Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan
mengapa seseorang bergabung dalam kelompok remaja penggemar diecast,
untuk menganalisis aktifitas dari kelompok remaja penggemar diecast
di Jakarta, untuk menganalisis dampak mengikuti
kelompok remaja penggemar diecast. Penelitian ini menggunakan tipe
penelitian kualitatif, dengan fokus alasan seseorang bergabung dalam kelompok
remaja penggemar diecast Garasi Barokah, aktifitas Garasi Barokah, dampak
mengikuti kelompok remaja penggemar diecast Garasi Barokah. Sumber data dalam penelitian ini penulis dapat dari wawancara
mendalam dengan para informan. Serta diperkuat dengan studi kepustakaan.
Informan dalam penelitian ini adalah anggota kelompok Garasi Barokah yang berjumlah 5 orang dan telah memenuhi
kriteria informan yang ditentukan. Adapun informan yang dipilih dalam
penelitian ini adalah informan yang mengetahui dan memahami tentang keadaan dan
aktifitas kelompok remaja penggemar diecast, lama Informan bergabung, tingkat
rutinitas informan, dan tingkat pendidikan informan. Teknik analisa data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yaitu, reduksi
data, penyajian (display) data dan
verifikasi data. Hasil yang didapatkan dari penelitian yang penulis lakukan,
penulis melihat ada beragam alasan yang melatarbelakangi anggota Garasi Barokah untuk bergabung kedalam kelompok remaja
penggemar diecast. Suatu kebanggan tersendiri yang
didapatkan oleh anggota dalam keikutsertaan bergabung dikelompok tersebut, jika
seseorang remaja memiliki diecast yang unik dan rare/hot
item dengan sendirinya para
remaja merasa kesan hunter ataupun kolektor melekat pada diri si pemilik diecast. Aktifitas
yang dilakukan Garasi Barokah tidak hanya
berkumpul, akan tetapi Garasi Barokah rutin melakukan kegiatan fotografi diecast toys, bakti sosial, hunting
bersama, karena itu dampak
yang didapat tidak hanya tubuh menjadi sehat karena hunting bareng, rasa sosial para remajapun semakin
meningkat
karena kegiatan bakti sosial yang rutin dilaksanakan.
Potret Kelompok Remaja Penggemar Diecast Di Jakarta
Andi Mappiare. (1982). Pembimbing
pembaca, Volume 8,Masalah 1-9. P.N. Balai Pustaka, Department P dan K.
Baderel Munir. (2001). Dinamika
kelompok: penerapannya dalam laboratorium ilmu perilaku. Surabaya: Penerbit
Universitas Sriwijaya.
Joseph S. Roucek dan Roland L.
Warren. (1984). Sosiology An Intoduction.
Kamus Besar Bahasa Indonesia.
(2018). Potret. Retrieved from https://kbbi.web.id/potret
Mayor Polak. (1979). Sosiologi:
suatu buku pengantar ringkas. PT Ichtiar Baru.
Moleong, L. J. (2006). Metode
Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Munzalan Mubarakan. (2015).
Mainan Diecast: Pengertian, Sejarah Dan Jenis-Jenisnya. Retrieved from
https://simomot.com/2015/02/20/mainan-diecast-pengertian-sejarah-dan-jenis-jenisnya/
Nasir, M. (1998). Metode
Penelitian. Jakarta: PT. Ghalia Indonesia.
Nawawi, H. dan M. M. (1994). Penelitian
Kualitatif. Jogjakarta: Gadjah Mada University Press.
Soerjono Soekanto. (1982). Teori
sosiologi tentang pribadi dalam masyarakat. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Suyono, A. (1985). Kamus
Antropologi. Jakarta: Akademika Pressindo.
Tim Mitra Guru. (2007). Ilmu
Pengetahuan Sosial Sosiologi. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Usman, H. dan P. S. A. (1995). Metode
Penelitian Sosial. Bandung: Bumi Aksara.
Wila Huky. (1982). Pengantar
Sosiologi. Surabaya: Usaha Nasional.