Pengaruh Jumlah Pengunjung Daya Tarik Wisata (DTW) Terhadap Occupancy Hotel Dengan Moderating Variabel Jumlah Kamar Tersedia Di Daerah Istimewa Yogyakarta

research
  • 10 Nov
  • 2020

Pengaruh Jumlah Pengunjung Daya Tarik Wisata (DTW) Terhadap Occupancy Hotel Dengan Moderating Variabel Jumlah Kamar Tersedia Di Daerah Istimewa Yogyakarta

Pengaruh Jumlah Pengunjung Daya Tarik Wisata (DTW) Terhadap Occupancy Hotel Dengan Moderating Variabel Jumlah Kamar Tersedia Di Daerah Istimewa Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai kota wisata banyak menyimpan potensi kunjungan wisatawan yang sangat mendukung tumbuh kembangnya industri perhotelan. Dengan potensi pasar wisatawan manca negara dan nusantara yang berkunjung ke daya tarik wisata yang ada, paling tidak menjadi ceruk pasar potensial pagi industri perhotelan untuk meningkatkan hunian kamarnya (occupancy hotels). Ekspektasi hotel akan kedatangan wisatawan meningkatkan optimisme manajemen hotel akan terpenuhinya tingkat hunian kamar sesuai rencana anggaran yang ditetapkan. Namun demikian perlu diukur seberapa besar pengaruh wisatawan manca negara dan nusantara terhadap occupancy hotel, sehingga manajemen hotel tidak salah dalam perencanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah diskriptif kuantitatif dengan analisis regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan belum adanya pengaruh langsung yang signifikan dari wisatawan manca negara terhadap tingkat hunian kamar, sedangkan wisatawan nusantara memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap tingkat hunian kamar. Dengan variabel moderating jumlah kamar tersedia, maka terjadi peningkatan pengaruh tidak langsung wisatawan manca negara dan nusantara terhadap tingkat hunian kamar hotel di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Unduhan

 

REFERENSI

Ismanthono, H. W. (2003). Kamus istilah ekonomi populer. Jakarta: PT. Kompas Media Nusantara.


Subhiksu, I. K., & Utama, I. B. (2018). Daya Tarik Wisata Museum, Sejaran Dan Perkembangannya Di Ubud Bali. Yogyakarta: Deepublish.


Sugiarto, E. (2004). Hotel Front Office Administration. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.


Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan Kombinasi (Mixed Method). Bandung: Alfabeta.


Widanaputra, A. G., Suprasto, H. B., Aryanto, D., & Sari, M. R. (2009). Akuntansi Perhotelan : Pendekatan Sistem Informasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.


Sumber lain:
Dinas Pariwisata DIY. 2013. Statistik Pariwisata DIY 2013. https://drive.google.com/file/d/1bbw11MJ481KjqGyjweyIK6Vht2AY9uRx/view. (12 November 2018)
Dinas Pariwisata DIY. 2014. Statistik Pariwisata DIY 2014. https://drive.google.com/file/d/1lKCF-05LqoWg8A2SW1V6-3XsrxlYr3EY/view. (20 November 2018)


Dinas Pariwisata DIY. 2015. Statistik Pariwisata DIY 2015. https://drive.google.com/file/d/15wPgIKvot3ZgE5Wu4SDbzRZqBr-rJLdV/view. (25 November 2018)
Dinas Pariwisata DIY. 2016. Statistik Pariwisata DIY 2016. https://drive.google.com/file/d/1VyCYF2zQsVW_KgkradtYgVAqb8OvZ7oT/view. (4 Desember 2018)


Dinas Pariwisata DIY. 2017. Statistik Pariwisata DIY 2017. https://drive.google.com/file/d/1pf9gUFMOmPP6I8fhG68_GcbNTWUP0iLV/view. (8 Desember 2018)
Pemerintah Indonesia. 2009. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 tahun 2009. Tentang Kepariwisataan. https://jdih.kemenkeu.go.id/fullText/2009/10TAHUN2009UU.HTM. (23 November 2018)


Pemerintah Daerah. 2012. PERDA DIY Nomor 1 Tahun 2012. Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2012-2025. https://www.bphn.go.id/data/documents/perda1-2012.pdf. (15 November 2018).