Penggunaan Rapid Application Development Dalam Rancang Bangun Program Simpan Pinjam Pada Koperasi

research
  • 20 May
  • 2020

Penggunaan Rapid Application Development Dalam Rancang Bangun Program Simpan Pinjam Pada Koperasi

Koperasi di Indonesia selama empat tahun terakhir sangat positif dengan rata-rata 2,5 persen dari pertumbuhan koperasi aktif. Berdasarkan data pemerintah hingga 5 Juli 2017, koperasi di Indonesia memiliki 152.282 unit koperasi dan 26,8 juta anggota koperasi. Dengan perkembangan itu, perlu juga dalam penggunaan sistem informasi dalam pengolahan data. Salah satu jenis koperasi adalah koperasi simpan pinjam, dan banyak koperasi melakukan pemrosesan data secara konvensional. Ini dapat menyebabkan masalah seperti data pencarian lama, laporan pinjaman tidak akurat dan tidak akurat. Oleh karena itu, kebutuhan akan program aplikasi yang diterapkan, dengan membuat program desain yang mampu memberikan informasi dalam proses penyimpanan informasi yang dihasilkan secara cepat, tepat waktu dan akurat. Menggunakan metode pengembangan aplikasi cepat (RAD), menjadi salah satu pilihan untuk membantu dalam program desain simpan pinjam koperasi. Dengan diterapkannya program aplikasi pada koperasi simpan pinjam, maka dapat dilakukan solusi yang ada dalam pengolahan data koperasi.

Unduhan

 

REFERENSI

[1] I. Kholid, S. M. Rahayu, and F. Yaningwati, Penilaian Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam Berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia ( studi kasus koperasi simpan pinjam Adi Wiyata Mandiri Kab.Blitar),‖ J. Account. Manag., vol. 15, no. 2, pp. 1–6, 2014.

[2] H. Putra, H. Kamil, S. Informasi, U. Andalas, K. Universitas, and A. Limau, PERANCANGAN APLIKASI MOBILE PENGELOLAAN, pp. 132–137, 2015.

[3] S. Aswati and Y. Siagian, Model Rapid Application Development Dalam Rancang Bangun Sistem Informasi Pemasaran Rumah ( Studi Kasus : Perum Perumnas Cabang Medan, Sesindo, pp. 317–324, 2016.

[4] U. M. Magelang, E. Harli, and A. Fauzi, Rancang Bangun Sistem Informasi Akademik berbasis SMS Gateway dengan Metode Rapid Application Development, pp. 81–86, 2017.

[5] N. Hidayati, Penggunaan Metode RAPID Application Development pada Rancang Bangun Sistem Pembelian secara Tunai (The use of the RAPID Application Development Method on The Purchase in cash System Architecture ), pp. 163–172.

[6] A. Febriani and N. Hidayati, Penerapan Aplikasi Program Penjualan Dan Pembelian Menggunakan Model Rapid Application Development (The Application Program of Sales and Purchace Implementation with Rapid Application Development Method) ,‖vol. 4, no. 2, pp. 261–271, 2017.

[7] D. Siahaan, Analisa Kebutuhan dalam Rekayasa Perangkat Lunak. Yogyakarta: CV. Andi offset, 2012.

[8] Indrajani, Database Design. Jakarta: Pt. Elex Media Komputindo, 2015.

[9] H. Tohari, Analisis serta Perancangan Sistem Informasi melalui Pendekatan UML. Yogyakarta: CV. Andi offset, 2014.

[10] S. Sucipto, Perancangan Active Database System pada Sistem Informasi Pelayanan Harga Pasar, Intensif, vol. 1, no. 1, pp. 35–43, 2017.

[11] Indrajani, Sistem Basis Data dalam Paket Five In One. Jakarta: Pt. Elex Media Komputindo, 2009.

[12] G. Gata, Windu dan Gata, Sukses Membangun Aplikasi Penjualan dengan JAva. Jakarta: Elex Media Komputindo, 2013.

[13] M. Sukamto, Rosa dan Shalahuddin, Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek. bandung: Informatika, 2013.