Sistem Penunjang Keputusan Menentukan Rujukan Rumah Sakit Terbaik Bagi Pasien Bpjs Menggunakan Metode Wsm (Weighted Sum Model) Pada Rumah Sakit Di Kota Depok

research
  • 22 Apr
  • 2021

Sistem Penunjang Keputusan Menentukan Rujukan Rumah Sakit Terbaik Bagi Pasien Bpjs Menggunakan Metode Wsm (Weighted Sum Model) Pada Rumah Sakit Di Kota Depok

Rumah sakit dibentuk salah satu lembaga publik yang berorientasi pada pelayanan pasien untuk melayani   konsumen BPJS di bidang kesehatan,  mencapai sebuah keberhasilan   penelitian   ini,  Peneliti   memerlukan   landasan  yang  kuat  yaitu organisasi yang mampu memperkuat dan memaksimumkan kompetensi pelayanan rumah sakit BPJS. Beberapa masyarakat dalam kesulitan pelayanan terhadap pasien BPJS yang kurang  maksimal  yang ada di rumah sakit Kota depok, kurangnya kesejahtaraan, atau mengembangkan pelayanan BPJS dengan mengunakan metode WSM ( Weighted sum Model) penelitian menentukan rujukan rumah sakit terbaik bagi pasien BPJS Kota Depok.  Populasi sebanyak 334 responden dan sampel 77 responden yang ada pada rumah sakit Kota Depok,

 

Unduhan

  • Jubita.rar

    Jubita

    •   diunduh 32x | Ukuran 1,560 KB

 

REFERENSI

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

[1]     S. S. Mahmoud Et Al., Hubungan Mutu Pelayanan Bpjs Kesehatan Dengan Kepuasan  Pasien  Di Instalasi  Rawat  Inap Kelas Ii Rumah  Sakit Umum Daerah Sekayu, Cnr-Isti Tech. Rep., Vol. 3, No. 2, Pp. 356–369, 2015.

[2]     Maulida  Purba, Bagi Pasien Bpjs Menggunakan  Metode  Weighted  Sum Model ( Wsm ) Pada Puskesmas, J. Ris. Sist. Inf. Dan Tek. Inform., vol. Volume (3), no. 3, pp. 103–112, 2018.

[3]     I. Indrianingrum and O. W. K. Handayani, Input Sistem Rujukan Badan Penyelanggara  Jaminan Sosial ( BPJS ) Kesehatan di Fasilitas  Kesehatan Tingkat  Pertama  (  FKTP  )  Kabupaten  Jepara  STIKES  Muhammadiyah Kudus , Indonesia Abstrak, Sci. J. Unnes, vol. 2, no. 2, pp. 140–147, 2017.

[4]     I. Wulansari, A. Suprayogi, and A. Nugraha, Pembuatan Aplikasi Sebaran

Lokasi Fasilitas Kesehatan  Penerima  Bpjs Kesehatan  Di Kota Semarang

Berbasis Android, J. Geod. Undip, vol. 4, no. 4, pp. 240–247, 2015.

[5]     Ramadhani   Noor  Pratama,   Implementasi   Metode   Weighted   Product Terhadap Sistem Pendukung Keputusan Puskesmas Di Dinas Kesehatan, J. Sains dan Terap. Politek. Hasnur, vol. 02, no. 2, pp. 31–40, 2014.

[6]     permana, Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Rumah Sakit Dengan

Pelayanan Rawat Inap Terbaik, J. Inform. Polinema, vol. 6, no. 4, pp. 55

62, 2015.

[7]     D. P. Fardani, E. Wuryanto, and I. Werdiningsih, Menggunakan Metode Extreme Learning  Machine  ( Studi Kasus : Poli Gigi Rsu Dr  .  Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto ), vol. 1, no. 1, 2015.

[8]     Fahmi,   Persepsi   Guru   Terhadap   Pengambilan   Keputusan,   J.   Adm.

Pendidik., vol. 2, no. 1, pp. 755–831, 2011.

[9]     A. Pendiagnosa,  K. Warna, M. Pemrograman,  B. Delphi, and S.  Eniyati, Perancangan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan untuk Penerimaan Beasiswa dengan Metode SAW (Simple Additive Weighting), J. Teknol. Inf. Din., vol. 16, no. 2, pp. 171–176, 2011.

[10]    A. A. S. Narayana and G. Juliarsa, Kompleksitas Tugas Sebagai Pemoderasi

Pengaruh Orientasi Tujuan Dan Self-Efficacy Pada Audit Judgment, J. Ilm. Akunt. dan Bisnis, vol. 11, no. 1, pp. 28–40, 2016.

[11]    I.  Fajarwati,  N.  S.  Fitriasari,  and  H.  Siregar,  Perbandingan  Metode Weighted Product (WP), Weighted Sum Model (WSM) Dan Multi Attribute Utility Theory (MAUT) Dalam Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Tenaga Kerja, J. Teor. dan