Poli Gigi Rsu Dr . Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto ),” vol. 1, no. 1, 2015.
[8] Fahmi, “Persepsi Guru Terhadap Pengambilan Keputusan,” J. Adm.
Pendidik., vol. 2, no. 1, pp. 755–831, 2011.
[9] A. Pendiagnosa, K. Warna, M. Pemrograman, B. Delphi, and S. Eniyati, “Perancangan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan untuk Penerimaan Beasiswa dengan Metode SAW (Simple Additive Weighting),” J. Teknol. Inf. Din., vol. 16, no. 2, pp. 171–176, 2011.
[10] A. A. S. Narayana and G. Juliarsa, “Kompleksitas Tugas Sebagai Pemoderasi
Pengaruh Orientasi Tujuan Dan Self-Efficacy Pada Audit Judgment,” J. Ilm. Akunt. dan Bisnis, vol. 11, no. 1, pp. 28–40, 2016.
[11] I. Fajarwati, N. S. Fitriasari, and H. Siregar, “Perbandingan Metode Weighted Product (WP), Weighted Sum Model (WSM) Dan Multi Attribute Utility Theory (MAUT) Dalam Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Tenaga Kerja,” J. Teor. dan