Penerapan Analisa SWOT dan Triangulasi Teknik dalam Pemberdayaan Perempuan danPeningkatan Ekonomi Keluarga Pengrajin Kekeba Mini

research
  • 21 Dec
  • 2020

Penerapan Analisa SWOT dan Triangulasi Teknik dalam Pemberdayaan Perempuan danPeningkatan Ekonomi Keluarga Pengrajin Kekeba Mini

Pemberdayaan merupakan sebuah upaya dalam memberikan penguatan skill (keterampilan), serta kemudahan akses agar masyarakat memiliki kesempatan yang lebih untuk berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan. Minimnya partisipasi aktif dari perempuan dalam pembangunan, membuat perempuan menjadi pihak yang semakin termarginalkan, Kondisi kemiskinan menjadi persoalan tersendiri bagi perempuan untuk dapat mengakses berbagai kebutuhan mereka, terlebih untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan publik. Didesa Sukajaya, khususnya di Kampung Salatamiang perempuan lebih terfokus pada pemenuhan kebutuhan pokok dari pada terlibat di suatu organisasi. Dari hasil penelitian dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, triangulasi tekhnik, dan analisis SWOT diketahui bahwa beberapa alasan ibu rumah tangga bekerja menjadi pengrajin kekeba mini yaitu untuk menambah pendapatan keluarga, selain itu juga karena pendidikan mereka yang tidak cukup tinggi sehingga mereka hanya bisa bekerja sebagai pengrajin kekeba mini, dan untuk mengisi waktu luang serta faktor lingkungan keluarga yang diwariskan dari generasi sebelumnya. Dapat dikatakan pula kegiatan pemberdayaan perempuan pada pengrajin kekeba mini di Kampung Salatamiang telah dilaksanakan dengan baik meskipun belum optimal dan merata, adapun kegiatan pemberdayaan wanita yang telah dilakukan di kampung Salatamiang, desa Sukajaya, kecamatan Sukabumi yaitu seperti mengaktifkan ibu-ibu dalam kegiatan PKK desa, kegiatan Kader Posyandu yang diprioritaskan kepada ibu-ibu muda, mengaktifkan wanita dalam organisasi PNPM, Program Desa Sehat, Program Desa Siaga dan organisasi kemasyarakatan lainnya, serta telah berdiri kelompok-kelompok usaha bersama Ibu-ibu rumah tangga dengan kegiatan tata boga dengan membuat aneka kue, usaha menjahit dan sebagainya sebagai upaya menambah pendapatan keluarga. 

Unduhan

 

  • PR Analisa SWOT.pdf

    Lembar Peer Review

    •   diunduh 239x | Ukuran 137,645

REFERENSI

Aida Vitayala. (2010). Pemberdayaan Perempuan dari Masa ke Masa. Bogor: IPB Press

Ambar Teguh,S.(2004). Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan.Yogyakarta:Gava Media

Anwar (2007). Manajemen Pemberdayaan Perempuan (Perubahan SosialMelalui Pembelajaran Vocational Skillpada Keluarga Nelayan). Bandung: Alfabeta

Edi Suharto. (2010). Membangun Masyarakat Memberdayaka Rakyat. Bandung:Refika Aditama

Iis Isparjiati. Peran Perempuan Ibu Rumah Tangga dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Keluarga Melalui Kegiatan Ekonomi Produktif.

Jurnal. Yogyakarta: B2P3KS

John W, Creswell. (2010). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed.Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Miles, Matthew dan Huberman, Mihael. (2007). Analisis Data Kualitatif. Jakarta:UI Press

Lexy J. Moleong. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya

Onny S. Prijono. (1996). Pemberdayaan Konsep, Kebijakan dan Implementasi. Jakarta:Centre for Strategic and Internasional Studies (CSIS)

Putong Iskandar. (2002). Pengantar Ekonomi Mikro dan Makro Edisi 2. Jakarta: Ghalia Indonesia

Rosyidi Suherman. (2011). Pengantar Ilmu Ekonomi Pendekatan Kepada Teori Ekonomi Mikro dan Makro. Jakarta: RajaGrafindo Persada

S. Nasution. (2003). Metodologi Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsiko