Perancangan Sistem Informasi Penentuan Penerima Dana PKH Dengan Metode AHP Pada Kecamatan Bojonggambir Tasikmalaya

research
  • 14 Sep
  • 2020

Perancangan Sistem Informasi Penentuan Penerima Dana PKH Dengan Metode AHP Pada Kecamatan Bojonggambir Tasikmalaya

ABSTRAK

Fitri Hadianti (12153480), Perancangan Sistem Informasi Penentuan Penerima Dana PKH Dengan Metode AHP Pada Kecamatan Bojonggambir Tasikmalaya

 

Program Keluarga Harapan atau yang disebut PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat yang ditetapkan sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007. Kantor Kecamatan Bojonggambir adalah kantor yang menyelenggarakan Program Keluarga Harapan dimana masih memiliki beberapa kekurangan yaitu masalah pendataan calon KPM yang tidak akurat  serta dalam pendataan ulang calon KPM masih manual dan mengakibatkan pendamping mengalami kesulitan dalam memvalidasi data calon peserta PKH sehingga proses penentuan penerima dana pun memakan waktu yang panjang. Dengan demikian diperlukan sebuah sistem komputerisasi yang lebih baik dalam pendataan calon Keluarga Penerima Manfaat untuk penerimaan dana PKH yang diharapkan dapat lebih menunjang kegiatan pendamping dalam mengolah data agar lebih baik. Metode AHP adalah salah satu metode pendukung pengambilan keputusan yang sederhana dan dapat menjadi alternatif dalam mengambil sebuah keputusan penentuan penerima dana PKH dengan harapan dapat membantu Pendamping untuk melakukan proses penentuan KPM sehingga lebih cepat, akurat dan efektip. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem informasi penentuan penerimaan dana PKH dengan penentuan keputusan menggunakan metode AHP sebagai pemecahan masalah yang terjadi.

 

Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Analytical Hierarchy Process, Program Keluarga Harapan

 

 

 

 

Unduhan

 

REFERENSI

DAFTAR PUSTAKA                 

Berutu. (2015). Analytical Hierarchy Process, 96–98. Retrieved April 28, 2018 from repository.potensi-utama.ac.id

http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/bitstream/123456789/1505/3/BAB%202.pdf

 

Dewanto. (2015). Sistem Pendukung Keputusan, 5. Retrieved April 27, 2018 from abstrak.ta.uns.ac.id

http://abstrak.ta.uns.ac.id/wisuda/upload/M0509079_bab1.pdf

 

Furqon, A. F., & Puspitasari, D. (2018). Analisis Perbandingan Metode Pembelajaran Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dengan Kurikulum 2013 Menggunakan Metode AHP, (1), 98–105.

 

Hidayat. (2014). Kelebihan Model AHP, 10. Retrieved April 28, 2018 from repository.potensi-utama.ac.id

http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/bitstream/123456789/1505/3/BAB 2.pdf

 

Krismaji. (2015). Pengertian Sistem Informasi, 15. Retrieved April 27, 2018, from eprints.polsri.ac.id

http://eprints.polsri.ac.id/3564/3/BAB%20II.pdf

 

Mahmudi, A. A. (2013). Sistem Pendukung Keputusan untuk Menentukan pilihan Pekerjaan dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP), 18(2), 118–125.

 

Nara, P. T., Industry, S., & Astuti, P. (2016). Pemilihan Supplier Bahan Baku Dengan Metode Analytical Hierarchy Process Study Kasus, 1(2), 27–36.

 

Paramita, A. L. (n.d.). Analisis Pemilihan Kertas Sebagai Bahan Baku Untuk Kotak Kemasan Pada Cv . Surya Cemerlang Menggunakan, 163–170.

 

Saragih. (2013). Pengertian Analytical Hierarchy Process, 13–38. Retrieved April 28, 2018 from repository.potensi-utama.ac.id

http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/bitstream/123456789/1505/3/BAB%202.pdf

 

Shalahuddin, R. &. (2014). Metode Waterfall, 28–30.

Shalahuddin, R. dan. (2013). Pengertian ERD, 50.

 

Shalahuddin, R. &. (n.d.). Pengertian Unifed Modeling Language, 133–137.

Steinbart, R. dan. (2015). Pengertian Sistem, 3. Retrieved April 27, 2018, from eprints.polsri.ac.id

http://eprints.polsri.ac.id/3564/3/BAB%20II.pdf

Widyasuti, M., Wanto, A., Hartama, D., & Purwanto, E. (2017). Rekomendasi Penjualan Aksesoris Handphone Menggunakan Metode Analitycal Hierarchy Process ( Ahp ), I, 27–32.