Beasiswa
prestasi yang diberikan oleh SMP John Paul’s School untuk keberlangsungan
pendidikan para siswa diharapkan menjadi salah satu bentuk dari dukungan
tersebut. Namun ketepatan dalam menentukan penerima beasiswa prestasi menjadi
pekerjaan rumah tersendiri bagi lembaga, sebab tidak ada sistem penilaian yang
baku meskipun sudah ditetapkan kriterianya. Penelitian bertujuan untuk
membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam menentukan penerima beasiswa
prestasi pada SMP John Paul’s School dengan menggunakan metode Simple
Additive Weighting (SAW). Konsep dasar SAW adalah
mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja di setiap alternatif pada
semua kriteria penentu. Kriteria yang digunakan untuk menentukan penerima
beasiswa prestasi adalah hasil tes bahasa inggris, hasil tes matematika dan
hasil wawancara, sesuai dengan bobot nilai masing-masing. Penelitian
menghasilkan dua siswa yang berhak menerima beasiswa prestasi dengan persentase
hasil di atas 80%. Metode Simple Additive Weighting (SAW) terbukti
efektif untuk digunakan sebagai Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam
menentukan penerima beasiswa prestasi pada SMP John Paul’s School.
JURNAL INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS
[1] E. Yulianti,
T. Haryanti, and L. Kurniawati, “Sistem Penunjang Keputusan Penerimaan Beasiswa
Pegawai Dengan Metode Fuzzy MADM,” Sniptek, no. ISBN:978-602-72850-5-7,
pp. 39–46, 2014.
[2] B. T. Siregar
and Herlawati, “Sistem Informasi Pemilihan Siswa Terbaik SMP Tinta Emas
Indonesia,” J. Mhs. Bina Insa., vol. 2, no. 1, pp. 37–48, 2017.
[3] F. N.
Khasanah, “Metode Simple Additive Weighting Untuk Mendukung Pemilihan Laptop,” PIKSEL Penelit. Ilmu Komput. Sist. Embed. Log.,
vol. 7, no. 1, pp. 91–100, 2019, doi: 10.33558/piksel.v7i1.1657.
[4] F. N. Khasanah
and D. Setiyadi, “Uji Sensitivitas Metode Simple Additive Weighting Dan
Weighted Product Dalam Menentukan Laptop,” Bina Insani ICT Journal, vol.
6, no. 2, pp. 165–174, 2019.
[5] H. Murtina and
M. Mailasari, “Pengukuran Tingkat Reliabilitas Metode Simple Additive Weighting
Menggunakan Metode Pearson Correlation,” Informatics System Educ. Prof.,
vol. 2, no. 1, pp. 21–30, 2017.
[6] D. Nofriansyah,
Konsep Data Mining Vs Sistem Pendukung Keputusan. Yogyakarta:
Deepublish, 2014.
[7] A. Darmawan
and E. Purwaningsih, “Sistem Informasi Pendukung Keputusan Kinerja Karyawan PT.
Anggada Perkasa Teknik dengan Metode Simple Additive Weighting,” Informatics
Educ. Prof., vol. 4, no. 1, pp. 23–32, 2019.
[8] M. Fiqih and
Y. Kusnadi, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Dosen Berprestasi Dengan
Metode Simple Additive Weighting,” Informatics System Educ. Prof., vol.
2, no. 1, pp. 41–50, 2017.
[9] F. N. Khasanah
and S. Rofiah, “Metode Simple Additive Weighting Dalam Menentukan Rekomendasi
Penerima Beasiswa,” Bina Insa. ICT J., vol. 6, no. 1, pp. 65–74, 2019.
[10] F. N. Khasanah
and S. Rofiah, “Sistem Seleksi Penerimaan Beasiswa Menggunakan Metode Pendukung
Keputusan Simple Additive Weighting,” in Seminar Nasional APTIKOM
(SEMNASTIK), 2019, pp. 118–125.
[11] Frieyadie,
“Penggunaan Metode Simple Additive Weighting Penentuan Kelayakan Pemberian
Beasiswa untuk Siswa Berprestasi,” J. Ilmu Pengetah. dan Teknol. Komput.,
vol. 3, no. 1, pp. 17–22, 2017.