Dalam manajemen pengambil keputusan tentunya dituntut untuk menghasilkan sebuah keputusan secara cepat dan tepat guna menerapkan kebijakan yang akan dilakasanakan. Penggunaan sebuah metode dalam menunjang pengambilan keputusan pun sudah banyak diterapkan, dikarenakan dapat membantu manajemen dalam mengambil sebuah keputusan. Selain itu penggunaan sebuah metode penunjang keputusan juga dianggap lebih memiliki nilai objektif yang tinggi dibandingkan dengan sistem manual yang bisa saja keputusan yang diambil akan sangat subjektif, membutuhkan waktu yanglama dan bisa saja hal yang paling tidak diinginkan terjadi yaitu adanya kesalahan dalam pengambilan keputusan. Tujuan penelitian untuk tidak terjadi kesalahan dalam pengumpulan data, dan proses yang lebih baik lagi apabila memiliki banyak kriteria, sehingga memperoleh hasil yang diharapkan oleh para penyeleksisiswa berprestasi menggunakan hasil perhitungan AHP, diperoleh prioritas kriteria dalam penilaian terhadap pemilihan siswa berprestasi. Tingkat keakuratan dalam menentukan siswa berprestasi dengan menggunakan metode AHP ini dapat dinilai dari CRH. Nilai CRH yang didapat 0,025 atau 2,5% yakni nilai dapat diterima dan hasil perhitungan dinyatakan benar. Sehingga dapat disimpulkan siswa berprestasi pada SDN02 pula sabira adalah M. ardiyansah dengan nilai vector eigen keputusan yakni 0,584 nilai tertinggi dibandingkan 2 nilai yang yang lainnya yakni 0,234 dan 0,183.
11-Lbr Hasil Penilaian_JurnalIlmiah
[1] Ardiansyah, M. O., & Siregar, K. (2016). SISWA BERPRESTASI MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL, 12–18.
[2] Frieyadi. (2017). Penerapan metode ahp sebagai pendukung keputusan penetapan beasiswa, 13(1), 49–58.
[3] Handayani, R. I., Darmianti, Y., Informatika, S. M., Informasi, S. S., Barat, W. J., & Selatan, J. (2017). SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS PADA PT . CIPTA NUANSA PRIMA TANGERANG, 14(2), 103–110.
[4] Sanyoto, G. P., Handayani, R. I., & Widanengsih, E. (2017). SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN LAPTOP UNTUK KEBUTUHAN OPERASIONAL DENGAN METODE AHP ( STUDI KASUS :, 13(2), 167–174.
[5] Setiawan, S. (2016). SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KENDARAAN DINAS, XII(2), 201–210.
[6] S, M. I., Mesran, Siregar, D., & Suginam. (2017). RANCANGAN PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN TELEVISI BERLANGGANAN MENERAPKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS ( AHP ), 1(2), 42–48.
[7] Sinaga, B., & Meliani, Z. H. (2014). SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SISWA BERPRESTASI MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS ( AHP ) PADA SMK SINGOSARI DELITUA, 16(2), 1–11.
[8] Wahyuningsih, S. (2014). Sistem Pendukung Keputusan Untuk Penilaian Kinerja Pegawai Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process ( Ahp ) Pada RSUD Serang, (1), 33–37.