Melalui proses pembelajaran yang menyenangkan, diharapkan dapat merangsang dan memupuk kreativitas anak sesuai dengan potensi yang dimiliki untuk pengembangan diri sejak usia dini. E-learning yang dirancang untuk anak prasekolah, tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan anak pada usia tersebut dan membuat anak berada dalam kondisi joyfull learning (pembelajaran yang menyenangkan). Jika saat ini sudah banyak dikembangkan media e-learning untuk siswa usia sekolah dasar, maka tidak ada salahnya jika dalam mengembangkan e-learning untuk anak usia pra-sekolah dengan menerapkan beberapa prinsip dasar dari pengembangan e-learning untuk anak usia sekolah dasar. Hal tersebut dikarenakan media e-learning untuk anak usia prasekolah salah satunya bertujuan untuk mempersiapkan anak tersebut memiliki pengetahuan dasar untuk memasuki usia sekolah dasar. Strategi penggunaan e-learning untuk menunjang pelaksanaan proses belajar, diharapkan dapat meningkatkan (daya serap dari siswa atas materi yang diajarkan, partisipasi aktif dari siswa, kemampuan belajar mandiri siswa, kualitas materi pendidikan dan pelatihan, kemampuan menampilkan informasi dengan perangkat teknologi informasi, memperluas daya jangkau proses belajarmengajar dengan menggunakan jaringan komputer serta tidak terbatas pada ruang dan waktu)
Media Pembelajaran Berbasis Web
Peer Review Pemanfaatan Elearning
[1] Binanto, Iwan. 2010. Multimedia Digital-Dasar Teori dan Pengembangannya. Yogyakarta: CV Andi Offset.
[2] Bunadi, Suriman dan Zeembry. 2007. Membuat Animasi Kartu Ucapan dengan Flash 8. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
[3] Enterprise, Jubilee. 2007. Seri Penuntun Visual Flash CS3. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
[4] Fajaraditya, I Nym. Anom dan A.A. Gede Dalem Kemara Putra. 2013. Perancangan Media Interaktif Pembelajaran Bahasa Bali Untuk Anak Anak Dengan Load Movie Berbasis Animasi Flash. ISSN: 2089-8673. Diambil dari: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/janapati/article /view/9761/6187
[5] Hadibin, Mochamad Miswar, Bambang Eka Purnama dan Gesang Kristianto. 2013. Pembangunan Media Pembelajaran Teknik Komputer Jaringan Kelas X Semester Ganjil pada Sekolah Menengah Kejuruan Taruna Bangsa Pati Berbasis Multimedia Interaktif. ISSN: 1979-9330. Diambil dari:http://ijns.org/journal/index.php/ijns/article download/295/289
[6] Hayati, Nur Rohmah. 2016. Pendidikan Pra Sekolah (Pendidikan Anak Usia Dini) Dalam Islam. ISSN 2541-5549. Diambil dari:http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/assibyan/article/view/194/196
[7] Herlambang, Ferry. 2007. Membuat Efek Khusus dengan Action Script 2.0 Flash 8. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
[8] Ruslan, Arief. 2016. Animasi: Perkembangan dan Konsepnya. Bogor: Ghalia Indonesia.
[9] Viajayani, Eka Reny, Yohanes Radiyono dan Dwi Teguh Rahardjo. 2013. Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Menggunakan Macromedia Flash Pro 8 Pada Pokok Bahasan Suhu dan Kalor. ISSN: 2338-0691. Jurnal Pendidikan Fisika (2013) Vol.1 No.1. Diambil dari:http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/pfisika/article/view/1774/1269
[10] Wati, Ega Rima. 2016. Ragam Media Pembelajaran. Jakarta:Kata Pena.