Tari Sigale-gale merupakan tarian sebuah patung kayu yang digerakkan oleh manusia dengan
diiringi alunan musik khas Batak. Tari Sigale-gale sempat menjadi icon pada acara Festival
Danau Toba tahun 2013. Adanya pergeseran nilai tari Sigale-gale dikarenakan perubahan
cara penyuguhan tari Sigale-gale tersebut dengan memutar kaset yang sebelumnya selalu
diiringi alunan alat-alat musik khas Batak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui esensi dan
nilai yang terkandung dari tari Sigale-gale dalam meningkatkan wisata budaya di Desa
Tomok Kabupaten Samosir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Tari Sigale-gale merupakan suatu pertunjukan yang
menceritakan tradisi suku Batak Toba pada zaman dahulu. Prosesinya sejak dahulu hingga
kini tidak mengalami perubahan namun cara menampilkannya yang berubah. Kesimpulan
dari penelitian ini adalah bahwa nilai tari Sigale-gale perlu dipertahankan dengan
mengembalikan cara menampilkan pertunjukannya seperti sedia kala dan menghadirkan
penari yang handal dalam menarik wisatawan untuk manortor (menari).
Peer Review
Abdulhaji S., & Yusuf I. S. Hi. (2016)
‘Pengaruh Atraksi, Aksesibilitas dan
Fasilitas Terhadap Citra Objek Wisata
Danau Tolire Besar di Kota Ternate’,
7(2), pp. 134–148.
Amanah Dita, Hurriyati Ratih, Gaffar
Vanessa, A. F. and Ansari, H. D.
(2018) ‘Foreign Tourist’s Attitude To
The Elements Of The Developing Of
Tourism In Medan, Indonesia’, 8, pp.
371–380. doi:
10.5267/j.msl.2018.4.009.
Aprillea Renava, Kusumah, A.H.G.,
Wirakusuma Reiza Miftah. (2018)
Factor Analysis That Forms
Expectationof Guest House Guest
Experience. Journal of Indonesian
Tourism, Hospitality and Recreation 1
(2) pp 23-30.
http://dx.doi.org/10.17509/jithor.v1i2.1
3763.
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera
Utara (2018)
Brahmanto Erlangga (2013) ‘Strategi
Pengembangan Wisata Gua Pindul
Melalui Program Pemberdayaan
Masyarakat Sekitar’, 4(2), pp. 43–47.
Brahmanto Erlangga (2014) ‘Tradisi
Rasulan Menjadi Andalan Etnik
Rian Andriani, Erlangga Brahmanto dan Beatrix C. C. Simamora Purba: Value Tari Sigale-
Gale Dalam Meningkatkan Wisata Budaya Di Desa Tomok Kabupaten Samosir
35
Tourism Kabupaten Gunung Kidul
Yogyakarta’, Jurnal Pariwisata, V(2),
pp. 69–75.
Cheer Joseph M., Reeves Keir J., Laing
Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, 2018
Jennifer H. (2013) ‘Tourism And Traditional
Culture : Land Diving In Vanuatu’,
Annals Of Tourism Research. Elsevier
Ltd, 20(20), pp. 1–21. doi:
10.1016/j.annals.2013.06.005.
Ginting Nurlisa (2016) ‘How Self-Efficacy
Enhance Heritage Tourism in Medan
Historical Corridor , Indonesia’, Procedia -
Social and Behavioral Sciences.
Elsevier B.V., 234, pp. 193–200. doi:
10.1016/j.sbspro.2016.10.234.
Gullino Paola, L. F. (2013) ‘Integrity in
UNESCO World Heritage Sites. A
Comparative Study For Rural
Landscapes’, Journal of Cultural
Heritage. Elsevier Masson SAS, 14(5),
pp. 389–395. doi:
10.1016/j.culher.2012.10.005.
Hanan Himasari, Suwardhi Deni,
Nurhasanah Tika, B. S. E. (2015)
‘Batak Toba Cultural Heritage and
Close-range Photogrammetry’,
184(August 2014), pp. 187–195. doi:
10.1016/j.sbspro.2015.05.079.
Hanan Himasari (2012) ‘Modernization and
Cultural Transformation : The
Expansion of Traditional Batak Toba
House in Huta Siallagan’, Procedia -
Social and Behavioral Sciences.
Elsevier B.V., 50(July), pp. 800–811.
doi: 10.1016/j.sbspro.2012.08.082.
Hariyanto, O. I. B. (2016) ‘Destinasi Wisata
Budaya Dan Religi Di Cirebon’,
Jurnal Wisata Budaya, IV(2), pp. 214–
222.
Hariyanto, O. I. B. (2017) ‘Membangun
Karakter Sadar Wisata Masyarakat Di
Destinasi Melalui Kearifan Lokal
Sunda’, Jurnal Pariwisata, IV(1), pp.
33–40.
Hariyanto Oda I. B., Andriani Rian, K. Y. P.
(2018) ‘Pengembangan Kampung
Tulip Sebagai Wisata Edukasi di
Bandung’, pp. 14–20.
Khutniah Nainul, I. V. E. (2012) ‘Upaya
Mempertahankan Eksistensi Tari
Kridha Jati Di Sanggar Hayu Budaya
Kelurahan Pengkol Jepara’, 1(1), pp.
9–21.
Pinem Mbina, N. I. (2009) ‘Persebaran dan
Potensi Objek Wisata di Kota Medan’,
Jurnal Geografi, 1(1), pp. 57–64.
Priyanto R., Syarifuddin D., & M. S. (2018)
‘Perancangan Model Wisata Edukasi
di Objek Wisata Kampung Tulip’,
Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1),
pp. 32–38.
Sagala Patricia L (2017) ‘Motivasi
Wisatawan Berkunjung ke Daerah
Tujuan Wisata Danau Toba, Sumatera
Utara’, Jurnal Sosiologi, 4, pp. 1–15.
Sigalingging Sarmaida T. R. (2013)
‘Struktur Dan Nilai Budaya Batak
Toba Dalam Sastra Lisan Huta
Silahisabungan’, Jurnal Sastra, 2(2).
Sinaga R. H (2016) ‘Rekonstruksi Folklor
Batak Toba Dalam Bentuk Pertunjukan
Tortor Sigale-Gale’, pp. 1–10.
Sinaga Rini H (2016) ‘Rekonstruksi Folklor
Batak Toba Dalam Bentuk Pertunjukan
Tortor Sigale-Gale’, pp. 1–10.
Suriadi M. Agus (2015) ‘Strategies of
Cultural Gap Translation in World
Herritage – Sites and Living Culture of
Indonesia’, 21, pp. 93–103.
Syarifuddin Didin (2017) ‘Nilai Budaya
Batik Tasik Parahiyangan Sebagai
Daya Tarik Wisata Jawa Barat’, 14, pp.
9–20.
Wardani Mentari Puspa, N. N. A. (2016)
‘Kontribusi Pengembangan Pariwisata
Danau Toba Melalui Skema BOP
(Badan Otorita Pariwisata) Bagi
Masyarakat Di Sekitar Danau Toba’,
(December).