Etika Jurnalistik dalam Pemberitaan Kematian (Studi Komparatif Kompas.com dan Tempo.co atas Pemberitaan Wafatnya Sapardi Djoko Damono)

research
  • 26 Nov
  • 2020

Etika Jurnalistik dalam Pemberitaan Kematian (Studi Komparatif Kompas.com dan Tempo.co atas Pemberitaan Wafatnya Sapardi Djoko Damono)

Berita kematian adalah konten sensitif. Waktu dan akurasi menjadi pertaruhan media. Apalagi, jika yang wafat adalah tokoh yang menjadi buah bibir publik. Jurnalisme online kerap menjadi sorotan karena sering kali mengorbankan prinsip-prinsip dasar jurnalisme seperti akurasi berita demi mengejar kecepatan. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan akurasi berita dalam jurnalisme online khususnya kasus berita kematian sastrawan Sapardi Djoko Damono, yang wafat hari Minggu (19/07/2020) pukul 09.17 WIB. Dengan menggunakan metode penelitian analisis isi kualitatif dengan mengkomparasi antara Kompas.com dan Tempo.co mengenai pengutipan akurasi isi berita berita terhadap akurasi pengambilan nara sumber berita 

Unduhan

  • PIKMA.pdf

    Jurnal PIKMA

    •   diunduh 565x | Ukuran 466 KB

 

REFERENSI

Hernandes.D.G. (1996). Advice for The Future. In Editor and Publisher.

Ida, Rachma. Metode penelitian: Studi media dan kajian budaya. Kencana, 2014.

Ishwara, Luwi. Catatan-catatan jurnalisme dasar. Vol. 1. Penerbit Buku Kompas, 2005

Juditha, Christiany. "Akurasi Berita dalam Jurnalisme Online (Kasus Dugaan Korupsi Mahkamah Konstitusi di Portal Berita Detiknews)." Pekommas 16.3 (2013): 222363.

Kompas, 25 Maret 2009. Media Tradisional vs Media Baru. www.Kompas.com/news/read/2009/03 /25/04444368/.media.tr adisional.vs, media baru, akses 6 November 2013.

Kriyantono, Rachmat. (2007). Teknis Praktis Riset Komunikasi. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.

Listiowati, Tutik. Pengaruh Keberadaan Makam Sunan Hasan Munadi Terhadap Kehidupan Sosial Budaya Dan Ekonomi Masyarakat Desa Nyatnyono Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang Tahun 1980- 2006. Diss. Universitas Negeri Semarang, 2007.

M. Romli, Asep. (2012). Jurnalistik Online. Panduan Praktis Mengelola Media Online. Bandung: Nuansa Cendikia.

Mc.Quail, Denis. (2004). Mass Communication Theory. London : Sage Publications.

Merrill, John C. (1977). Existential Journalism. New York : Hastings House.

Mondry. (2008). Pemahaman Teori dan Praktik Jurnalistik. Bogor : Ghalia Indonesia.

Neuendorf, W. Lawrence. (2002). The Content Analysis Guidebook. Thousand Oaks : Sage Publications.

Nurudin. (2009). Jurnalisme Masa Kini. Jakarta : Rajawali Pers.

Prabhava, Adhika Nara. Alat bukti keterangan saksi putusan tindak pidana perdagangan orang: studi putusan nomor: 35/Pid. Sus/2017/PN Bengkulu perspektif Ibn Qayyim al-Jauziah. Diss. UIN Sunan Ampel Surabaya, 2018.

Putra, Novian Anata. "Ahok Dalam Berita Maya." Jurnal Penelitian Komunikasi 18.2 (2015): 141-152.

Santana. K. Septiawan. (2005). Jurnalisme Kontemporer.Jakarta : Yayasan Obor Indonesia. Hal.

Sudrajat, Ajat, and Prodi Ilmu Sejarah FISE UNY. "Jurgen Habermas: Teori Kritis dengan paradigma komunikasi." Prodi Ilmu Sejarah FISE UNY (1988).

Sumadiria. As.Haris. (2005). Jurnalistik Indonesia, Menulis Berita dan Feature, Panduan Praktis Jurnalis Profesional. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.