ABSTRAK
Fitri Hadianti (12153480), Perancangan
Sistem Informasi Penentuan Penerima Dana PKH Dengan Metode AHP Pada Kecamatan
Bojonggambir Tasikmalaya
Program Keluarga Harapan atau yang disebut PKH
adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima
Manfaat yang ditetapkan sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan,
sejak tahun 2007. Kantor Kecamatan Bojonggambir adalah kantor yang menyelenggarakan
Program Keluarga Harapan dimana masih memiliki beberapa kekurangan yaitu
masalah pendataan calon KPM yang tidak akurat serta dalam pendataan ulang calon KPM masih
manual dan mengakibatkan pendamping mengalami kesulitan dalam memvalidasi data
calon peserta PKH sehingga proses penentuan penerima dana pun memakan waktu
yang panjang. Dengan demikian diperlukan sebuah sistem komputerisasi yang lebih
baik dalam pendataan calon Keluarga Penerima Manfaat untuk penerimaan dana PKH
yang diharapkan dapat lebih menunjang kegiatan pendamping dalam mengolah data
agar lebih baik. Metode AHP adalah salah satu metode pendukung pengambilan
keputusan yang sederhana dan dapat menjadi alternatif dalam mengambil sebuah
keputusan penentuan penerima dana PKH dengan harapan dapat membantu Pendamping
untuk melakukan proses penentuan KPM sehingga lebih cepat, akurat dan efektip.
Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem informasi penentuan penerimaan
dana PKH dengan penentuan keputusan menggunakan metode AHP sebagai pemecahan
masalah yang terjadi.
Kata
kunci:
Sistem Pendukung Keputusan, Analytical Hierarchy Process, Program Keluarga Harapan
Perancangan Sistem Informasi Penentuan Dana PKH Dengan Metode AHP Pada Kecamatan Bojong Gambir Tasikmalaya.pdf
DAFTAR
PUSTAKA
Berutu. (2015). Analytical Hierarchy Process, 96–98. Retrieved April 28,
2018 from repository.potensi-utama.ac.id
http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/bitstream/123456789/1505/3/BAB%202.pdf
Dewanto. (2015). Sistem Pendukung Keputusan, 5. Retrieved
April 27, 2018 from abstrak.ta.uns.ac.id
http://abstrak.ta.uns.ac.id/wisuda/upload/M0509079_bab1.pdf
Furqon, A. F., & Puspitasari, D. (2018). Analisis Perbandingan Metode
Pembelajaran Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dengan Kurikulum 2013
Menggunakan Metode AHP, (1), 98–105.
Hidayat. (2014). Kelebihan Model AHP, 10. Retrieved April 28, 2018 from repository.potensi-utama.ac.id
http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/bitstream/123456789/1505/3/BAB
2.pdf
Krismaji. (2015). Pengertian Sistem Informasi, 15. Retrieved
April 27, 2018, from eprints.polsri.ac.id
http://eprints.polsri.ac.id/3564/3/BAB%20II.pdf
Mahmudi, A. A. (2013). Sistem Pendukung Keputusan untuk Menentukan pilihan
Pekerjaan dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP), 18(2),
118–125.
Nara, P. T., Industry, S., & Astuti, P. (2016).
Pemilihan Supplier Bahan Baku Dengan Metode Analytical Hierarchy Process Study
Kasus, 1(2), 27–36.
Paramita, A. L. (n.d.). Analisis Pemilihan Kertas Sebagai Bahan Baku Untuk
Kotak Kemasan Pada Cv . Surya Cemerlang Menggunakan, 163–170.
Saragih. (2013). Pengertian Analytical Hierarchy Process, 13–38. Retrieved
April 28, 2018 from repository.potensi-utama.ac.id
http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/bitstream/123456789/1505/3/BAB%202.pdf
Shalahuddin, R. &. (2014). Metode Waterfall,
28–30.
Shalahuddin, R. dan. (2013). Pengertian ERD, 50.
Shalahuddin, R. &. (n.d.). Pengertian Unifed Modeling
Language, 133–137.
Steinbart, R. dan. (2015). Pengertian Sistem, 3. Retrieved
April 27, 2018, from eprints.polsri.ac.id
http://eprints.polsri.ac.id/3564/3/BAB%20II.pdf
Widyasuti, M., Wanto, A., Hartama, D., & Purwanto,
E. (2017). Rekomendasi Penjualan Aksesoris Handphone Menggunakan Metode
Analitycal Hierarchy Process ( Ahp ), I, 27–32.