Agama merupakan objek penting pemberitaan yang memiliki efek sosial politis tinggi, hal ini tidak terlepas dari posisi dan tingkat pemahaman agama yang lazim dimiliki masyarakat. Posisi yang menguntungkan ini mendorong media massa secara konsisten mengalokasikan ruang pemberitaannya untuk isu-isu agama. Teori yang digunakan adalah teori konstruksi sosial Peter L Berger dan Thomas Luckman yang kemudian dikenal sebagai “konstruksi sosial media massa”. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis framing menurut Gamson dan Mondigliani. Penelitian ini menganalisis konstruksi media pada pemberitaan Aksi 4 November 2016 dan 2 Desember 2016 Kasus Dugaan Penistaan Agama oleh Basuki Thahaja Purnama di dua (2) surat kabar nasional, yaitu Kompas dan Republika. Kompas pada kategori isu ‘Aksi Damai Menuntut Penegakan Hukum Terhadap Ahok atau SARA?’ tidak menyebutkan secara tegas apakah aksi tersebut adalah penuntutan hukum atau aksi SARA. Republika pada kategori isu ‘Aksi Damai Menuntut Penegakan Hukum Terhadap Ahok atau SARA?’ menyebutkan secara tegas bahwa aksi tersebut adalah aksi penuntutan hukum terhadap Ahok bukan aksi SARA. Pada Kategori isu ‘Pemerintah Kawal Aksi Damai’ baik Kompas maupun Republika menyatakan secara tegas bahwa pemerintah mengawal aksi ini dengan baik. Pada kategori isu ‘Pengaruh Aksi Damai Terhadap Perekonomian Indonesia’ Kompas hanya menyampaikan harapannya bahwa aksi damai akan berjalan kondusif sehingga tidak mempengaruhi dunia usaha. Sedangkan Republika dengan jelas menyatakan bahwa Aksi Damai tidak akan mempengaruhi pasar keuangan karena sudah diprediksi berjalan lancar.
Kata Kunci: Konstruksi Media, Framing, Berita
Artikel JKom
Bhatia, Vijay K. 2004. Worlds of Written Discourse. New York, London: Continuum
Bimo Nugroho, Eriyanto, dan Frans Surdiasis. 1999. Politik Media Mengemas Berita. Jakarta: ISAI
Denzin, Norman K and Yvanna S. Lincoln. 1994. Handbook of Qualitative Research. New Dehli-London: Sage Publication.
Effendi, Bahtiar. 1998. Islam dan Negara, Transformasi Pemikiran dan Praktik Politik Islam Di Indonesia. Jakarta: Paramadina