Supervisi mempunyai arti memeriksa atau mengawasi. Orang yang mempunyai tugas dan tanggung jawab mengawasi disebut sebagai supervisor, sering disebut juga dengan penyelia. Kata penyelia sendiri mempunyai arti orang yang bertugas memimpin sekelompok orang. penarik tali penggali parit. Kegiatan supervisi sangat penting bagi perusahaan karena sangat berpengaruh terhadap kinerja perusahaan tersebut. Kegiatan supervisi mempunyai peranan penting dalam proses pengontrolan dan pengendalian sistem operasional dalam sebuah perusahaan. Dengan adanya supervisi, maka berbagai permasalahan dapat terdeteksi lebih dini dan mendapat solusi yang tepat. Selain itu tekni supervise sangat penting, seiring dengan semakin majunya pengetahuan sumber daya manusia. Modul ini mengulas ruang lingkup teknik supervisi, meliputi penyelia itu sendiri, penyeliaan, proses manajemen, motivasi, komunikasi, sampai dengan peningkatan kualitas.
Modul Teknik Supervisi
1. Bartono, Ruffino. 2010. Hotel Supervisi. Teknik supervisi dan Uji
Kompetensi untuk pendidikan pariwisata. Yogyakarta: Andi
2. Dewi, Sutrisna. 20067. Komunikasi Bisnis. Yogyakarta: Penerbit Andi.
3. Goerge.D. Halsey. 1993. Bagaimana Memimpin dan mengawasi Pegawai
Anda. Jakarta: Aksara Baru
4. Leater R. Bittel John.W, Newstrom, 2004. Pedoman Bagi Penyelia I
(Pertama). Jakarta: PT. Pustaka Binaan Pressindo.
5. Michigan, 1983. The educational Institude of American, Assosiation
supervisory Development.
6. Siagian, 1990. Sistem Informasi untuk pengambilan Keputusan. Jakarta: PT.
Gunung Agung
7. Sugiri, Denny. 1998. Prinsip-prinsip dan Fungsi Manajemen (Teknik
Penyelia). Bandung: STP Bandung
8. Yasir. 2009. Pengantar Ilmu Komunikasi. Pusat Pengembangan Pendidikan
Universitas Riau, Pekanbaru. Hal. 40-42