PROGRAM DOKUMENTER TELEVISI “TUMBAL NEGARA”

research
  • 11 Jun
  • 2020

PROGRAM DOKUMENTER TELEVISI “TUMBAL NEGARA”

ABSTRAK

Denden Alfinur Adiputra (42161086), Mohamad  Riski  Sudrajat  (42160909), Selly Heni Aprelia (42161017), Dwi Arrafii Wiliyandi (42160865), Muhammad Arif Rahman (42161077) TUMBAL NEGARA.

 

Di balik megahnya kota Jakarta yang penuh dengan kehidupan yang beragam ada bangunan yang bernama KCVRI ( Korps Cacad Veteran Republik Indonesia ) yang terletak di daerah Menteng, Jakarta Pusat. Di dalam bangunan itu ada sebuah monumen tumbal negara yang disahkan oleh Ibu Tien Istri dari Presiden ke dua Bapak Soeharto. Dibangunan ini ada banyak cerita perjuangan para veteran  Indonesia yang berjuang melawan para penjajah demi memenangkan kemerdekan Republik Indonesia hingga banyak korban veteran yang gugur dalam perang, hingga saat ini veteran yang masih hidup tinggal bapak soeparonto beliau selaku ketua pimpinan KCVRI yang sudah menjabat selama lima periode.

Penulis menggunakan metode kualitatif dengan wawancara dan observasi, dengan itu maka akan mendapatkan hasil data yang didapatkan dari lapangan dengan lengkap. Karena dalam pembuatan program dokumenter televisi sangat memerlukan data yang tepat, tidak boleh sembarangan. Kemudian sesudah melakukan pedekatan secara mendalam penulis dan kru langsung membuat konsep untuk membuat program dokumenter televisi yang berjudul “TUMBAL NEGARA”.

Kesimpulan dari penelitian tersebut menemukan tumbal negara adalah nama yang disematkan untuk veteran yang cacad disini penulis mempertanyakan mengapa harus tumbal negara tidak korban perang.

Unduhan

 

  • ABSTRAK.PDF

    ABSTRAK

    •   diunduh 241x | Ukuran 235,084
  • DAFTAR ISI.PDF

    DAFTAR ISI

    •   diunduh 166x | Ukuran 49,144
  • BAB II KAJIAN PROGRAM.PDF

    BAB II KAJIAN PROGRAM

    •   diunduh 748x | Ukuran 254,461

REFERENSI

DAFTAR PUSTAKA

Aristo Salman. (2014). Kelas Skenario. Jakarta: Erlanggga

Fachrudin Andi. (2014). Dasar Dasar Produksi Televisi. Jakarta: Prenada Media Group.

Latief Rusman, Yusiatie Utud. (2016). Siaran Televisi Non Drama. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Latief Rusman, Yusiatie Utud. (2017). Kreatif Siaran Televisi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Latief Rusman, Yusiatie Utud. (2017). Menjadi Produser Televisi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Mabruri Anton KN. (2018). Manajemen Produksi dan Penulisan Naskah. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia

Muslimin Nurul. (2018). Bikin Film Yuk. Surabaya: Araska Publisher

Naratama. (2013). Menjadi Sutradara Televisi. Jakarta: Grasindo

Nugroho Sarwo. (2014). Teknik Dasar Videografi. Yogyakarta: Andi Offset

Supriyadi, Nina Kusumawati, Irwanto dan Yudo Triarto. (2014). Broadcasting Televisi 2: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Graha Cendikia

Umbara Diki, Wahyu Wary Pitonko Wahyu. (2010). How to become a cameramen. Yogyakarta: Interprebook

Yusanto, Agung Esfandari. (2016). Produksi Program Televisi. Yogyakarta: Deepublish.