PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP FENOMENA HOAX DI MEDIA ON LINE PADA ERA POST TRUTH

research
  • 04 Apr
  • 2021

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP FENOMENA HOAX DI MEDIA ON LINE PADA ERA POST TRUTH

Media sosial sudah menjadi pendamping dalam kehidupan sehari hari masyarakat baik itu kalangan remaja sampai orang dewasa. Semua berita yang terjadi saat  itu atau yang sedang

fenomenal  ataupun   ingin berjumpa dengan teman, kerabat jauh dengan mudahnya kita dapat mengetahui keberadaan dan kabar ataupun kegitan yang dilakukan. Media social menjadi kebutuhan semua masyarakat Indonesia, berita-berita yang terdapat di media social khususnya berita yang sedang fenomenal terupload dengan cepat menyebar menjadi tidak terfilter bahkan sulit sekali membedakan mana yang berita asli ataupun palsu. Hal ini diperlukan kecerdasan dan ketelitian masyarakat dalam menyikapinya. Hoax, saat ini menjadi sebuah keniscayaan yang harus dihadapi masyarakat di era digital ini. Produksi berita palsu atau bohong tersebut tidak


 

lepas dari fenomena post-truth, dimana kebenaran tidak lagi bersandar pada fakta melainkan pada  perspektif  subjektif (politik,  agama,  golongan,  dst).  Fenomena  ini telah  menempatkan masyarakat  kepada situasi  saling  mencurigai.  Khalayak  tidak  lagi  dapat  membedakan  mana berita atau informasi valid, mana yang hoax. Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode penelitian deskrip- tif  . Hasil penelitian ini kemudian diolah dan dianalisis untuk pengampilan kesimpulan.   Dan juga menggunakan   Teori Proses Selektif dalam Komunikasi Massa yang terdiri dari. Selective exposure (terpaan selektif), selective retention (pengingatan selektif)dan Selective  perception  (persepsi  selektif).  Etika  merupakan  kompas  moral  dalam  menghadapi situasi  abu-abu   dan  dilema   akibat   situasi  itu.Siapapun   yang   mengunggah  berita   harus memastikan  tindakannya  selalu  memaksimalkan  pencarian  kebenaran  dan  meminimalkan dampak kerugiannya bagi orang lain. Etika bermedia sosial artinya berkomitmen melakukan hal- hal benar ketika kemungkinan kesalahan lebih besar.

Kata Kunci : hoax,era post truth, persepsi

 

Unduhan

  • Jurnal 5.pdf

    PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP FENOMENA HOAX DI MEDIA ON LINE PADA ERA POST TRUTH

    •   diunduh 281x | Ukuran 980 KB

 

  • Jurnal 5.pdf

    PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP FENOMENA HOAX DI MEDIA ON LINE PADA ERA POST TRUTH

    •   diunduh 1289x | Ukuran 684,120

REFERENSI

(PDF) Hoax, Nestapa Kebohongan Era Post-Truth. Available from: https://www.researchgate.net/publication/322756652_Hoax_Nestapa_Kebohongan_Era_Post-Truth [accessed Oct 28 2018].

Al-Rodhan, Nayef. 2017. Post-Truth Politics, the Fifth Estate and the Securitization of Fake News. Link artikel:https://www.globalpolicyjournal.co m/blog/07/06/2017/post-truth-politics-fifth-estate-and- securitization-fake-news

Feldman, Tonny. 2005. An Introduction to Digital Media, London&New York, A Blueprint Book.

Gumilar, et. Al (Februari 2017), Literasi Media; Cerdas Menggunakan Media Sosial dalam Menganggulangi Berita Palsu (Hoaz) oleh Siswa SMA. Link artikel:http://jurnal.unpad.ac.id/pkm/artic le/view/16275

Kurniawan, Frendy-tirto.co.id, (27 Juli 2018), Kronologi Revitalisasi Lapangan Banteng dan Perang Disinformasi. Link berita: https://tirto.id/kronologi-revitali-sasi-lapangan-banteng-dan perandisinformasi-cP1d

Nasrullah, Rully. 2014. Teori dan Riset Media Siber (cyberspace), Jakarta, Prenadamedia Grup.
Nasrullah, Rully. 2015. Media Sosial, Jakarta, Simbiosa Rekatamedia.

Pariser, Eli. 2011. The Filter Bubble: How the New Personalize Web in Chaning What We Read and How We Think, Penguin.

Rader. Emilee & Gray. Rebbeca. 2015 Understanding User Beliefs about ALgorithmic Curation in the Facebook News Feed, Association for Compuing Machinery. Link artikel:https://scholars.opb.msu.edu/en/p ublications/understanding-user- beliefs-about-algorithmic-curation-in-the-face.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung: Aflabeta.

Setiawan, Ikhwan (25 Septermber, 2017), Media Sosial, Politik Post-Truth dan Tantangan Kebangsaan. Link berita: http://matatimoer.or.id/2017/09/25/media-sosial-politik-post-truth-dan tantangan-kebangsaan/