-Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan penggunaan Internet yang ada didalam jaringan komputer telah mengakibatkan timbulnya pengembangan teknologi jaringan itu sendiri. Ketersediaan akan sumber daya yang berbanding terbalik dengan tingkat kebutuhan saat ini telah menuntut teknologi jaringan untuk mengambangkan suatu teknik baru yang dapat mengatasi masalah tersebut. Load balancing merupakan salah satu teknik routing yang dapat memanfaatkan beberapa sumber daya Internet untuk dapat digunakan secara bersamaan. Akan tetapi, ada berbagai metode yang dapat digunakan, diantaranya metode NTH, PCC (Per Connection Classifier ) dan Fail Over. Penelitian ini membahas load balancing dengan metode NTH dalam menjaga keseimbangan bandwidth agar membuat sumber daya Internet menjadi optimal.
Sertifikat HKI
peer review HKI
[1]. Sedgewick, Robert. 1983. ALGORITHMS. Brown Univercity. Menlo Park.
[2]. MUM USA 2011. Mikrotik RouterOS Workshop Load Balancing Best Practice. Las Vegas.
[3]. Bourke, Tony. 2001. Server Load Balancing.O’reilly’. Beijing.
[4]. Tanenbaum, Andrew S. 2003. Computer Networks 4th Edition. Prentice Hall.
[5]. Herlambang, Moch. Linto. dan Aziz Catur L. 2008. Panduan Lengkap Menguasai Router Masa Depan Menggunakan Mikrotik Router OS. Andi Offset.Yogyakarta.
[6]. Verrysoon, Simon Siregar dan Anang Sularsa. 2012, Simulasi Load Balancing Multihoming dan Fail Over menggunakan VYATTA, Politeknik Telkom, Indonesia
[7]. Milan, E. 2002. Simulation of load balancing Algorithms: Comparative Study, Soklic Monmouth University, West Long Branch, New Jersey.
[8]. Irfan Darmawan, Kuspriyanto, Yoga Priyana, Perancangan Algoritma Load Balancing pada topologi Dynamic tree. Universitas Islam Indonesia.
[9]. Keslassy, Isaac. Cheng-Shang, Chang. Nick McKeown dan Duan-Shin Lee. 2005, Optimal load balancing, National Tsing Hua University Hsinchu, Taiwan, R.O.C.
[10]. Grosu, Daniel dan Anthony T. Chronopoulus. 2003, A Load Balancing Mechanism with Verification. Uneversity of Texas at San Antonio.