E-learning
merupakan suatu media atau fasilitator terhadap proses pembelajaran di dalam
suatu sekolah. Hal ini digunakan sebagai proses pengembangan kompetensi dari
setiap guru maupun siswa di dalamnya. Di dalam membangun sebuah e-learning,
diperlukan suatu pengelolaan terhadap pengetahuan – pengetahuan yang beredar di
dalam suatu sekolah, maka dari itu
setiap sekolah harus memiliki
pengelolaan terhadap pengetahuan yang ada, yang mana disebut sebagai knowledge
management. Dari sebuah knowledge management , maka guru dan siswa dapat meng-capture setiap pengetahuan yang
ada kemudian distrukturisasi untuk digunakan kembali sebagai proses
pembelajaran. Proses pengakusisian objek pengetahuan ini digunakan untuk
fasilitas pembelajaran pada e-learning. Dengan begitu e-learning merupakan
sebuah alat dalam knowledge management untuk mendukung budaya pembelajaran
dalam meningkatkan keunggulan kompetitif dari sebuah sekolah.
Jurnal TRI (Semnastek 2018, Unkris)
Full Cover Jurnal Semnastek Unkris 2018
Peer Review Jurnal TRI
Dalkir.K. (2005). Knowledge
Management in Teory and Practice. Elsevier Butterworth: Heinemann.
Gadsdon.
(2010). Moodle 1,9 Theme Design: Beginner's Guide. Birmingham UK: Packt
Publishing Ltd.
Samidi.
(2008). Pengembangan Model Knowledge Management Pada IT-Helpdesk: Studi Kasus
Pada PT. Pasifik Satelit Nusantara. Universitas Budi Luhur.
Samsinar.
(2011). Pengembangan Knowledge Management System Untuk Mendukung Kegiatan
Operasional Internal: Studi Kasus Pada Pusat Jasa Perpustakaan dan Informasi
PERPUSNAS RI. Universitas Budi Luhur.
Sansprayada,
A. (2013). Knowledge Management Berbasis Web: Studi Kasus Budidaya Lele ARRA
Farm. STMIK Nusa Mandiri.
Surjono,
H. D. (2010). Membangun Course E-Learning Berbasis Moodle. Yogyakarta:
UNY Press.
Tiwana, A.
(2000). The Knowledge Management Toolkit. Prentise Hall.
Urdan T.A,
W. C. (2000). Corporate E-Learning. Exploringa New Frontier.