Kredit Usaha Rakyat (KUR) is a credit/financing scheme specifically for micro,
small and medium enterprises whose busines are feasible but do not have
sufficient collateral required by the bank. This research objective was to analyze
the effect of Kredit Usaha Rakyat Distribution, interest rates on financial
performace of Bank Pembangunan Daerah through non-performing loans (NPL)
and operating cost operating revenues (BOPO) and analyze the differences in
financial performance of Bank Pembangunan Daerah before and after becoming
KUR distribution bank. The sampel used in this study is the Bank Pembangunan
Daerah, which has been incorporated in the KUR distribution bank in 2008,
namely BPD DI Yogyakarta, BPD DKI Jakarta dan BPD Jawa Timur. The
observation used data from the Bank Pembangunan Daerah for the period 2005 –
2015. The results of the credit distribution and interest rates in the KUR
distribution did not have a significant impact on the NPL and BOPO and showed
that there no better significant differences in financial performance variables in
the years BPD became the KUR distributor. The result recommrnds BPD to
continue distributing KUR
Proposal Penelitian
Pengaruh Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), Tingkat Suku Bunga Terhadap Kinerja Keuangan Bank Pembangunan Daerah Melalui Non Performing Loan (NPL) Dan BiayaOperasional Dan BiayaOperasi (BOPO) Studi Kasus BPD DKI Jakarta, BPD DI Yogyakarta Dan BPD JawaT
Artikel Jurnal
Laporan Penelitian
Pengaruh Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), Tingkat Suku Bunga Terhadap Kinerja Keuangan Bank Pembangunan Daerah Melalui Non Performing Loan (NPL) Dan BiayaOperasional Dan BiayaOperasi (BOPO) Studi Kasus BPD DKI Jakarta, BPD DI Yogyakarta Dan BPD JawaT
Surat Tugas Penelitian
Diana Puspitasari. (2009), Maret 20). Analisis Pengaruh CAR, NPL, PDN, NIM,
BOPO, LDR dan Suku Bunga SBI Terhadap ROA (Studi Pada Bank
Devisa di Indonesia Periode 2003-2007). Diambil dari
http://eprints.undip.ac.id/17071/1/DIANA_PUSPITASARI.pdf
Dwi Prastowo. (2015). Analisis Laporan Keuangan : Konsep dan Aplikasi (Edisi
3). Bandung: UPP STIM YKPN.
Edward W. Reed, & Edward K. Gill. (1989). Commercial Banking. London:
Englewood Cliffts, Nj. : Prentice-Hall.
Eko Aristanto. (2019). Kredit Usaha Rakyat (KUR) : Pilihan Kebijakan Afirmatif
Mendorong Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di
Indonesia. Journal of Banking and Finance, 1 No. 1, 10–23.
Etty M. Nasser. (2003). Perbandingan Kinerja Bank Pemerintah dan Bank Swasta
dengan Rasio CAMEL Serta Pengaruhnya Pada Harga Saham. Media
Riset Akuntansi, Auditing dan Informasi, 3 No. 3.
Firdaus, & Dewayanti. (2004). Situasi Tanpa Perlawanan (Penelusuran Kondisi
Perempuan Usaha Mikro di Jawa Tengah). Jurnal Perempuan, 35.
I Putu Mulyadi Saputra, Anjuman Zukhri, & Luh Indrayani. (2014). Sistem
Pengendalian Intern Pemberian Kredit Pada PT. BPR Suryajaya
Kubutambahan. Jurnal Pendidikan Ekonomi UNDIKSHA, 4 No. 1.
Imam Ghozali. (2007). Manajemen Risiko Perbankan Pendekatan Kuantitatif
Value at Risk (VaR) (1st Edition). Semarang: Badan Penerbit Universitas
Diponegoro.
Meby Damayanti, & Latief Adam. (2015, April). Program Kredit Usaha Rakyat
(KUR) Sebagai Alat Pendorong Pengembangan UMKM di Indonesia.
Diambil dari
http://www.tnp2k.go.id/images/uploads/downloads/WP_27_0611-1.pdf
Naasyiatul Lailaa, & Elizabeth Penti Kurniawati. (2018). Penyaluran Kredit
Usaha Rakyat bagi Kinerja Bank Pembangunan Daerah. Jurnal Ekonomi
dan Bisnis, 21 No. 1, 24–42.
Sawaldjo Puspopranoto. (2004). Keuangan Perbankan dan Pasar Keuangan.
Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia.
Sholikha Oktavi Khalifaturafi’ah, & Zubaidah Nasution. (2016). Analisis Faktor-
Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan Perbankan Di Indonesia.
Jurnal Perbankan Syariah, 1 No. 2, 42–63.
Sunarsip. (2011). Relasi Bank Pembangunan Daerah dan Perekonomian Daerah.
Pusat Kajian dan Informasi Keuangan Daerah. Diambil dari
https://pekikdaerah.wordpress.com/2011/05/13/relasi-bank-pembangunandaerah-
dan-perekonomian-daerah/
Timothy W. Koch, & S. Scott MacDonald. (2009). Bank Management (7 Edition).
California: South-Western College Publishing.